| FAQ |
| Calendar |
|
#151
|
||||
|
||||
|
Perekonomian AS Secara Dramatis Melemah
![]() Pada Rabu 30 April, AS dolar melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya setelah rilis laporan GDP AS yang secara tak terduga melemah pada kuartal pertama. Euro menguat setelah rilis data Tingkat Inflasi zona euro. Yen memperkokoh posisinya menurut laporan dari the Bank of Japan. Pada hari Rabu, dolar AS kehilangan 0,4% terhadap indeks dolar, menunjukan pelemahan terbesarnya dalam lebih dari tiga minggu terakhir. Menurut hasil yang ada, dalam tiga bulan terakhir dolar AS melemah 0,9% terhadap indeks dolar dan melemah terhadap semua mata uang utama kecuali dolar Selandia Baru. Poundsterling (+1,27%) dan yen (+0,99%) menguat terutama sekali terhadap dolar AS. Selengkapnya: Perekonomian AS Secara Dramatis Melemah |
|
#152
|
||||
|
||||
|
Kondisi Tenang Jelang Data Payroll Non Pertanian
![]() Pada Kamis 1 Mei, dolar AS diperdagangkan beragam dan hampir tidak berubah terhadap indeks dolar di tengah data statistik yang kontroversial di AS. Poundsterling memperkuat posisinya di tengah pertumbuhan PMI Manufaktur Inggris ke level tertingginya dalam lebih dari lima bulan terakhir. Pada hari Kamis, aktifitas pasar menurun karena libur di sebagian besar negara-negara Eropa. Kondisi yang tenang ini ditemukan pada psar jelang rilis laporan penting Payroll Non Pertanian pada hari Jumat. Rata-rata lowongan pekerjaan berada di kisaran 210.000-220.000 dengan kisaran harga bervariasi antara 180.000 hingga 250.000. Tingkat Pengangguran diperkirakan akan turun menjadi 6,6% pada bulan April dari 6,7% pada bulan Maret. Pada hari Kamis dolar AS sedikit melemah terhadap poundsterling, dolar Selandia baru, dan franc Swiss, namun menguat terhadap dolar AS dan hampir tidak berubah terhadap mata uang utama lainnya. PMI Manufaktur AS naik ke level tertingginya dalam empat bulan terakhir. Pendapatan dan Belanja Personal juga tampil lebih baik dari perkiraan. Di saat yang sama, Tingkat Penyerapan Tenaga Kerja AS tampil lebih buruk dari perkiraan � Klaim Pengangguran Awal meroket ke tingkat tertingginya dalam lebih dari dua bulan terakhir. Belanja Konstruksi juga tampil lebih buruk dari harapan. Selengkapnya: Kondisi Tenang Jelang Data Payroll Non Pertanian |
|
#153
|
||||
|
||||
|
Peristiwa Penting Minggu Ini
![]() Pada Jumat 2 Mei, dolar AS diperdagangkan bergejolak dan hampir tidak berubah terhadap indeks dolar di tengah data Departemen Tenaga Kerja AS yang tampil secara signifikan lebih baik dari perkiraan. Poundsterling sedikit melemah di tengah menurunnya PMI Konstruksi Inggris ke level terendahnya dalam enam bulan terakhir. Dolar AS menurun tipis pada perdagangan Kamis terhadap dolar Selandia Baru dan franc Swiss dan yen, namun menguat terhadap poundsterling dan dolar Kanada sementara hampir tidak berubah terhadap mata uang utama lainnya. Menurut Departemen Tenaga kerja AS, data Tingkat Penyerapan Tenaga Kerja Non Pertanian AS meroket pada April sebanyak 288.000 jika dibandingkan dengan data Maret yang direvisi ke atas menjadi 203.000 yang tampil secara berarti lebih tinggi dari perkiraan sebesar 210.000. Tingkat Penyerapan Tenaga Kerja Non Pertanian April tampil di level tertingginya sejak Januari 2012. Data dari dua bulan sebelumnya direvisi ke atas sebanyak 36.000. Selengkapnya: Peristiwa Penting Minggu Ini |
|
#154
|
||||
|
||||
|
PMI Jasa AS Masih Menguat
![]() Pada hari Senin 5 Mei, dolar AS diperdagangkan dengan sedikit pelemahan terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya, dan hampir tidak berubah terhadap indeks dolar di tengah Pertumbuhan sektor Non Manufaktur AS. Rilis data pertumbuhan PMI Non Manufaktur AS yang menguat ke level tertingginya dalam delapan bulan terakhir tidak memberikan pengaruh terhadap perdagangan yang pada perdagangan Senin, berlangsung dalam volume yang tipis dan tingkat aktifitas yang rendah. Para peserta pasar masih mengevaluasi rilis Payroll Non Pertanian yang dirilis akhir minggu lalu, data ini secara signifikan melampaui perkiraan � pidato dari Gubernur Fed Janet Yellen berikut komentarnya atas data terakhir juga diperkirakan akan disampaikan pada hari Rabu. Selengkapnya: PMI Jasa AS Masih Menguat |
|
#155
|
||||
|
||||
|
GBPUSD Dekati Level 1,70
![]() Pada Selasa 6 Mei, dolar AS melemah terhadap semua mata uang utama lainnya dan kehilangan 0,46% terhadap indeks dolar di tengah data yang kuat di zona euro dan Inggris. Euro menguat di tengah data yang positif di zona euro. Dolar Australia memperkuat posisinya setelah rapat RBA. Indeks dolar melemah pada hari Selasa pada fase tertingginya dalam lebih dari empat minggu terakhir setelah melampaui level terendahnya pada bulan Maret lalu dengan turun ke level terendahnya sejak Oktober 2013. Dolar AS melemah setelah tidak mampu lagi menguat bahkan setelah rilis data yang positif baru-baru ini. Rilis data Selasa lalu tidak mempengaruhi perdagangan. Defisit Neraca Perdagangan AS menurun pada Maret sedikit lebih rendah dari perkiraan; Indeks Optimisme Ekonomi IBD/TIPP juga tampil lebih buruk pada bulan Mei dari perkiraan. Selengkapnya: GBPUSD Dekati Level 1,70 |
|
#156
|
||||
|
||||
|
Rebound ekspor persempit defisit perdagangan
![]() Defisit perdagangan AS menyempit di Maret setelah ekspor AS mengalami kenaikan, meski demikian, pertumbuhan ini diyakini masih belum cukup membantu pertumbuhan di kuartal pertama. Departemen Perdagangan pada Selasa melaporkan selisih perdagangan AS turun 3,6 persen menjadi $40,4 miliar, dengan defisit pada Februari mengalami revisi penurunan menjadi $41,9 miliar dari laporan sebelumnya $42,3 miliar. Ekonom, dalam polling Reuters, memperkirakan defisit perdagangan AS turun menjadi $40,3 miliar di bulan tersebut. Jika disesuaikan untuk inflasi, defisit perdagangan AS turun menjadi $49,4 miliar dari $49,8 miliar di Februari. Namun, penurunan pada Maret sedikit lebih besar dari yang diasumsikan pemerintah dalam estimasi PDB di kuartal pertama pada minggu lalu, sehingga mengesankan perekonomian mengalami kontraksi di triwulan pertama tahun ini. Perdagangan menyumbang 0,83 persentase poin dari pertumbuhan PDB di triwulan pertama, berperan menahan laju pertumbuhan perekonomian tahunan menjadi 0,1 persen. Ekspor AS meningkat 2,1 persen menjadi $193,9 miliar di Maret, angka tertinggi sejak November. Kenaikan pada ekspor ini mengimbangi data lain yang menunjukkan momentum ekonomi di akhir triwulan pertama. Sementara itu impor AS meningkat 1,1 persen menjadi $234,3 miliar di Maret, level tertinggi dalam dua tahun terakhir, sebagian pengaruh kenaikan harga minyak. Selama bulan Maret, impor pangan mencapai rekor tinggi dan impor non bahan bakar merupakan yang tertinggi dalam catatan. Penjualan barang dan jasa ke Cina meningkat 9,6 persen sementara, impor dari negara tersebut meningkat 1,6 persen. Alhasil ini menempatkan defisit perdagangan AS yang memiliki sensitifitas secara politik, dengan negara ekonomi terbesar kedua dunia tersebut di angka $20,4 miliar pada bulan Maret, dibandingkan dengan $20,9 miliar di Februari. |
|
#157
|
||||
|
||||
|
Dolar Selandia Baru Melemah Setelah Pidato Gubernur RBNZ
![]() Pada Rabu 7 Mei, dolar AS sedikit menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya, dan menguat 0,13% terhadap indeks dolar setelah pernyataan Janet Yellen di hadapan the Joint Economic Committee of Congress di Washington DC. Pada hari Rabu, dolar Selandia Baru melemah terutama sekali setelah pidato Gubernur RBNZ Wheeler. Pada hari Rabu saat menyampaikan laporannya kepada Joint Economic Committee of Congress di Washington DC mengenai prospek ekonomi, Gubenur Fed Janet Yellen mengumumkan bahwa setelah musim dingin yang buruk, indikator menunjukan pemulihan pada sektor belanja dan produksi. Kondisi Bursa Tenaga Kerja terus membaik namun masih jauh dari memuaskan. Sementara itu aktifitas Bursa Perumahan masih mengecewakan. Selengkapnya: http://masterforex.com/Id/analytics/...ml/?aid=393298 |
|
#158
|
||||
|
||||
|
Klaim tunjangan pengangguran AS lampaui perkiraan
Pasar Tenaga Kerja AS semakin menunjukkan pemulihan ![]() Jumlah angkatan kerja AS yang mengajukan klaim baru tunjangan pengangguran turun melampaui perkiraan di pekan lalu, ini mengindikasikan pasar tenaga kerja AS semakin kuat sekalipun di pekan sebelumnya mengalami kenaikan. Klaim awak tunjangan pengangguran turun 26.000 menjadi 319.000 pengajuan untuk pekan hingga 3Mei, Departemen Tenaga Kerja, Kamis, mengatakan. Penurunan ini menghentikan kenaikan selama tiga pekan yang ditengarai oleh penyesuaian data yang sulit selama liburan Paskah dan libur sekolah musim panas, yang terjadi pada kalender yang berbeda setiap tahun. Ekonom memperkirakan, pengajuan pertama kali tunjangan pengangguran ini turun menjadi 325.000 pengajuan di pekan tersebut. Rata-rata klaim baru selama empat pekan meningkat 4.500 menjadi 324.750 pengajuan. Masih berada di level yang cukup konsisten dengan perkembangan bursa kerja. Sementara itu, jumlah individu yang masih mendapat tunjangan, atau tunjangan lanjutan berkurang 76.000 menjadi 2,69 juta pengajuan di pekan hingga 26 April. Tingkat pengangguran untuk yang masih menerima tunjangan pengangguran turun sepersepuluh persentase poin menjadi 2 persen selama periode yang sama. Bursa kerja AS tengah menguat dengan rata-rata pertumbuhan pekerjaan lebih dari 200.000 lapangan kerja per bulan di caturwulan pertama tahun ini. Perusahaan menambah 288.000 lapangan kerja pada payroll nya masing-masing selama April, terbesar sejak Januari 2012. Dengan tingkat pengangguran turun menjadi 6,3 persen di bulan lalu, dibandingkan dengan 6,7 persen di akhir 2013.[Tim] |
|
#159
|
||||
|
||||
|
Draghi Menghambat Pertumbuhan Euro
![]() Pada Kamis 8 Mei, dolar AS diperdagangkan beragam dengan meningkat 0,26% terhadap indeks dolar di tengah pidato Gubernur Fed Janet Yellen di hadapan Komite Anggaran Senat. Euro melemah tajam selama konferensi pers Gubernur ECB Mario Draghi. Dolar Australia memperkuat posisinya di tengah Bursa Tenaga Kerja Australia yang positif. Dolar AS melemah terhadap dolar Australia, dolar Kanada, dan yen, namun menguat terhadap sebagian besar mata uang Eropa dan dolar Selandia Baru. Komentar Yellen yang dipersiapkan sebelumnya di hadapan Komite Anggaran Senat sama seperti pada hari Rabu lalu. Payroll Non Pertanian AS tampil lebih baik dari perkiraan. Klaim Pengangguran Awal S minggu lalu turun 26.000 menjadi 319.000 sementara sebelumnya penurunan diperkirakan hanya akan mencapai 20.000 menjadi 325.000. Klaim awal melemah untuk pertamakalinya setelah bertumbuh dalam tiga minggu terakhir. Klaim Awal Rata-rata Empat Minggu naik 4.500 dari 320.250 menjadi 324.750. Selengkapnya: http://masterforex.com/Id/analytics/...ml/?aid=393298 |
|
#160
|
||||
|
||||
|
Cukup pantaskah program stimulus Fed berakhir di Oktober?
![]() Presiden Dallas Federal Reserve Bank, Richard Fisher, Jumat mengatakan bahwa ia mendukung bank sentral untuk mengakhiri program pembelian obligasi yang termasuk dalam program stimulus, pada Oktober dengan penurunan terakhir sebesar $15 miliar. Memang sejauh ini The Fed telah mengurangi laju pembelian aset sebesar $10 miliar per pertemuan tahun ini, yang akan meninggalkan neraca sebesar $15 miliar pada pertemuan kebijakan pada akhir Oktober. Di kalangan ekonom sendiri terjadi perdebatan tentang apakah Fed akan memutuskan untuk mengakhiri program ini pada bulan Oktober atau masih akan memperpanjang setidaknya hingga Desember. sebenarnya Ini bukanlah hal misterius secara teknis karena bank sentral diperkirakan tidak akan, bahkan memikirkan pengetatan sampai setelah pembelian aset telah diselesaikan. Fisher yang secara konsisten mengkritik program ini, dalam pidato kepada komunitas pejabat bank di New Orleans mengatakan bank sentral tidak bisa meningkat laju pengurangan karena pasar yang kelihatannya �kecanduan� pada akomodasi bank sentral dan menjadi kebutuhan mereka. Fisher menertawakan fiksasi pasar pada "alur grafik," grafis yang memaparkan perkiraan suku bunga acuan The Fed oleh seluruh anggota komite kebijakan Fed. Fisher mengatakan, bahkan beberapa analis �menyembah� titik-titik tersebut. Mereka telah menjadi berhala analitis di mana sebuah �doksologi� telah berkembang. Fisher, yang merupakan anggota voting komite kebijakan Fed tahun ini, memperingatkan bahwa perkiraan sedikit lebih dari "tebakan terbaik" dan bahwa komposisi pemilih di the Fed telah berubah. "Pastinya ekonom yang bereputasi tinggi menyadari ketidaksempurnaan penerapan ini ... tentu saja itu adalah kami, di komite kebijakan Fed, " katanya. |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Aussie Petik Keuntungan Pasca Positifnya Data Ekonomi Tiongkok | Forex | |||
| [MasterForex] Data ekonomi dan Fundamental oleh MasterForex | Forex | |||
| [ForexStars] Data Ekonomi dan Fundamental | Forex | |||
| JUAL (update) Tiket Ekonomi Semarang Jakarta tanggal 26 Agustus 2012 | Tour & Travel | |||
| JUAL WTB Fundamental of Thermodynamic, Fundamental of Heat and Mass Transfer Text Book | Buku Pelajaran | |||