| FAQ |
| Calendar |
|
|||||||
| Forex Diskusi apapun tentang Forex disini. |
![]() |
|
|
Thread Tools |
|
#151
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily Views 03 September 2012
IHSG akhir pekan menguat 34 bps berada di level 4.060,3 didorong oleh aksi seletif buy investor domsetik pada saham yang sudah oversold. Asing tercatat melakukan aksi jual terutama di saham-saham blue chip dengan transaksi net sell senilai Rp 895 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 3.000 ke Rp 243.000, Indocement (INT P) naik Rp 900 ke Rp 20.250, Astra Agro (AALI) naik Rp 800 ke Rp 22.300, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 750 ke Rp 38.200; sedangkan saham-saham top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 1.100 ke Rp 20.050, Mandom (TCID) turun Rp 200 ke Rp 8.300, Nipress (NIPS) turun Rp 200 ke Rp 3.700, dan London Sumatera (LSIP) turun Rp 175 ke Rp 2.400. Bursa Wall Street dan Eropa di akhir pekan ditutup serentak mengua dipicu oleh pidato Gubernur The Fed, Ben Bernanke. Pada pertemuan ekonomist dan pimpinan bank sentral di Jackson Hole, Wyoming, Ben Bernanke menyatakan The Fed siap untuk menggelontorkan kebijakan stimulus lanjutan pasca melambatnya beberapa data ekonomi, salah satunya stagnansinya penambahan tenaga kerja baru, meskipun belum tentu berupa stimulus lanjutan QE3. Indeks Dow Jones +0,7% ditutup di level 13.090,8 dipimpin oleh penguatan saham Intel sedangkan indeks DJ Euro Stoxx masing-masing menguat sebesar 1,5% berada di level 2.440,7. Bursa Asia awal pekan ini dibuka menguat merespon pidato The Fed atas sinyal realisasi stimulus ekonomi. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak cenderung terbatas dengan kisaran trading berada di level 4.016-4.160. Saham pilihan kami adalah JSMR, BMRI, SMGR dan UNTR. |
|
#152
|
||||
|
||||
|
Investor Reference 4 Sep 2012
LOTS Trading Club� | lots.co.id Lautandhana Securindo | YJ Bursa saham Jakarta perlahan mulai menunjukkan karakter aslinya setelah berhasil menguat 1,4% dan net buy sebesar Rp179 miliar oleh foreigners. Pada awal sesi IHSG memang sempat zig-zag tanpa clue dari bursa kawasan. Namun begitu rilis data perdagangan, inflasi dan forex reserve RI keluar, investor pun mulai berani mengambil posisi beli. Data ekspor RI bulan Juli dilaporkan sebesar $16,15 miliar atau naik 4,6% dibanding Juni. Sedangkan nilai impor tercatat sebesar $16,33 miliar atau turun 2,4%. Dengan figur tersebut current account Indonesia memang masih defisit, namun mulai melambat. Kami berharap isu defisit current account yang telah menghantui bursa beberapa bulan terakhir ini dapat meredup. Seiring dengan membaiknya data exim, cadangan devisa RI per 31 Agustus dilaporkan naik $2,43 miliar menjadi sebesar $108,99 miliar dari $106,56 miliar. Kenaikan cadangan devisa ini karena naiknya ekspor migas dan realisasi pinjaman luar negeri pemerintah. Sementara itu figur makro yang agak mengecewakan adalah data inflasi Agustus yang sebesar 0,95% atau diatas ekspektasi 0,8%. Tingginya inflasi Agustus sebagai dampak Ramadhan dan Lebaran yang tahun ini agak diluar kendali. Pilihan saham-saham yang cocok dengan tema domestik untuk trading hari ini adalah RALS, CMNP, MDLN, LPCK, KLBF, MYOR, MAPI, SMCB dan SMGR. |
|
#153
|
||||
|
||||
|
Market Analysis 04 September 2012
Indeks berhasil menguat di perdagangan kemarin sebesar 1.42% atau 57.62 poin dan ditutup pada level 4,117.95 serta didukung oleh minat beli asing sebesar Rp.179.88 miliar. Dan dari sekitar 349 saham yang kemarin aktif di perdagangkan, sekitar 184 saham menguat, 78 saham terkoreksi, dan 87 saham tidak mengalami perubahan. Dan pergerakan indeks di hari ini diperkirakan akan dikisaran: Support : 4,069.12 Resistance : 4,216.07 ![]() Stock Analysis 04 September 2012 - Saham ASII belum terbentuk konfirmasi reversal serta masih lemahnya kekuatan beli di perdagangan kemarin. Support kuat masih dikisaran level 6450. - Saham LSIP tidak validnya pola bullish harami yang terbentuk di perdagangan kemarin membuat masih adanya ruang untuk melemah kembali. Namun kondisi jenuh jual (oversold) yang telah terbentuk serta target koreksi terdekat yang sudah tercapai membuat ruang koreksi semakin terbatas.
|
|
#154
|
||||
|
||||
|
Lauatandhana Daily Views 05 September 2012
IHSG kemarin ditutup terkoreksi terbatas 0,3% di level 4.105,3 sejalan dengan koreksi yang melanda di hampir keseluruhan bursa Asia. Saham-saham unggulan berbasis komoditas dan konsumer menjadi kontributor utama pelemahan IHSG. Investor asing membukukan transaksi net buy tipis senilai Rp 22 miliar. Saham-saham jajaran top gainers diantaranya Mayora (MYOR ) naik Rp 1.150 ke Rp 22.500, Inti Bangun (IBST) naik Rp 455 ke Rp 2.325, SMART (SMAR) naik Rp 300 ke Rp 7.000, dan Surya Citra (SCMA) naik Rp 200 ke Rp 10.100; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 500 ke Rp 37.900, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 ke Rp 14.250, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 300 ke Rp 52.350, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 50.050. Bursa Wall Street semalam cenderung mengalami teknikal rebound di awal perdagangan namun akhirnya ditutup bervariasi akibat jeleknya data ekonomi, yaitu data manufaktur yang mengalami kontraksi signifikan di Agustus menjadi 49,6 dari level 49,8 di bulan Juli; sedangkan belanja sektoral konstruksi juga turun sebesar 0,9% di bulan Juli hanya senilai US$ 834 miliar, level terendah sejak April. Sementara itu, bursa Eropa semalam ditutup serentak melemah signifikan sejalan dengan sikap wait and see investor atas pertemuan ECB pekan ini dan menanti realisasi stimulus ECB. Indeks DJ Euro Stoxx -1,1% sedangkan indeks FTSE 100 -1,5%. Pagi ini bursa Asia juga dibuka melemah sejalan dengan jeleknya data ekonomi As dan penantian atas hasil pertemuan ECB. Indeks Nikkei -0,5%: KOSPI -0,9%; STI �0,2% dan KLSE -0,1%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan mengekor pergerakan melemah regional dengan kisaran trading berada di level 4.054-4.181. |
|
#155
|
||||
|
||||
|
LOTS Trading Club� | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ Daily View | 5 Sept 2012 | Widhi I Nugroho Diperkirakan pergerakan indeks di hari ini akan dikisaran 4053.73 - 4180.65 sbg support & resistance. -SSIA: Membentuk harga tertinggi sepanjang historis. TP terdekat dikisaran level 1250. S1:1180 S2:1170 R1:1220 R2:1230. -INDF: Resistance kuat masih dikisaran level 5450. Kekuatan jual di perdagangan kemarin masih lemah & bila harga mampu menguat & bertahan di atas level 5450, membuka peluang utk menguji level 5750 sbg target terdekat. S1:5350 S2:5300 R1:5400 R2:5450. -WIKA: 3 white soldiers, masih peluang utk uji level 1130 sbg resistance kuat. S1:1080 S2:1060 R1:1120 R2:1130. -ASII: Support kuat masih dikisaran 6450. S1:6900 S2:6800 R1:7050 R2:7150. -KLBF: Membentuk harga tertinggi sepanjang historis. Peluang uji level 4150 - 4275 selama harga masih bertahan di atas 4000. S1:3975 S2:3950 R1:4050 R2:4100. |
|
#156
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily Views 11 September 2012
Pergerakan IHSG di awal pekan kemarin bergerak cukup volatile yang akhirnya menguat terbatas sebesar 0,4% untuk ditutup ke level 4.160,66. Aksi selective buy investor pada saham-saham unggulan, terutama saham-saham sektoral aneka industry, manufaktur, perdagangan dan pertambangan merupakan katalis utama penggerak laju kenaikan IHSG. Asing kemarin kembali membukukan transaksi net buy senilai Rp 278 miliar. Transaksi di bursa sendiri meningkat signifikan dengan adanya transaksi crossing TOWR senilai Rp 3,3 triliun yang di fasilitasi oleh Credit Suisse. Saham-saham top gainers diantaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 1.050 ke Rp 20.400, Mayora (MYOR) naik Rp 700 ke Rp 22.900, Solusi Tunas (SUPR) naik Rp 400 ke Rp 4.700, dan Unilever (UNVR) naik Rp 350 ke Rp 28.350; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 900 ke Rp 22.800, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 52.000, Indomobil (IMAS) turun Rp 300 ke Rp 5.600, dan Telkom (TLKM) turun Rp 250 ke Rp 9.400. Bursa Wall Street dan Eropa semalam serentak ditutup terkoreksi terbatas berkisar antara 0,4%-1% akibat aksi profit taking investor pasca mengalami kenaikan berturut-turut dalam beberapa hari terakhir. Investor cenderung bersikap menunggu dan antisipasi keputusan The Fed untuk menggelontorkan stimulus QE3 atau stimulus fiskal yang baru serta hasil keputusan pengadilan konstitusi Jerman apakah akan ikut berkontribusi pada pendanaan program bailout untuk mengatasi masalah krisi utang Uni Eropa yang berlarut-larut. Indeks Dow Jones melemah 0,4% untuk ditutup pada level 13.254,3 dikontribusikan pelemahan saham Intel dan Bank of Amercia sedangkan indeks DJ Euro Stoxx turun 0,4% berada di level 2.528,5. Bursa Asia pagi ini dibuka serentak pada teritori negatif menanti keputusan The Fed dimana indeks Nikkei -0,7%; KOSPI -0,2%; KLSE -0,4% dan Sti �0,1%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan cukup bergerak volatile dengan rentang kisaran berada di level 4.104-4.223. |
|
#157
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily Views 12 September 2012
IHSG kemarin ditutup turun tipis sebesar 0,1% di level 4.155,4 akibat maraknya aksi profit taking investor pada saham-saham yang telah menguat signifikan. Aksi selective buy di jelang sesi akhir perdagangan terutama sektoral pertambangan, industry dasa, keuangan dan perdagangan mampu menahan laju koreksi IHSG. Asing kemarin hanya membukukan transaksi net buy super tipis. Saham-saham top gainers diantaranya Inti Bangun (IBST) naik Rp 1.100 ke Rp 5.500, Multi Prima (LPIN) naik Rp 450 ke Rp 7.600, Lion Metal (LION) naik Rp $00 ke Rp 9.500, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 400 ke Rp 52.400; sedangkan saham-saham top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 2.400 ke Rp 20.400, Unilever (UNVR) turun Rp 350 ke Rp 28.000, Jaya Pari (JRPT) turun Rp 300 ke Rp 2.800, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 38.600. Masih menunggu keputusan pengadilan konstitusi Jerman dalam partisipasi bailout dan hasil FOMC The Fed, bursa Wall Street semalam hanya mengalami penguatan terbatas. Indeks Dow Jones ditutup naik sebesar 0,5% berada di level 13.323,4 dipimpin oleh penguatan saham Bank of America sedangkan penguatan yang terjadi pada sektoral energy dan keuangan ditengah lonjakan harga minyak dunia mampu mengerek naik indeks S&P 500 ke level 1.433,6. Sementara itu, bursa Eropa semalam ditutup menguat cukup tinggi yang didongkrak oleh penguatan saham Deutsche Bank pasca pengumuman pemangkasan biaya senilai EUR 4,5 miliar hingga tahun 2015 dan tidak meminta pemegang saham untuk menyuntikan tambahan modal. Indeks DJ Euro Stoxx naik 1,2% untuk ditutup di level 2.557,7 sedangkan indeks FTSE 100 ditutup cenderung flat di level 5.792,2. Terdorong oleh sentimen positif Eropa, bursa Asia di pagi ini dibuka serentak menguat dimana indeks Nikkei +1,2%; KOSPI +0,9%; KLSE -0,3% dan STI +0,6%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan masih akan volatile berpotensi terjadi penguatan terbatas dengan kisaran trading berada di level 4.100-4.195. Technically, fundamentally dan momentumnya dapet, 3 in 1 Break band atas bollinger saat menyempit dengan volume jauh diatas rata-rata hariannya. Pembangkit listrik yang sudah tertunda sejak 2010 kabarnya siap beroperasi secara komersial Oktober nanti. PLN siap membeli listrik dari KIJA ini dengan potensi pendapatan sekitar Rp800 miliar per tahun. Profit KIJA bisa tambah mengkilap kedepannya. Per Juni kemarin net profitnya Rp206 miliar, up 300%. Kemarin juga ada berita KIJA kerjasama joint venture dengan Sembcorp Singapura (51% KIJA-49% Sembcorp) untuk membangun kota terintegrasi dengan konsep yang mirip Cikarang di Jawa (ada yg tau dimana persisnya?). Terakhir proyek Tanjung Lesung juga santer lagi disebut-sebut bakal jadi 'Miami'-nya Indonesia. Pemda Banten sudah memberi lampu hijau untuk membangun jalan tol menuju kawasan wisata ini selain juga airport. Bermuluk-muluk selagi harganya masih disekitar bottom-nya bolehlah...Yuk kita enter KIJA pagi ini Investor Reference 12 Sep 2012 LOTS Trading Club� | lots.co.id Lautandhana Securindo | YJ Hari ini akan menjadi hari yang sangat menentukan bagi kelanjutan penanganan krisis utang Eropa saat Mahkamah Konstitusi Jerman mengambil keputusan. Survey Reuters atas 20 ahli hukum Eropa yakin MK Jerman akan meloloskan keterlibatan mereka di ESM. Namun pemberian legitimasi hukum dari MK ini bukannya tanpa pamrih. MK diduga akan menetapkan sejumlah syarat yang akan membatasi Jerman dalam pencairan bailout. Atau syarat lain yang akan membuat seorang Merkel tidak bisa lagi mengatakan 'we will do whatever it takes' atau 'at any cost'. Dibagian Eropa lainnya, hari ini Belanda juga akan melakukan pemilu. Ada kekhawatiran andai partai pendukung euro kalah pemilu, tapi tidaklah signifikan. Perkembangan Yunani lebih pantas dikhawatirkan sejak partai kiri yang diajak berkoalisi membuat ulah dengan menentang terms & conditions dari Troika. Tanpa bailout tambahan, Yunani tidak mungkin membayar utang yang akan jatuh tempo. Sementara itu investor global juga berharap mesin cetak The Fed tidak berhenti mencetak dollar untuk menstimulasi ekonomi Amerika walaupun telah terbukti tidak efektif. Malam ini FOMC meeting dua hari dimulai. Di pasar Asia, China masih menjadi perhatian khusus karena data ekspor dan impornya Agustus lalu dibawah ekspektasi. Untuk pilihan trading, rekomendasi Buy untuk KIJA, dan Trading Buy untuk AISA, MDLN serta ASRI. KIJA boleh mendapat perhatian lebih karena menarik secara teknikal, fundamental dan story yang positif. KIJA baru saja melakukan kerjasama dengan Sembcorp untuk membangun kota terintegrasi dengan konsep yang mirip Cikarang. Selain itu, power plant KIJA yang sudah lama ditunggu segera beroperasi Oktober nanti. Buy at any price below 200, target price 240. me @ LOTS Trading Club (LTC) |
|
#158
|
||||
|
||||
|
LOTS Trading Club� | lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ Investor Reference 17 Sep 2012 Pasca keluarnya program 'duo unlimited' dari ECB dan The Fed, lalu market merespon positif dengan naiknya harga dan indeks ke level tertinggi barunya, maka pertanyaan besar investor berikutnya adalah apa yang akan terjadi setelah ini? Satu jawaban bahwa market akan melakukan profit taking karena percaya dengan prokem 'Buy on Rumor, Sell on Fact' mungkin bijaksana, tapi tampaknya itu bukan jawaban mayoritas. Market mungkin saja akan menghadapi koreksi dalam jangka pendek ini, namun bukan berarti euphoria berakhir. LOTS Trading Club mencoba melakukan flashback atas apa yang terjadi beberapa bulan pasca QE1 dan QE2, hasilnya adalah sbb. QE1 dirilis pada 25 Nov 2008 saat indeks Dow Jones berada dilevel 8.479. Dow masih meneruskan koreksinya hingga Mar 2009 sebelum rally ke level 10.686 pada 16 Mar 2010 saat QE1 dinyatakan berakhir. Rally berlanjut hingga level 11.205 pada 26 Apr 2010 sebelum akhirnya turun ke 9686 di 2 Jul 2010. Sejarah mencatat QE1 mengeluarkan cost sebesar US$1,3 triliun untuk bond buying. Lalu QE2 yang menghabiskan US$600 miliar untuk membeli treasuries, dirilis pada 3 Nov 2010 saat Dow diposisi 11.215. Dow kemudian rally hingga ke level 12109 saat QE2 dinyatakan berakhir pada 22 Jun 2011. Rally berlanjut hingga 21 Jul 2011 ke level 12.724 sebelum turun tajam ke level 10.655 di 3 Oct 2011. Dan kini Wall Street mempunyai QE3. Sama seperti QE2, Dow telah rally sebelum ini dan terus rally sesudahnya. Untuk melihat sampai kapan rally terjadi, kami coba menrekap event besar dunia yang dapat mengganjal rally. Pertama, program 'unlimited ECB' mungkin tidak akan berjalan jika Spanyol, misalnya, tidak mengajukan bailout. Apalagi puluhan ribu Spaniard turun ke jalan menolak program pengetatan ikat pinggang atas ekonominya. Namun ini bukan soal berat dan cenderung bisa diselesaikan. Kedua, nasib Yunani akan ditentukan sekitar awal Oktober nanti. Jauh sebelum ini wacana Grexit kembali menguat. Namun Eropa kelihatannya telah mendapat solusi untuk ini. Kesimpulan atas Yunani adalah, mereka membutuhkan tambahan waktu, bukan tambahan dana. Ketiga, event dari China, suksesi Oktober nanti dari Hu Jintao ke wakilnya Xi Jinping (kandidat terkuat) diduga mulus walau telah menjadi concern investor pasca kasus yang menimpa kandidat Bo Xilai. GDP Q3 China lebih menjadi concern karena ekspektasi market bahwa ekonomi China akan bottoming out mulai Q2 meleset. Keempat, US election bulan November juga nampaknya akan mulus dengan Obama untuk term kedua. LOTS Trading Club sampai pada kesimpulan bahwa event terbesar yang akan menjadi pengganjal rally adalah 'Fiscal Cliff' di 1 Jan 2013. Indeks saham akan koreksi untuk profit taking atau event kecil lainnya, tapi 'Fiscal Cliff' yang belum ada solusinya ini benar-benar akan mengakhiri rally indeks. Masih cukup banyak waktu sebelum 1 Jan 2013, LTC coba pertahankan rekomendasi Buy atas KIJA, MDLN dan ASRI. Lalu Trading Buy untuk BMRI, PTBA dan UNTR. me @ LOTS Trading Club (LTC) |
|
#159
|
||||
|
||||
|
Investor Reference 20 Sep 2012
LOTS Trading Club� | lots.co.id Lautandhana Securindo | YJ Jakarta libur untuk Pilkada, masa tenang akan berlanjut. Anjloknya harga minyak dan komoditas lainnya juga akan menahan semangat beli investor di saham-saham terkait seperti grup Bakrie yang kemarin menjadi motor naiknya indeks. Koreksi tipis atau setidaknya stagnan lebih pantas untuk hari ini. Di pasar Asia, sehari pasca euphoria ekstensi stimulus BoJ, investor mulai dihadapkan pada realita makro yang melambat seperti data exim Jepang. Jepang yang tengah mencoba bangkit dari bencana gempa dan tsunami, dihadang oleh penguatan Yen yang merugikan ekspornya. Keadaan makin memburuk saat The Fed menerbitkan QE3. Bank of Japan tidak punya pilihan selain ikut membanjiri pasar dengan likuiditas. Kemarin BoJ menaikkan dana stimulus ekonomi dari �45 triliun menjadi �55 triliun. Perang stimulus bank sentral global = banjir likuiditas. Anjloknya harga minyak diprediksi tidak akan berumur panjang meski Saudi menggenjot produksi dan meningkatnya cadangan Amerika. Koreksi harga saham PTBA, UNTR dan ADRO bisa dimanfaatkan untuk Buy on Weakness. Atau Buy HRUM, satu-satunya coal stock berkinerja outperform dan ditutup pada level tertinggi baru. Rising middle-class story belum berakhir, terlebih setelah McKinsey membuat prediksi hebat tentang Indonesia pada 2030. Koreksi tajam MAPI karena margin yang tergerus membuka peluang beli diharga murah, nanti setelah ada sinyal beli secara teknikal. Rencana stock split dan pembagian special dividen MPPA sangat menarik, namun harganya telah naik 58% dalam sebulan terakhir, jadi hati-hati saja. me @ LOTS Trading Club (LTC) |
|
#160
|
||||
|
||||
|
Lautandhana Daily Views 24 September 2012
IHSG akhir pekan menguat 0,6% ditutup berada di level 4.244,6 seiring dengan aksi selective buy investor pada saham-saham unggulan sektoral aneka industry dan pertambangan. Teknanan jual signifikan masih marak terjadi pada saham-saham sektoral consumer dan perkebunan. Asing masih membukukan transaksi net sell senilai Rp 148 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya Bayan (BYAN) naik Rp 1.300 ke Rp 12.900, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.050 ke Rp 42.000, Mayora (MYOR) naik Rp 450 ke Rp 21.900, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 450 ke Rp 52.400; sedangkan saham-saham top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 47.250, Lion Metal (LION) turun Rp 400 ke Rp 9.550, Astra Agro (AALI) turun Rp 400 ke Rp 21.700, dan Indosat (ISAT) turun Rp 350 ke Rp 5.350. Bursa Wall Street akhir pekan hanya ditutup flat meskipun ECB siap memberikan dana bailout kepada Spanyol pekan ini. Pergerakan bursa lebih banyak didominasi oleh naiknya harga saham Apple pasca sudah dipasarkannya produk iPhone 5 dengan kembali mencetak reokor harga tertinggi baru di level US$ 705,07 per saham. Sementara itu, bursa Eropa ditutup menguat ditopang oleh penguatan saham sektoral perbankan pasca adanya kemungkinan pemerintah Spanyol menerima dana bailuot ECB. Indeks DJ Euro Stoxx ditutup naik 0,9% berada di level 2.577,1. IHSG awal pekan ini kami perkirakan akan bergerak dalam rentang kisaran trading 4.222-4.300. Saham pilihan kami: BMRI, JSMR, UNTR, PTBA dan SMGR. |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| LOTS - Lautandhana Online Trading System | Forex | |||
| JUAL Lautandhana Online Trading Saham LOTS | Software Original & Open Source | |||
| FXSBO - Spread Trading Online Broker | Forex | |||