| FAQ |
| Calendar |
|
#141
|
||||
|
||||
|
Klaim pengangguran AS naik lagi
![]() Angka pengajuan tunjangan pengangguran baru oleh warga AS bertambah di pekan lalu, sebuah tanda telah meningkatnya pengangguran sejak menyentuh level penurunan tujuh tahun di awal bulan ini. Klaim awal tunjangan pengangguran, parameter tingkat pengangguran, meningkat sebesar 24.000 menjadi sebanyak 329.000 pengajuan hingga pekan 19 April lalu, Departemen Tenaga Kerja Kamis melaporkan. Kenaikan mingguan ini merupakan yang terbesar sejak Desember. Para ekonom dalam survei The Wall Street Journal memperkirakan klaim baru tunjangan pengangguran sebanyak 315.000 pengajuan di pekan lalu. Klaim pada pekan sebelumnya mengalami revisi penambahan sebesar 1.000 menjadi 305.000 pengajuan. Laju pengangguran umumnya telah berkurang selama proses pemulihan, yang dimulai di hampir lima tahun yang lalu. Namun, klaim awal pengangguran meningkat di musim gugur dan di awal musim semi lalu, bersamaan dengan melambatnya penerimaan. Angka klaim kembali ke ke jalur penurunannya di awal bulan lalu, menyentuh level penurunan barusaat pemulihan sebelum kenaikan dalam dua pekan berturut-turut. Data terkini masih konsisten dengan pertumbuhan ringan perekonomian. Masih ada indikator kekuatan ekonomi lainnya, termasuk peningkatan penerimaan kerja di Maret, meningkatkan produksi pabrik dan penjualan ritel yang lebih baik. Rata-rata klaim selama empat pekan sedikit meningkat menjadi 316.750 pengajuan pada pekan lalu. Sementara klaim tunjangan lanjutan menurun sebanyak 61.000 pengajuan menjadi 2,680 juta pengajuan hingga pekan pada 12 April. |
|
#142
|
||||
|
||||
|
ECB Berpeluang Turunkan Tingkat Suku Bunga Untuk Mencegah Penguatan Euro
![]() Pada Kamis 24 April, dolar AS diperdagangkan melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya, dan turun 0,13% terhadap indeks dolar di tengah lemahnya data Bursa Tenaga Kerja AS. Euro memperkuat posisinya di tengah peningkatan Iklim Bisnis Jerman. Dolar AS menguat setelah rilis data Permintaan Barang Tahan Lama yang lebih tinggi dari perkiraan, namun kemudian kembali melemah. Permintaan Barang Tahan Lama di AS meningkat pada bulan Maret sebesar 2,6% m/m dari perkiraan akan naik sebesar 2,%, pertumbuhan ini terjadi untuk bulan yang kedua berturut-turut. Permintaan Barang Tahan Lama Tanpa Transportasi juga lebih tinggi dari perkiraan dengan naik 2% sementara pertumbuhan sebelumnya diperkirakan hanya akan mencapai 0,6%. Peningkatan ini adalah yang paling signifikan sejak Januari 2013. Peningkatan permintaan juga diperkirakan didorong oleh pemulihan ekonomi setelah musim dingin yang tidak bersahabat. Selengkapnya: ECB Berpeluang Turunkan Tingkat Suku Bunga Untuk Mencegah Penguatan Euro |
|
#143
|
||||
|
||||
|
Warga AS optimis dengan perekonomian
Sentimen konsumen lampaui ekspektasi di April ![]() Sentimen konsumen AS mencatat kenaikan di April ke level kenaikan sembilan bulan karena kembali meningkatnya proyeksi saat ini dan kondisi jangka pendek, sebuah hasil survei yang dirilis Jumat menunjukkan. Hasil survei indeks sentimen konsumen Thomson Reuters/University of Michigan keseluruhan di akhir April berada di angka 84,1, meruntuhkan ekspektasi 83,0 dalam survei yang dilakukan Reuters dan angka ini melesat jauh dari laporan bulan lalu. Juga di atas laporan di awal April yakni 82,6. Laporan kali ini pun merupakan yang teringgi sejak Juli 2013. "Mungkin pertanyaan penting lainnya adalah apakah kepercayaan konsumen akan menunjukkan resistanse yang lebih besar terhadap penurunan yang berulang terjadi dalam beberapa tahun terakhir," ungkap direktur survey Richard Curtin dalam pernyataannya. "Ketahanan ini bergantung pada harapan jangka panjang perekonomian. Sementara harapan jangka pendeknya secara substansi telah tumbuh, harapan keuangan personal jangka panjang serta perekonomian secara menyeluruh belum berkembang banyak." Survei barometer kondisi ekonomi saat ini meningkat ke angka 98,7, angka tertinggi sejak Juli 2007, dari 95,7 yang dilaporkan di Maret dan di atas perkiraan 97,2. Hasil awal berada di angka 97,1. Survei indeks harapan konsumen meningkat menjadi 74,7 di April dari 70,0 di Maret juga dia atas perkiraan yakni 73,7. Hasil ini pun melampaui hasil awal yang dilaporkan untuk bulan ini berada di angka 73,3. Sementara survei harapan inflasi satu tahun tidak mengalami perubahan dari laporan di Maret yakni di angka 3,2 persen dan hanya meningkat 3,1 persen dari laporan awal April. Survei tinjauan inflasi lima hingga 10 tahun kedepan juga tidak berubah dari bulan lalu di angka 2,9 persen setelah meningkat menjadi 3,0 pada laporan awal. |
|
#144
|
||||
|
||||
|
Peristiwa Penting Minggu Ini
![]() Pada Jumat 25 April, dolar AS diperdagangkan beragam dan hampir tidak berubah terhadap indeks dolar setelah data Kepercayaan Konsumen AS yang tampil lebih baik dari perkiraan. Dolar AS sedikit melemah terhadap AUD, NZD, dan yen, sementara menguat terhadap CAD dan hampir tidak berubah terhadap mata uang utama lainnya. Dolar AS memperoleh kembali pelemahannya terhadap indeks dolar setelah rilis data Kepercayaan Konsumen AS yang naik ke level tertingginya dalam sembilan bulan terakhir. Sentimen Konsumen Universitas Michigan pada bulan April naik menjadi 84,1 poin dari 80 poin pada bulan Maret dan tampak lebih tinggi dari perkiraan awal di 82,6 poin dan perkiraan sebelumnya di 83 poin. Revisi angka perolehan indeks ini mencapai level tertinginya sejak Juli 2013. Baik Penilaian Berjalan dan Perkiraan Berjalan memperkuat posisinya. Kondisi cuaca yang lebih bersahabat bulan ini dan membaiknya situasi Bursa Tenaga Kerja, secara positif mempengahrui Sentimen Konsumen. Di saat yang sama, PMI Jasa Flash Markit turun pada bulan April menjadi 54,2 poin dari 55,3 poin pada bulan maret dari harapan akan bertumbuh. selengkapnya: Peristiwa Penting Minggu Ini |
|
#145
|
||||
|
||||
|
Hentikan penurunan, Indeks Penjualan rumah AS melonjak: NAR
![]() Kontrak pembeluan rumah yang dihuni sebelumnya sebelumnya meningkat di Maret, kenaikan untuk pertama kalinya dalam kurun waktu sembilan terakhir, sebuah tanda pasar perumahan AS kemungkinaan akan menggeliat lagi setelah mengelami kemunduran akibat kenaikan suku bunga dan suhu dingin yang meland AS. Dalam laporan, National Association of Realtors (NAR) senin mengatakan, indeks Pending Home Sales -nya, berdasarkan penyelesaian kontrak di bulan lalu, meningkat sebesar 3,4 persen menjadi 97,4. Anhka inipun meruntuhkan ekspektasi ekonom yang hanya memperkirakan kenaikan 1,0 persen. Kontrak-konttrak ini biasanya menjadi penjualan setelah satu atau dua bulan, dan kenaikan di Maret menunjukkan penjualan kembali rumah kemungkinan rebound di bulan selanjutnya. Pada musim panas lalu, penjualan rumah mengalami penurunan setelah Federal Reserve AS memberi sinyal akan segera mengurangi stimulus ekonomi, sehingga memaksa kenaikan suku bunga. Selain itu cuaca dingin ekstrim yang melanda AS juga menghambat potensi pembelian. Sementara pada laporan sebelumnya, penjualan rumah yang sedang berjalan teah mengalami penurunan tajam ke level terendahnya di lebih dari satu setengah tahun, namun pada laporan itu juga menunjukkan akan kemungkinan berakhirnya ren penurunan penjualan, seiring meningkatnya persediaan rumah dan pembeli baru semakin banyak. Meski indeks mencatat kenaikan di bulan lalu, namun pending home sales masih turun 7,9 persen jika dibandingkan penjualan di Maret tahun lalu. Tercatat, kontrak mengalami kenaikan di kawasan Northeast, Selatan dan Barat. Sementara terjadi penurunan di kawasan Midwest. Last edited by MasterForexID; 29th April 2014 at 01:44 AM. |
|
#146
|
||||
|
||||
|
Kepercayaan konsumen AS melemah, rumah di AS mahal
Indeks masih di dekat level kenaikan enam bulan, harga rumah naik ![]() Kepercayaan kossumen AS merosot di April meski demikian, masih berada di level atas enam bulan, sementara harga rumah di AS mencatat kenaikan di Februari, menunjukkan perekonomian masih terus memiliki momentum setelah musim dingin buruk lalu. Conference Board mengatakan indeks konsumennya turun ke angka 82,3, level tertinggi kedua sejak Januari 2008, dari hasil revisi kenaikan 83,9 di Maret. Musim dingin yang tidak biasanya dan salju menghambat aktifitas ekonomi di awal tahun ini. Smenetara itu, indeks ekspektasi meningkat ke level tertinggi sejak Agustus, sentuh angka 84,9 di April dari angka 84,8 di Maret yang mengalami revisi kenaikan, sementara indeks situasi saat ini turun menjadi 78,3 berbanding 82,5 di bulan lalu yang juga direvisi naik. "Sementara sentimen terkait kondisi saat ini kemungkinan telah sedikit melemah, konsumen tidak meramalkan perekonomian, atau pasar tenaga kerja, kehilangan momentum yang sudah terbangun dalam beberapa bulan terakhir," Lynn Franco, Direktur indikator ekonomi di Conference Board, mengatakan dalam sebuah pernyataan. Sebuah laporan terpisa menunjukkan indeks gabungan harga rumah S&P/Case-Shiller di 20 kota metropolitan naik 0,8 persen di Februari dengan basis penyesuaian musiman, runtuhkan ekspektasi untuk kenaikan 0,7 persen, menurut hasil survei Reuters. Kenaikan harga bulanan ini pengaruh dari laporan di Januari, sementara harga naik 12,9 persen dari tahun lalu, dibandingkan dengan kenaikan tahunan 13,2 persen di Januari. Namun, kenaikan ini masih gagak mengimbangi data sebelumnya yang menunjukkan pasar perumahan kehilangan momentum. |
|
#147
|
||||
|
||||
|
Fed diperkirakan ambil langkah lanjutan sebelum hentikan pembelian obligasi
![]() Federal Reserve AS diperkirakan masih akan mengurangi program pembelian obligasinya hingga $10 miliar pada Rabu hari ini setelah semakin meningkatnya tanda-tanda kalau perekonomian AS mulai menjauh dari penurunan akibat cuaca dingin yang menghambat aktifitas ekonomi. Pertemuan penetapan kebijakan kedua Janet Yellensebagai pimpinan Fed diperkirakan akan menyatakan rencana bank sentral untuk mengurangi pembelian aset dan sekuritas berbasis hipoteknya hingga akhir tahun, sebuah sinyalemen semakin kuatnya kepercayaan terhadap ekonomi AS. Langkah pengurangan yang diharapkan akan diumumkan di akhir pertemuan dua hari the Fed ini akan membulatkan total pengurangan pembelian bulanan menjadi $45 miliar, gabungan dari $25 miliar aset dan $20 miliar saham berbasis hipotek. Namun analis memperkirakan sedikit lebih kecil karena the Fed kemungkinan masih menahan pola karena masih berada di masa transisi dari era tanggap krisis terhadap salah satu dari banyak kebijakan moneter normal lainnya. Pengumuman rincian keputusan kebijakan ini sendiri dan proyeksi Fed terhadao perekonomian akan dirilis pada pukul 2 siang waktu AS. |
|
#148
|
||||
|
||||
|
Euro Melemah Di Tengah Lemahnya Data Inflasi Jerman
![]() Pada Selasa 29 April, dolar AS diperdagangkan beragam di tengah pertemuan dua hari FOMC yang hasilnya akan diumumkan pada hari Rabu. Euro melemah di tengah data Tingkat Inflasi Jerman yang lemah. Poundsterling memperkuat posisinya di tengah data GDP Inggris. Dolar AS melemah terhadap poundsterling dan mata uang komoditas lainnya, namun menguat terhadap euro dan yen, sementara hanya menguat sedikit lebih tinggi dari 0,1% terhadap indeks dolar di tengah data Kepercayaan Konsumen AS yang tampil lebih buruk dari perkiraan. Indeks Kepercayaan Konsumen CB pada April turun menjadi 82,3 poin sementara sebelumnya diharapkan hanya sedikit menurun ke level 83 poin. Pelemahan ini diduga terjadi karena turunnya Penilaian Berjalan, sementara pertumbuhan tipis sebelumnya diharapkan untuk bulan April. Euro melemah di tengah data Tingkat Inflasi Jerman yang lemah. Data ini terutama sekali penting jelang rilis angka perolehan inflasi keseluruhan zona euro pada hari Rabu. Menurut data awal, pada April Tingkat Inflasi Jerman turun 0,2% m/m setelah dua bulan sebelumnya menguat, sebelumnya penurunan sebesar 0,1% diperkirakan. Tingkat Inflasi Tahunan menguat pada bulan April sebesar 1,3% dari harapan akan mengguat 1,4% y/y. Inflasi yang rendah disebabkan oleh turunnya Harga Minyak sebesar 1,3% y/y. selengkapnya: Euro Melemah Di Tengah Lemahnya Data Inflasi Jerman |
|
#149
|
||||
|
||||
|
Payroll sektor swasta mengagumkan, PDB AS catat pertumbuhan terkecil
![]() Penerimaan tenaga kerja sektor swasta meningkat di April, dimana perusahaan di AS mencatat angka penerimaan terbesar dalam lima bulan, menurut data yang dirilis Rabu. Sementara itu pertumbuhan ekonomi AS hampir tidak bergerak di triwulan pertama tahun ini, dengan pelemahan yang disebabkan oleh salah satu musim dingin terburuk tahun ini. Perusahaan swasta AS menambah sebanyak 220.000 lapangan kerja baru di bulan ini, naik dari 209.000 di Maret, Automatic Data Processing melaporkan. Sepanjang kuartal hingga April, payroll sektor swasta AS meningkat dengan rata-rata 207,000 lapangan kerja tiap bulan, meningkat dari rata-rata 167.000 sepanjang periode awal tahun. Tren ini menandai semakin menguatnya bursa kerja AS, ungkap Mark Zandi, kepala ekonom Moody�s Analytics, yang mempersiapkan data itu menggunakan data ADP. Para ekonom dalam jajak pendapat Dow Jones Newswires memperkirakan laporan ADP meningkat sebesara 210.000 lapangan kerja di April, dibandingkan dengan estimasi awal 191.000 untuk Maret. Dalam laporan terpisah, produk doomestik bruto AS hanya meningkat 0,1% pada laju tahunan dari Januari hingga akhir Maret, performa terlemah dalam tiga tahun, berdasarkan estimasi awal Departemen Perdagangan AS. Para ekonom memperkirakan pertumbuhan akan melambat menjadi 1% dari penurunan 2,6% di triwulan terakhir 2013. Wall Street memperkirakan hasil yang suram, namun pelemahan ini muncul bahkan lebih meluas dibandingkan perkiraan. Investias bisnis peralatan dan konstruksi residensial keduanya mencatat penurunan, ekspor AS merosot tajam, belanja pemerintah kembali merosot dan persediaan perusahaan meningkat pada laju yang lebih lambat. Meski data pertumbuhan di awal 2014 ini buruk, namun sejumlah indikator sebelumnya menunjukkan ekonomi AS meningkat di kuartal kedua. Satu alasan: beberapa penerimaan, belanja konsumen dan investasi bisnis terhambat di kuartal pertama karena cuaca buruk kemungkinan kembali membaik di musim panas ini. |
|
#150
|
||||
|
||||
|
Klaim tunjangan pengangguran meningkat di pekan lalu
![]() Jumlah warga AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran baru di pekan lalu mencatat kenaikan, meski jumlah itu masih berada di level yang mengindikasikan menguatnya pasar kerja. Klaim awal tunjangan pengangguran naik 14.000 dengan penyesuaian musiman menjadi 344.000 pengajuan di pekan hingga 26 April. Angka ini melampaui ekspektasi ekonom ekonom dalam survey Wall Street Journal yang memperkirakan 320.000 klaim baru diajukan dan membawanya ke level tertinggi sejak Februari lalu. Klaim tunjangan mengalami ketidakstabilan dalam pekan tersebut karena pergantian tanggal libur Paskah mempersulit penyesuaian musiman kali ini, meski pasar tenaga kerja telah menunjukkan perkembangan setelah pengaruh cuaca dingin di musim salju yang tidak biasanya. Banyak ekonom memperkirakan klaim tunjangan mingguan berada di bawah angka 400.000 sebuah tanda kstabilan pertumbuhan lapangan kerja dan meningkatnya bursa kerja. Dalam laporan itu juga menunjukkan rata-rata klaim dalam empat pekan naik 3.000 menjadi 320.000 pengajuan. Sementara klaim tunjangan pengangguran meningkat sebesar 97.000 menjadi 2,771 juta pengajuan hingga pekan 19 April. |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Aussie Petik Keuntungan Pasca Positifnya Data Ekonomi Tiongkok | Forex | |||
| [MasterForex] Data ekonomi dan Fundamental oleh MasterForex | Forex | |||
| [ForexStars] Data Ekonomi dan Fundamental | Forex | |||
| JUAL (update) Tiket Ekonomi Semarang Jakarta tanggal 26 Agustus 2012 | Tour & Travel | |||
| JUAL WTB Fundamental of Thermodynamic, Fundamental of Heat and Mass Transfer Text Book | Buku Pelajaran | |||