| FAQ |
| Calendar |
|
#221
|
||||
|
||||
|
Data kerja dan pabrik pertegas kekuatan ekonomi AS
![]() Jumlah warga AS yang mengajukan klaim baru atas tunjangan pengangguran menurun di pekan lalu sementara laporan dari Atlantik Tengah menunjukkan aktifitas pabrik di wilayah itu meningkat di Juni, bukti lainnya bahwa ekonomiu AS semakkin menguat setelah babak belur di kuartal pertama tahun ini. Klaim awal tunjangan pengangguran turun 6,000 menjadi 312.000 untuk pekan hingga 14 Juni, Departemen Tenaga Kerja Kamis melaporkan. Dengan rata-rata jumlah klaim baru selama empat pekan, yang dianggap parameter tenaga kerja yang lebih baik karena meluruskan ketidakstabilan data, turun 3.750 menjadi 311.750 pengajuan, tidak jauh dari level bawah tujuh tahun yang dicapai pada Mei lalu. Data klaim ini mencakup survei untuk laporan payroll non pertanian pemerintah di Juni, yang akan dirilis dalam dua pekan. Rata-rata klaim empat pekan turun 11.000 dalam periode survei antara Mei dan Juni, memperkirakan pertumbuhan payroll kemungkinan meningkat dari kenaikan di bulan lalu yakni 217.000 lapangan kerja. Laporan klaim menunjukkan jumlah angjatan pekerja yang masih menerima tunjangan pengangguran setelah pekan pertama mencapai level terendahnya sejak Oktober 2007 di pekan hingga 7 Juni. Klaim lanjutan ini telah menunjukkan tren menurun, sebuah indikasi bahwa beberapa pekerja yang sudah lama menganggur kembali mendapatkan pekerjaan. Tingkat pengangguran untuk mereka yang menerima tunjangan pengangguran turun menjadi 1,9 percent di pekan hingga 7 Juni, terendah sejak Oktober 2007, dari 2,0 persen di pekan sebelumnya. Dalam sebuah laporan terpisah, Federal Reserve Bank Philadelphia melaporkan indeks aktifitas bisnisnya melonjak menjaid 17,8 di bulan ini, level tertinggi sejak September, dari 15,4 pada Mei. Kenaikan ini digerakkan oleh meningkatnya pesanan baru, serta bertambahnya pekerjaan pabrik dan jam kerja yang juga meningkat. Kenaikan ini juga didukung oleh pertumbuhan waktu deliveri, pengiriman, dan pesanan yang belum terpenuhi, yang mengalami rebound besar dari kemerosotan di Mei. Kedua laporan di atas melengkapi data pekerjaan dan manufaktur serta sektor jasa dalam gambaran optimis pertumbuhan ekonomi setelah mengalami kontraksi di kuartal pertama. Pemerintah mengatakan bulan lalu ekonomi merosot 1,0 persen pada laju tahunan, namun para ekonom mengatakan economists banyak data saat ini mengesankan kontraksi yang bahkan lebih dalam lagi. |
|
#222
|
||||
|
||||
|
Market OverView
#Poundsterling Hampir Mencapai Level Tertingginya Dalam 6 Tahun Terhadap #Dolar AS ![]() Pada Kamis 19 Juni, dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya dan kehilangan 0,1% terhadap indeks dolar. Poundsterling meningka tlebih dari $1,70 di tengah menguatnya Permintaan Industri. Dolar Selandia Baru melemah setelah rilis tingkat pertumbuhan GDP Selandia Baru. Pada paruh pertama hari perdagangan dolar AS masih berada di bawah tekanan setelah hasil pertemuan FOMC, namun kemudian memperoleh kembali kehilangannya setelah rilis Payroll Non Pertanian AS dan Aktifitas Manufaktur Fed Philadelphia yang tampak lebih baik dari perkiraan. Pada hari Rabu, FOMC mensinyalkan bahwa pembatasan tingkat suku bunga di level yang rendah akan berlanjut untuk beberapa waktu lamanya setelah berakhirnya program pembelian obligasi. Klaim Pengangguran Awal menurun minggu lalu setelah menguat dalam dua minggu terakhir. Klaim Pengangguran Awal AS menurun minggu lalu sebanyak 6.000 menjadi 312.000, sementara pelemahan sebelumnya diperkirakan hanya akan sebanyak 4.000. Data minggu sebelumnya direvisi ke bawah dari 317.000 menjadi 318.000. Rata-rata Empat Minggu Klaim Awal turun sebanyak 3.750 menjadi 311.750. Selengkapnya: |
|
#223
|
||||
|
||||
|
Dollar menuju lembah mingguan
![]() Dolar AS, meskipun berhasil rebound di sesi Jumaat, namun masih mengarah ke penurunan mingguan terhadap mata uang mayoritas setelah the Fed mensinyalir masih mempertahankan suku bunga. Indeks ICE dollar index, parameter pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama, naik ke level 80,431 dari 80,327 di Kamis kemarin. Di pekan ini, indeks dolar kembali turun 0,2%. Ketua Fed Janet Yellen Rabu abaikan data yang menunjukkan inflasi konsumen melampaui perkiraan yang dianggap sebagai "keriuhan," menekankan bahwa tidak ada " formula mekanis" untuk menaikkan suku bunga. Pernyataannya tersebut, yang muncul setelah bank sentral memutuskan untuk memangkas pembelian obligasi bulanan lainnya sebesar $10 miliar, mengesankan bahwa suku bunga masih dapat berada di levelnya hingga pertengahan tahun depan. Jika suku bunga naik kemungkinan akan mendongkrak dolar AS karena lebih banyak pelaku asing akan berbondong-bondong memburu greenbacks untuk mendapatkan aset AS ber-imbal yang lebih tinggi. "Dolar kemungkinan jatuh karena pernyataan negatif Fed mendongkrak risk appetite dan mendorong perhentian perdagangan," analis Citi mengatakan dalam tulisannya, Jumat. Di sesi Jumat, perdagangan euro terhadap dolar AS turun ke level $1,3576 dari level $1,3604, namun euro masih menuju ke kenaikan mingguan sebesar 0,3%. Dolar mencatat kenaikan terhadap yen, naik ke level 102,13 dari level 101,96 di sesi Kamis, namun masih menunjukkan mingguan 0,1%. |
|
#224
|
||||
|
||||
|
Peristiwa Penting Minggu Ini
![]() Pada hari Jumat 20 Juni, dolar AS diperdagangkan sedikit menguat terhadap sebagaian besar mata uang utama lainnya di tengah absennya statistik makro yang signifikan di AS. Dolar Kanada menguat tajam setelah rilis Tingkat Inflasi dan Penjualan Ritel di Kanada. Dolar AS dikoreksi ke atas pada hari Jumat setelah dua hari sebelumnya melemah, dan menguat 0,04% terhadap indeks dolar. Euro melemah dit engah lemahnya Produksi Industri Jerman dan Kepercayaan Konsumen zona euro. Indeks Harga Produsen Jerman (PPI) melemah pada bulan Mei sebesar 0,2% m/m, pelemahan indeks ini berlanjut untuk bulan yang ketiga berturut-turut. Kepercayaan Konsumen Zona Euro melemah pada bulan Juni untuk pertamakalinya setelah tiga bulan terakhir menguat. Kepercayaan Konsumen Flash zona euro melemah menjadi -7,4 poin dari -7,1 poin pada bulan Mei dari perkiraan akan bertumbuh. Yves Mersch dari ECB mengumumkan pada hari Jumat bahwa zona euro masih belum mengatasi krisis ekonomi walaupun kemajuan bertahap dari proses pemulihannya. Selengkapnya: Peristiwa Penting Minggu Ini |
|
#225
|
||||
|
||||
|
Existing Home Sales Naik 4.9% di Mei
![]() Penjualan rumah yang sebelumnya dimiliki naik pada Mei, sebuah tanda bahwa pasar perumahan AS menguat selama masa pembelian penting pada musim semi. Penjualan rumah meningkat 4,9% pada bulan Mei ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 4,89 juta, National Association of Realtors mengatakan pada hari Senin. Ekonom dalam survei The Wall Street Journal memperkirakan naik menjadi 4,75 juta pada bulan tersebut. Angka penjualan di April direvisi naik ke tingkat 4,66 juta, meningkat 1,5% dari bulan sebelumnya. Saat ini penjualan telah meningkat selama dua bulan berturut-turut di musim semi ini setelah turun di tiap bulan di tiga bulan pertama tahun ini. Namun, penjualan di Mei turun 5% dari tingkat tahun sebelumnya. Laju penjualan rumah mulai menurun di pertengahan tahun lalu, setelah KPR meningkat tajam. Kemudian musim dingin yang luar biasa di sebagian besar negara membekukan permintaan. Kelompok Realtors mengatakan calon pembeli juga berjuang dengan kenaikan harga rumah dan terbatasnya persediaan. Dan tren penurunan mulai untuk membaik seiring dengan kenaikan harga melambat karena persediaan rumah yang akan dijual lebih banyak. KPR juga terus menurun, menyentuh level terendah enam bulan pada bulan Mei dan terus bertahan di sekitar level tersebut. Suku bunga KPR rata-rata berada pada level 30 tahun suku bunga hipotek tetap sebesar 4,17% di pekan lalu, menurut Freddie Mac. Suku bunga KPR yang lebih rendah membuat pembelian rumah lebih terjangkau bagi peminjam. Namun, ekonom Realtors Lawrence Yun memperkirakan suku bunga KPR bergerak kembali mencapai 5% pada kuartal pertama 2015. Laporan pada Senin menunjukkan rata-rata harga jual rumah di Mei naik 5,1% dari tahun sebelumnya menjadi $213.400. Yang merupakan kenaikan tahunan paling lambat sejak Maret 2012. Persediaan rumah yang tersedia untuk dijual naik 6% dari tahun sebelumnya. Pada tingkat saat ini, laju penjualan akan memakan waktu sekitar 5,6 bulan hingga persediaanhabis. Mr Yun mengatakan tingkat penjualan tersebut menyiratkan mendekati �kondisi seimbang� tapi rumah perlu dicatat pasar perumahan bergerak cepat. |
|
#226
|
||||
|
||||
|
Aktifitas Manufaktur Cina Tumbuh
![]() Pada Senin 23 Juni, dolar AS diperdagangkan melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya dan kehilangan 0,1% terhadap indeks dolar. Dolar Australia secara tajam meningkat setelah rilis Aktifitas Manufaktur Cina yang kuat. Dolar AS hampir tidak bereaksi terhadap data AS yang tidak sepenuhnya buruk. Penjualan Rumah Bekas AS terus bertumbuh pada bulan Mei untuk bulan yang kedua berturut-turut, lebih tinggi dari perkiraan, yang menunjukan percepatan pemulihan Bursa Perumahan Amerika. Penjualan ini meningkat pada bulan Mei sebesar 4,9% m/m ke level tertingginya dalam tujuh bulan terakhir di level 4,89 juta rumah dari perkiraan akan bertumbuh sebesar 1,5%. Meningkatnya penawaran rumah, tingkat pertumbuhan yang tipis dari harga perumahan, membaiknya situasi Bursa Tenaga Kerja, dan masih rendahnya biaya peminjaman dapat menstimulasi pertumbuhan permintaan akan perumahan. Penjualan Rumah Baru akan dirilis pada hari Selasa. Selengkapnya: http://masterforex.com/Id/analytics/...ml/?aid=393298 |
|
#227
|
||||
|
||||
|
Data ekonomi AS kembali catat hasil menakjubkan
Kepercayaan konsumen, penjualan rumah baru di level atas 6 tahun ![]() Kepercayaan konsumen AS melonjak ke level tertinggi di hampir enam setengah tahun pada Juni dan penjualan rumah baru meningkat pada bulan Mei, tanda-tanda terbaru lainnya bahwa perekonomian telah kembali mendapatkan momentum. Conference Board, Selasa melaporkan, indeks kepercayaan konsumen naik menjadi 85,2 dari 82,2 pada Mei, di tengah optimisme tentang pasar tenaga kerja. Hasil pada bulan Juni ini merupakan yang tertinggi sejak Januari 2008. Dalam laporan terpisah, Departemen Perdagangan mengatakan penjualan rumah baru di AS melonjak 18,6 persen pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 504.000 unit, level tertinggi sejak Mei 2008. Peningkatan penjualan ini merupakan yang terbesar sejak Januari 1992. Kedua laporan ini menambah data mulai dari pekerjaan hingga aktivitas sektor pabrik dan jasa yang mengarah pada rebound tajam dalam pertumbuhan pada awal kuartal kedua setelah laju tahunan ekonomi AS kontraksi 1,0 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini. Dolar beringsut menguat atas data tersebut. Nilai Treasury jangka panjang AS juga naik, sementara saham pengembang perumahan diperdagangkan lebih tinggi atas data penjualan rumah baru. Para ekonom memperkirakan penjualan rumah baru hanya naik 440.000 unit di bulan lalu. Dibandingkan dengan Mei tahun lalu, penjualan naik 16,9 persen, menunjukkan beberapa momentum di pasar rumah baru. Suku bunga KPR yang lebih tinggi dan lonjakan harga di tengah kelangkaan properti yang tersedia untuk dijual telah membebani pasar perumahan sejak pertengahan 2013. Sebuah laporan lainnya pada hari Selasa menunjukkan indeks komposit harga rumah S&P/Case-Shiller di 20 daerah metropolitan naik hanya 0,2 persen pada April, dengan kenaikan tahunan melambat menjadi 10,8 persen. Ini merupakan kenaikan 12 bulan terkecil sejak Maret tahun lalu dan diikuti kenaikan tahunan 12,4 persen pada bulan Maret. Persediaan rumah baru di pasar tidak berubah sebanyak 189.000 unit. Dengan laju penjualan bulan Mei inii akan mengahbiskan waktu selama 4,5 bulan persediaan rumah di pasar habis terjual, paling sedikit sejak Juni 2013. Angka ini turun dari 5,3 bulan pada bulan April. |
|
#228
|
||||
|
||||
|
Penjualan Rumah Baru AS Naik Ke Level Tertinggi 6 Tahun Terakhirnya
![]() Pada Selasa 24 Juni, dolar AS memperkuat posisinya terhadap sebagian besar mata uang utama dan menguat 0,05% terhadap indeks dolar di tengah menguatnya Penjualan Rumah Baru dan Kepercayaan Konsumen di AS. Poundsterling melemah di tengah laporan Inflasi. Penjualan Rumah Baru AS meroket pada bulan Mei ke level tertingginya dalam lebih dari enam tahun terakhir sejak April 2008, yang menjadi sinyal lain dari pemulihan Bursa Perumahan AS setelah pelemahannya selama periode musim dingin. Penjualan Rumah Baru naik pada bulan mei sebesar 18,6% m/m menjadi 504.000 rumah sebelumnya pertumbuhan diperkirakan hanya akan mencapai 3,5%. Ini adalah pertumbuhan penjualan bulanan tertingginya dalam lebih dari 22 tahun terakhir, sejak Januari 1992. Selengkapnya: Penjualan Rumah Baru AS Naik Ke Level Tertinggi 6 Tahun Terakhirnya |
|
#229
|
||||
|
||||
|
Revisi pertumbuhan Ekonomi kuartal satu lebih buruk
![]() Ekonomi AS mengalami kontraksi pada kecepatan yang lebih buruk pada kuartal pertama dari perkiraan sebelumnya, berbalik dalam salah satu pertumbuhan non-resesi terburuk yang pernah terjadi, meski pertumbuhan perlahan mencoba bangkit dengan kuat. Departemen Perdagangan Rabu mengatakan produk domestik bruto AS jatuh pada tingkat tahunan sebesar 2,9 persen, penurunan paling tajam dalam lima tahun terakhir, yang pada bulan lalun dilaporkan hanya turun 1,0 persen. Para ekonom memperkirakan revisi pertumbuhan ekonomi hanya menyusut 1,7 persen. Mengingat penurunan tajam ini, pertumbuhan diyakini masih harus berjuang untuk mencapai angka 2 persen di tahun ini. Perekonomian kembali tertahan oleh musim dingin yang sangat ekstrim, berakhirnya tunjangan pengangguran jangka panjang dan pemotongan untuk kupon makanan, sehingga menghambat pengeluaran konsumen. Hal ini juga terbebani oleh perlambatan laju persediaan oleh bisnis. Semua faktor sementara ini sejak saat itu memang mulai pudar, mendongkrak pertumbuhan awal pada kuartal kedua. Indeks pertumbuhan kuartal pertama pemerintah pun telah diturunkan sebesar 3,0 poin persentase sejak estimasi pertama pada bulan April yang menunjukkan ekonomi tumbuh pada tingkat 0,1 persen, dan revisi antara rilis Mei dan Juni adalah yang terbesar pada catatan di 1976. Uniknya, para pelaku pasar justru mengabaikan data lemah dan membeli saham-saham AS. Nilai Treasury AS naik pada pertengahan hari, sementara dolar sedikit melemah terhadap sejumlah mata uang mayoritas. Revisi PDB terbaru ini imbas dari tingkat pengeluaran kesehatan yang lebih lemah dari sebelumnya diasumsikan, sehingga menyebabkan penurunan belanja konsumen yang menunjukkan kenaikan paling lambat sejak kuartal keempat 2009. Perdagangan juga menjadi penghambat yang lebih besar terhadap perekonomian daripada yang diperkirakan sebelumnya . Pada kuartal pertama, tingkat pertumbuhan belanja konsumen, yang menyumbang lebih dari dua-pertiga dari kegiatan ekonomi AS, turun menjadi 1,0 persen dari 3,1 persen. Ekspor jatuh pada laju 8,9 persen, penurunan terbesar dalam lima tahun, bukan 6,0 persen. Akibatnya defisit perdagangan terpangkas 1,53 poin persentase dari pertumbuhan PDB. Penghambat lain pertumbuhan di kuartal pertama termasuk lambatnya akumulasi persediaan, penurunan tajam dalam investasi dalam struktur non-perumahan seperti pengeboran gas, dan pengeluaran pemerintah yang lemah di pertahanan. |
|
#230
|
||||
|
||||
|
Perekonomian AS Menyusut Pada Tingkat Tertingginya Dalam 5 Tahun Terakhir
![]() Pada Rabu 25 Juni, dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya dan kehilangan 0,14% pada indeks dolar setelah rilis tingkat pertumbuhan ekonomiyang lemah dan Permintaan Barang Tahan Lama di AS. Poundsterling secara signifkan melemah di tengah data Penjualan Ritel yang lemah di Inggris. Berdasarkan data Final, GDP AS berkurang 2,9% pada kuartal pertama � hampir tiga kali lebih banyak dari angka perolehan kedua perkiraan penurunan ekonomi, ketika saat itu berada di level -1%. Sebelumnya diperkirakan bahwa data final akan mendemonstrasikan penurunan yang secara signifikan lebih rendah � sebanyak 1,7%. Ini adalah tingkat penurunan ekonomi tertingginya dalam lebih dari lima tahun tearkhir sejak kuartal pertama 2009. Belanja Konsumen, Ekspor, Inventaris Bisnis, dan Belanja Federal direvisi ke bawah. Selengkapnya: Perekonomian AS Menyusut Pada Tingkat Tertingginya Dalam 5 Tahun Terakhir |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Aussie Petik Keuntungan Pasca Positifnya Data Ekonomi Tiongkok | Forex | |||
| [MasterForex] Data ekonomi dan Fundamental oleh MasterForex | Forex | |||
| [ForexStars] Data Ekonomi dan Fundamental | Forex | |||
| JUAL (update) Tiket Ekonomi Semarang Jakarta tanggal 26 Agustus 2012 | Tour & Travel | |||
| JUAL WTB Fundamental of Thermodynamic, Fundamental of Heat and Mass Transfer Text Book | Buku Pelajaran | |||