| FAQ |
| Calendar |
|
|||||||
| Forex Diskusi apapun tentang Forex disini. |
![]() |
|
|
Thread Tools |
|
#161
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily Views 01 Oktober 2012
IHSG akhir pekan ditutup menguat sebesar 0,9% berada di level 4.262,56 sejalan dengan penguatanb bursa Asia yang terdongkrak oleh rencana reformasi ekonomi Spanyol dan pengetatan anggaran belanja. Kecuali sektoral keuangan, seluruh sektoral IHSG mengalami penguatan dipimpin oleh saham-saham sektoral consumer, properti, manufaktur dan perdagangan. Asing akhir pekan membukukan transaksi net buy senilai Rp 534 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Semen Gresik (SMGR) naik Rp 500 ke Rp 14.450, Lion Metal (LION) naik Rp 500 ke Rp 10.000, Mayora (MYOR) naik Rp 450 ke Rp 22.400, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 450 ke Rp 46.450; sedangkan saham-saham top losers antara lain Multi Prima (LPIN) turun Rp 500 ke Rp 10.300, Astra Agro (AALI) turun Rp 250 ke Rp 21.950, Japfa (JPFA) turun Rp 150 ke Rp 4.700, dan Fajar Surya (FASW) turun Rp 150 ke Rp 2.400. Bursa Wall Street akhir pekan ditutup melemah terbatas akibat terjadinya kontraksi data aktivitas manufaktur Chicago bulan September untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir. Indeks Dow Jones ditutup pada level 13.437,1 atau melemah 0,4% dipimpin oleh koreksi saham Intel. Sementara itu, hasil stress test perbankan Spanyol mengindikasikan sektoral perbankan membutuhkan suntikan modal yang diestimasikan senilai EUR 60 miliar, inline dengan ekspektasi analis. Yield surat utang Spanyol bertenor 10 tahun kembali mengalami lonjakan hingga diatas 6% sehingga membuat bursa Eropa ditutup melemah dimana indeks DJ Euro Stoxx -2,1% dan FTSE 100 -0,6%. Di pekan ini, investor cenderung menunggu pidato Ben Bernanke, gubernur The Fed atas kebijakan moneter, releasi data manufaktur China dan pernyataan ECB atas perkembangan proses penyelematan krisis keuangan Uni Eropa. IHSG awal pekan ini kami perkirakan bergerak bervariasi dengan kisaran trading berada di level 4.202-4.262. Saham-saham pilihan kami adalah UNTR, BMRI, SMGR, PTBA dan JSMR. |
|
#162
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily Views 02 october 2012
IHSG awal pekan ditutup terkoreksi sebesar 0,6% berada di level 4.236,29 akibat aksi profit taking saham unggulan terutama sektoral pertambangan, aneka industri, keuangan dan industri dasar. Tercatat sektoral konsumer, perkebunan dan perdagangan ditutup pada teritori hijau. Pelemahan IHSG sejalan dengan koreksi bursa Asia lainnya yang dipicu oleh kembali me lonjaknya yield surat Utang Spanyol, hasil stress test perbankan Spanyol dan jeleknya data manufaktur Jepang dan China. Asing awal pekan membukukan transaksi net but tipis senilai Rp 22 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.450 ke Rp 48.900, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 500 ke Rp 16.700, J Resources (PSAB) naik Rp 275 ke Rp 4.425, dan Hexindo (HEXA) naik Rp 200 ke Rp 8.500; saham-saham top losers antara lain Bayan (BYAN) turun Rp 1.100 ke Rp 12.100, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 900 ke Rp 41.250, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 400 ke Rp 14.050, dan Indocement (INTP) turun Rp 350 ke Rp 20.000. Bursa Wall Street semalam ditutup menguat terbatas dimana indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing naik 0,6% dan 0,3% tertolong oleh membaiknya data manufaktur AS bulan September. Index ISM menunjukkan adanya kenaikan ke level 51,5 di September dari bulan Agustus di level 49,6 ; diatas ekspektasi ekonomist yang memproyeksikan berada di level 49,7. Hanya indeks Nasdaq yang masih terkenan tekanan jual dan ditutup turun tipis ke level 3.113,5. Sementara itu, indeks FTSE 100 dan DJ Euro Stoxx menguat signifikan masing-masing sebesar 1,4% dan 1,8% ditopang oleh hasil stresst test perbankan Spanyol yang sesuai dengan estimasi analis yang mampu meingkatkan kepercayaan investor atas perkembangan penyelesaian krisis utang Uni Eropa. Bursa Asia pagi ini dibuka menguat dimana indeks Nikkei +0,2%; KOSPI +0,2%; KLSE +0,3% dan STI +0,2%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan pergerakannya mengekor bursa regional dengan kecenderungan teknikal rebound terbatas dengan kisaran trading berada di level 4.168-4.267. |
|
#163
|
||||
|
||||
|
Sip Ndan, mari update kembali untuk hari ini...Salam trading ndan....
|
|
#164
|
|||
|
|||
|
bantuin temen ane bisa dapet modal trading bro
silahkan dicoba Quote:
|
|
#165
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily Views 09 October 2012
IHSG awal pekan ditutup terkoreksi sebesar 1% berada di level 4.311,3 akibat maraknya aksi profit taking investor pada saham-saham unggulan dan lapis dua sektoral perdagangan, pertambangan, aneka industri, properti, dan perkebunan. Hanya 2 sektoral yang ditutup menguat yakni keuangan dan infrastruktur. Koreksi ini sejalan dengan laju pelemahan bursa global dan regional dimana investor cenderung menanti kinerja emiten 3Q12 mengabaikan data positif tenega kerja dan pengangguran AS di September. Asing membukukan transaksi net buy senilai Rp 224 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya J Resources (PSAB) naik Rp 300 ke Rp 5.250, Lion Metal Works (LION) naik Rp 200 ke Rp 10.300, FKS Multi Agro (FISH) naik Rp 150 ke Rp 2.200, dan Selamat Sempurna (SMSM) naik Rp 125 ke Rp 2.525; sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 950 ke Rp 49.000, United Tractor (UNTR) turun Rp 800 ke Rp 19.750, Astra Agro (AALI) turun Rp 600 ke Rp 20.600. Bursa Wall Street semalam ditutup terkoreksi sebagai akibat kinerja emiten di 3Q12 diprediksi mengalami penurunan dan performa terburuk di sepanjang kuaratal tahun ini. Indeks Dow Jones ditutup melemah terbatas sebesar 0,2% berada di level 13.583,7 ditopang oleh koreksi saham Home Depot dan Hewlet-Packard sedangkan indeks Nasdaq melemah paling besar sebesar 0,8% di level 3.112,4. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup mengalami pelemahan cukup signifikan akibat kondisi yang tidak menentu Yunani dan Spanyol, meskipun ECB telah mengumumkan kebutuhan dana bailout final senilai EUR 500 miliar dalam program European Stability Mechanism (ESM). Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing ditutup melemah sebesar 1,4% dan 0,5%. Jelang release kinerja 3Q12 dan kembali bergejolaknya Eropa, bursa Asia pagi ini dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,5%; KOSPI +0,3%; KLSE -0,03% dan STI +0,02%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih berpotensi terjadi pelemahan yang bersifat terbatas dengan kisaran trading berada di level 4.137-4.292. |
|
#166
|
||||
|
||||
|
Market Analysis 09 October 2012
Indeks akhirnya ditutup melemah di perdagangan kemarin sebesar 1.00% atau 43.08 poin di level 4,268.24 walaupun dibuka dengan penguatan di sesi awal perdagangan. Minat beli asing tercatatkan masih mewarnai perdagangan kemarin sebesar Rp.224.52 miliar. Dan dari sekitar 355 saham yang kemarin aktif di perdagangkan, sekitar 68 saham menguat, 205 saham terkoreksi, dan 82 saham tidak mengalami perubahan. Dan pergerakan indeks di hari ini diperkirakan akan dikisaran: Support : 4,172.97 Resistance : 4,292.29 Stock Analysis 09 October 2012 -AALI Masih berpeluang terkoreksi kembali menguji support kuat sementara masih dikisaran level 19950 selama harga masih bertahan di bawah level 21450. -BBNI Masih berpeluang untuk menguji support kuat sementara dikisaran level 3750 selama harga masih bertahan di bawah level 3850. |
|
#167
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily Views 10 Oktober 2012
IHSG kemarin ditutup menguat terbatas sebesar 0,3% berada di level 4.280,6 ditopang oleh aksi beli selektif saham-saham lapis dua. Asing kemarin membukukan transaksi net sell senilai Rp 93 miliar. Bursa saham China dan Hong Kong berhasil ditutup di zona hijau menyusul rencana tambahan stimulus dari pemerintah China untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Saha m-saham top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 900 ke Rp 49.900, J Resources (PSAB) naik Rp 500 ke Rp 5.750, Multi Prima (LPIN) naik Rp 300 ke Rp 10.100, dan Indosat (ISAT) naik Rp 300 ke Rp 5.950; sedangkan saham-saham top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 550 ke Rp 20.450, Astra Agro (AALI) turun Rp 200 ke Rp 20.400, ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) turun Rp 180 ke Rp 1.040, dan Indofood CBP (ICBP) turun Rp 150 ke Rp 6.800. Bursa Wall Street dan Eropa semalam masih ditutup dalam tren koreksi karena pasar masih menunggu pengumuman kinerja emiten 3Q12 dan ketidakpastian bailout Spanyol dan kelanjutan program bailout Yunani. Sementara itu, pemerintahan AS menerima rencana strest test perbankan AS dengan aset diatas US$ 10 miliar yang akan dilakukan setiap tahun. Indeks Dow Jones tercatat terkoreksi sebesar 0,8% ditutup berada di level 13.473,5 dikontribusikan oleh koreksi saham Intel sedangkan indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing ditutup melemah sebesar 1% dan 0,5%. Harga minyak dunia ditutup melonjak signifikan sebesar3,4% di level US$ 92,4 per barrel akibat tingginya ketegangan antara Turki dan Siria yang dikhawatirkan menganggu persediaan pasokan. Ketegangan Timur Tengah dan tak pastinya bailout Eropa mendoorong pergerakan melemahnya bursa Asia pagi ini. Indeks Nikkei -1,7%; KOSPI -1,2%; KLSE -0,4% dan STI -1%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak seirama dengan bursa regional dengan kisaran trading berada di level 4.244-4.312. |
|
#168
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily Views 12 October 2012
IHSG kemarin masih ditutup flat (naik tipis 0,1%) di level 4.285 akibat sikap investror cenderung wait and see atas maraknya sentimen negatif Eropa dan memanasnya kondisi Timur Tengah. Laporan Bank Indonesia merilis perekonomian global cenderung bertumbuh lebih lambat yang masih dibayangi dengan ketidakpastian Eropa. Bank Indonesia juga memproyeksikan perekonomian domestik masih tumbuh cukup baik walaupun tidak setinggi prakiraan semula dimana pertumbuhan ekonomi di 3Q12 diproyeksikan sebesar 6,3%. Asing akhirnya melakukan taking profit dengan membukukan net sell sebesar Rp 152 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya (MYOR) naik Rp 850 ke Rp 22.800, (ITMG) naik Rp 500 ke Rp 41.850, (ICBP) naik Rp 350 ke Rp 7.350 dan (GGRM) Rp 250 ke Rp 51.850; sedangkan saham-saham top losers antara lain (BMRI) turun Rp 150 ke 7.950, (AALI) turun Rp 150 ke Rp 20.600 dan (ROTI) turun Rp 100 ke Rp 6.000. Bursa Wall Street semalam ditutup flat akibat investor masih cenderung menunggu data kinerja 3Q12 meski data pengangguran mingguan AS tercatat mengalami penurunan sebanyak 30.000 menjadi tinggal sebanyak 339.000 yang merupakan level terendah data pengangguran sejak Februari 2008. Indeks Dow Jones turun tipis 0,1% untuk ditutup di level 13.326,4 dikontribusikan dari koreksi saham AT&T dan Disney. Positifnya data pengangguran AS justru mendorong terjadinya teknikal rebound Bursa Eropa dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing menguat 1,2% dan 0,9% meski masih dipenuhi dengan ketidakpastian penyelesaian krisi utang Uni Eropa. Lembaga pemeringkat Standar & Poor�s memangkas rating surat utang Spanyol sebanyak 2 notches menjadi BBB-, satu notch diatas kategori rating �junk� dengan mempertimbangkan resesi ekonomi yang terjadi membatasi berbagai opsi kebijakan ekonomi Pemerintah Sanyol. Penurunan peringkat ini diyakini menjadi driver utama yang mendesak atas permohonan dana bailout dari ECB. Positifnya data pengangguran AS mendorong bursa Asia akhir pekan pagi ini dibuka menguat dimana indeks Nikkei +0,04%; KOSPI +0,1%; KSLE -0,1% dan STI +0,1%. Untuk IHSG sendiri di akhir pekan bergerak relative bervariasi dengan kisaran trading berada di level 4.265-4.301. |
|
#169
|
||||
|
||||
|
LOTS Trading Club™ | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ Investor Reference 12 Oct 2012 Dari hasil board meeting Bumi Plc kemarin, bukannya penjualan aset yang didapat tapi tentang perceraian Bumi Plc dengan Bakrie. Jengah dengan sepak terjang Nat yang selalu menyudutkan atau bahkan menelanjangi BUMI, Bakrie pun memutuskan untuk mengubur mimpi mereka sebagai perusahaan global player. Bakrie akan keluar dari Bumi Plc dengan menarik seluruh saham BUMI (29%) yang dikuasai Bumi Plc. Sebanyak 10,3% diantaranya akan ditukar dengan 23,8% saham Bumi Plc yang dimiliki Bakrie (melalui BNBR dan Long Haul Holdings). Sisanya sebanyak 18,9% akan dibeli tunai pada harga pasar sebelum Natal. Bakrie juga akan membeli seluruh saham BRAU yang dikuasai Bumi Plc sebesar 84,7% dalam enam bulan kedepan. Rencana ini akan terealisasi jika disetujui oleh shareholder semua perusahaan terkait. Nat tampaknya tidak punya pilihan selain menerima karena makin sulit untuk menguasai aset BUMI. Saham BRAU naik hingga batas auto rejection karena berpotensi terjadi tender offer, sehingga paling menarik untuk dispekulasikan investor. Hal yang sama terjadi pertengahan 2011 silam saat Vallar menggelar tender offer BRAU di harga Rp540. Nat Rothschild pasti ingin BRAU dibeli tinggi oleh Bakrie, begitu pula dengan saham BUMI. Sebaliknya, Bakrie pastinya ingin membeli balik keduanya dengan harga rendah. Adapun melonjaknya saham Bumi Plc semalam sudah tidak berpengaruh lagi untuk BUMI. Namun Nat berkepentingan agar nilai tukar gulingnya menguntungkan. Sementara itu BORN akan menjadi saham yang dirugikan karena masih memiliki 23,8% saham Bumi Plc yang nantinya tidak lagi memiliki aset produktif dan menyisakan utang $1 miliar. Siapa Memiliki Apa: ------------------------------------------- - Bakrie 23,8%� - Recapital 9,8%� - Samin Tan 23,8%� Bumi Plc - Rothschild 11%� 100% - Publik 31,6%� ------------------------------------------- Bumi Plc � - 29.2% BUMI Tbk - 84.7% BRAU Tbk ------------------------------------------- me @ LOTS Trading Club (LTC) |
|
#170
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily Views 16 October 2012
IHSG kemarin ditutup menguat tipis atau flat berada di level 4.313,5 yang ditopang oleh aksi selective buy investor pada saham-saham unggulan sektoral perbankan dan cigarette ditengah maraknya akis profit taking yang terjadi sebagai akibat melambatnya laju pertumbuhan ekonomi global. Asing di awal pekan membukukan transaksi net sell tipis senilia Rp 46 miliar. Sementara itu, saham-saham top gainers antara lain: BMRI +150, GGRM +650, INCO +100 dan TOWR +700 sedangkan saham kategori top loser adalah PTBA -300, UNTR -200, BYAN -1.0000 dan TLKM -50. Bursa Wall Street dan Eropa di awal pekan berhasil terjadi teknikal rebound dan ditutup menguat dengan sifar terbatas antara 0,2% hingga 0,8%. Hal ini ditopang oleh membaiknya data ekspor China di bulan September, meningkatnya penjualan ritel AS di bulan September dan diatas ekspektasi kinerja Citibank di 3Q12 serta inlinenya kinerja Goldman Sach. Saham Citibank sendiri kemarin ditutup melonjak signifikan sebesar 5,5$ ke level US$ 36,66 per saham yang mengerek naik indeks S&P 500 ke level 1.440,1 (+0,8%); sedangkan saham Goldman Sach juga naik 3,6% berada di level US$ 124,50. Sementara itu, indeks DJ Euro SToxx dan FTSE 100 masing-masing rebound sebesar 0,6% dan 0,2% untuk ditutup di level 2.485,1 dan 5.805,6. Eropa masih menanti atas ekspektasi Spanyol untuk segera mengajukan permohonan dana bailout pasca dipangkasnya peringkat surat utangnya ke leve BBB-, satu notch diatas kategori junk. Bursa Asia di pagi ini dibuka menguat pasca positifny data ekspor China September dimana indeks Nikkei dibuka menguat 1,1%; KOSPI +0,6%; STI +0,5% dan KLSE +0,1%. Untuk IHSG kami perkirakan terhadi rebound lanjutan yang terbatas dengan kisaran trading berada di level 4.294-4.329. more info |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| JUAL Lautandhana Online Trading Saham LOTS | Software Original & Open Source | |||
| FXSBO - Spread Trading Online Broker | Forex | |||