Ceriwis  

Go Back   Ceriwis > DISKUSI > Religion > Katolik

Closed Thread
 
Thread Tools
  #121  
Old 3rd March 2012
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 51
vals has disabled reputation
Default

Jumat, 02 Maret 2012
Hari Biasa Pekan I Prapaskah
-- Hari Pantang

“Puasa tidak hanya berarti mengurangi makan, melainkan memberantas semua kebiasaan jahat kita” (Paus Leo Agung)


Antifon Pembuka (Mzm 25:17-18)

Tuhan, lepaskanlah aku dari deritaku. Indahkanlah kehinaan dan kesusahanku dan hapuskanlah segala dosaku.

Doa Pagi


Allah Bapa yang mahapenyayang, Engkau tidak tampak namun Engkau dekat sekali dengan kami dalam diri Yesus, Putra Manusia. Berilah kami kepercayaan mantap pada suara panggilan-Mu, agar kami dapat hidup rukun dan damai dengan sesama kami, putra dan putri-Mu se Bapa. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Amin.

Tuhan Allah itu Maharahim. Dia siap sedia untuk mengampuni siapa pun yang bertobat. Tangan kasih-Nya selalu terbuka lebar untuk menerima semua orang yang mau kembali ke pangkuan-Nya. Orang fasik dan berdosa yang bertobat pasti akan menerima pengampunan. Tuhan menganugerahkan hidup baru kepada mereka. Mereka akan hidup bahagia dalam lindungan Tuhan.

Bacaan dari Nubuat Yehezkiel (18:21-28)


"Adakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? Bukankah kepada pertobatannya Aku berkenan supaya ia hidup?"

Beginilah Tuhan Allah berfirman, "Jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya, dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati. Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi, ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya. Adakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? firman Tuhan Allah. Bukankah kepada pertobatannya Aku berkenan, supaya ia hidup? Jikalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan orang fasik, apa ia akan hidup? Segala kebenaran yang dilakukan tidak akan diingat-ingat lagi. Ia harus mati karena ia berubah setia, dan karena dosa yang dilakukannya. Tetapi kamu berkata: Tindakan Tuhan tidak tepat! Dengarlah dulu, hai kaum Israel! Apakah tindakan-Ku yang itdak tepat, ataukah tindakanmu yang itdak tepat. Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati, ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya. Sebaliknya, kalau orang fasik bertobat dari kefasikan yang dilakukannya, dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, ia akan menyelamatkan nyawanya. Ia insyaf dan bertobat dari segala durhaka yang dibuatnya, maka ia pasti hidup, ia tidak akan mati.
Demikianlah sabda Tuhan

U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = f, 2/4, PS 814
Ref. Pada Tuhan ada kasih setia dan penebusan berlimpah
Ayat. (Mzm 130:1-2.3-4ab.4c-6.7-8; R:lh.7)
1. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan! Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian, kepada suara permohonanku.
2. Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, maka orang-orang bertakwa kepada-Mu.
3. Aku menanti-nantikan Tuhan, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya. Jiwaku mengharapkan Tuhan, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.
4. Sebab pada Tuhan ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan. Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya.


Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Ayat. (Yeh 18:31)
Buanglah daripada-Mu segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku, sabda Tuhan, dan perbaharuilah hati serta rohmu.

Manusia itu adalah makhluk sosial. Ia diciptakan Allah untuk hidup bersama orang lain. Ia tidak bisa hidup dan berkembang tanpa kehadiran orang lain. Sesama manusia hendaknya saling memahami, menghargai dan mencintai satu sama lain. Keselamatan menjadi cita-cita bersama. Tidak heran, Tuhan lebih menghargai perdamaian daripada ibadah kepada-Nya.


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (5:20-26)


"Pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu."

Dalam khotbah di bukit berkatalah Yesus kepada murid-murid-Nya, "Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

Renungan

Hari ini Yesus mengajak kita untuk menghayati hidup keagamaan kita lebih dari yang dihayati oleh ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Kedua kelompok ini menghayati agama sebagai hukum dan aturan. Bahkan cenderung jatuh ke sikap legalisme, yakni segala sesuatu hanya diukur berdasarkan aturan atau hukum. Padahal misteri manusia melebihi semua itu. Mari kita menanggapi ajakan Yesus itu!


Doa Malam


Ya Tuhan, jagalah pintu bibir kami agar apa yang hendak kami katakan tidak membuat sakit hati sesama. Sendengkanlah telinga hati kami, agar mau berdamai tatkala berselisih dengan sesama. Lindungilah dan berkatilah istirahat kami malam ini dengan damai-Mu, ya Tuhan. Amin.



RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

  #122  
Old 3rd March 2012
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 51
vals has disabled reputation
Default

Sabtu, 03 Maret 2012
Hari Biasa Pekan I Prapaskah

"Haruslah kamu sempurna, sebagaimana Bapamu di surga sempurna adanya." (Mat 5:48)


Antifon Pembuka

Sempurnalah hukum Tuhan dan menyegarkan jiwa. Benarlah kesaksian Tuhan, hikmat bagi orang sederhana.

Doa Renungan


Allah Bapa kami yang maha pengasih, kami Kauperkenankan menyapa Engkau bapa. Tiada orang dapat membanggakan diri terhadap-Mu dalam kesalehan dan jasa. Semuanya kami terima daripada-Mu, berkat kemurahan hati-Mu. Maka dengarkanah kami senantiasa, sebab kami hanya dapat bertahan, bila Kaubimbing dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Amin.

Bacaan
dari Kitab Ulangan (26:16-19)

"Engkau akan menjadi umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu."

Di padang gurun seberang Sungai Yordan Musa berbicara kepada bangsanya. "Pada hari ini Tuhan, Allahmu, memerintahkan engkau melakukan ketetapan dan peraturan ini; lakukanlah semuanya itu dengan setia, dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu. Pada hari ini Engkau telah menerima janji dari Tuhan; Ia akan menjadi Allahmu, dan engkaupun akan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada ketetapan, perintah serta peraturan-Nya, dan mendengarkan suara-Nya. Dan pada hari ini pula Tuhan telah menerima janji dari padamu bahwa engkau akan menjadi umat kesayangan-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu, dan bahwa engkau akan berpegang pada segala perintah-Nya, Ia pun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Berbahagialah orang yang hidup menurut Taurat Tuhan.
Ayat. (Mzm 119:1-2.4-5.7-8)
1. Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat Tuhan. Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati.

2. Engkau sendiri telah menyampaikan titah-titah-Mu supaya dipegang dengan sungguh-sungguh. Kiranya hidupku mantap untuk berpegang pada ketetapan-Mu.
3. Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur, apabila aku belajar hukum-hukum-Mu yang adil. Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu. Janganlah tinggalkan aku sama sekali.

Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal

Ayat. Waktu ini adalah waktu perkenanan. Hari ini adalah hari penyelamatan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (5:43-48)

"Haruslah kamu sempurna, sebagaimana Bapamu di surga sempurna adanya."

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata, “Kalian telah mendengar bahwa disabdakan, ‘Kasihilah sesamamu manusia, dan bencilah musuhmu’. Tetapi Aku berkata kepadamu, ‘Kasihilah musuh-musuhmu, dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kalian.’ Karena dengan demikian kalian menjadi anak-anak Bapamu di surga. Sebab Ia membuat matahari-Nya terbit bagi orang yang jahat, dan juga bagi orang yang baik. Hujan pun diturunkan-Nya bagi orang yang benar dan juga bagi orang yang tidak benar. Apabila kalian mengasihi orang yang mengasihi kalian, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kalian hanya memberi salam kepada saudaramu saja, apakah lebihnya dari perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tak mengenal Allah pun berbuat demikian? Karena itu kalian harus sempurna sebagaimana Bapamu di surga sempurna adanya.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.



Renungan

Memaafkan orang yang telah melukai hati kita tidak mudah. Kita sering mendengar ungkapan jujur tentang kesulitan itu. Mereka yang mengalami pergulatan demikian sangat dianjurkan untuk mendoakan orang yang telah melukai hatinya. Memang, seseorang rasanya tidak mungkin bisa mendoakan orang lain dan serentak membencinya. Namun, kalau dia sudah sanggub mendoakan orang tersebut, dia akan mampu memaafkannya.

Dalam Injil hari ini, Yesus berbicara tentang mengasihi musuh: ”Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu”. Sabda Yesus ini aneh dalam pandangan manusia. Yang logis dan wajar adalah kasihilah temanmu dan bencilah musuhmu. Ini adalah logika manusia. Tidak demikian dengan logika Tuhan. Tuhan ingin kita mencintai semua orang, juga orang yang membenci kita. Yesus mau mengajarkan bahwa kebencian jangan dibalas dengan kebencian, tetapi dengan kasih. Kalau kebencian dibalas kebencian, dendam dibalas dendam, maka lingkaran kejahatan tidak akan pernah putus. Hanya kasih yang mampu memutuskannya. Sabda Yesus itu bukan isapan jempol. Yesus sendiri terlebih dahulu menghidupinya dan memberikan teladan kepada kita manakala Dia mengampuni dan mendoakan mereka yang menyalibkan-Nya.

Yesus menantang kita untuk menghadirkan kasih yang mengatasi logika manusia. Kalau kita mampu mengasihi dengan sepenuh hati dan tanpa batas maka kita pantas menjadi anak-anak Bapa, sahabat-sahabat Yesus. Bersediakah kita?

Ya Tuhan yang mahapengasih, syukur dan terima kasih atas cinta kasih-Mu yang tulus dan tiada taranya kepadaku. Semoga aku mampu mengasihi siapa pun dengan tulus. Amin.

Ziarah Batin 2012, Renungan dan Catatan Harian
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

  #123  
Old 4th March 2012
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 51
vals has disabled reputation
Default

Minggu, 04 Maret 2012
Hari Minggu Prapaskah II

Doa adalah keterbukaan murni terhadap rahmat Allah -- Paus Benediktus.


Antifon Pembuka (Mzm 28:8-9)


Seturut sabda-Mu kucari wajah-Mu, wajah-Mu kucari, ya Tuhan. Janganlah wajah-Mu Kausembunyikan dari padaku.


Doa Renungan


Allah Bapa yang kekal dan kuasa, bukalah kiranya mata kami, agar dapat melihat apa sekiranya yang mendamaikan bumi, bukalah kiranya hati kami, agar dapat menangkap sabda Putra-Mu, di mana hukum Taurat dan para nabi terlaksana bagi kami dan semua orang di dunia. Dengan pengantaraan Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau, dalam persatuan Roh Kudus, kini dan sepanjang segala masa.
Amin.

Bacaan dari Kitab Kejadian (Kej 22:1-2.9a.10-13.15-18)


Setelah Abraham mendapat anak, Ishak, maka Allah mencobai Abraham. Allah berfirman kepada Abraham, "Abraham." Abraham menyahut, "Ya Tuhan." Sabda Tuhan, "Ambillah anak tunggal kesayanganmu, yaitu Ishak, pergilah ke tanah Moria, dan persembahkanlah dia di sana sebagai kurban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." Maka sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepada Abraham. Abraham lalu mengulurkan tangannya, dan mengambil pisau untuk menyembelih anaknya. Tetapi berserulah Malaikat Tuhan dari langit, "Abraham, Abraham!" Sahut Abraham, "Ya Tuhan." Lalu Tuhan bersabda, "Jangan bunuh anak itu, dan jangan kauapa-apakan dia. Kini Aku tahu bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku." Lalu Abraham menoleh, dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Diambilnya domba itu, dan dipersembahkannya sebagai kurban bakaran pengganti anaknya. Untuk kedua kali berserulah Malaikat Tuhan dari langit kepada Abraham, kata-Nya, "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri ---- demikianlah firman Tuhan ---- Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku, maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya. Melalui keturunanmulah segala bangsa di bumi akan mendapat berkat, sebab engkau mentaati sabda-Ku.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = d, 3/4, PS 855

Ref. Bawalah kurbanmu bagi Tuhan sembahlah Dia dalam istana yang kudus.
Ayat. (Mzm 1165-6.)10.(12-14)15.16-17.18-19; Ul:9)

1. Berbelas kasihlah Tuhan dan adil Allah kami adalah rahim. Orang bersahaja dijaga-Nya, dan yang hina-dina diselamatkan-Nya.
2. Apa balas budiku kepada Tuhan atas anugerah-Nya bagiku? Piala keselamatan akan kuangkat, dan nama Tuhan akan kuserukan.
3. Nadarku bagi Tuhan hendak kubayar di hadapan seluruh umat-Nya. Kukurbankan pada-Mu kurban pujian, dan nama-Mu akan kuserukan.
4. Nadarku bagi Tuhan hendak kubayar di hadapan seluruh umat-Nya. Di dalam pelataran rumah Tuhan, di tengah-tengahmu, ya Yerusalem.

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma (8:31b-34)


Saudara-saudara, jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Allah bahkan tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi menyerahkan-Nya demi kita semua. Bagaimana mungkin Ia tidak menganugerahkan segalanya bersama Anak-Nya itu kepada kita? Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus yang telah wafat? Bahkan lebih lagi; yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

Bait Pengantar Injil, do = a, 4/4, PS 965

Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Ayat. (Markus 9:6)
Dari dalam awan terdengarlah suara Bapa, "Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia"


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus (9:2-10)


Pada suatu hari Yesus berbicara tentang bagaimana Ia akan menderita sengsara. Sesudah itu Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama mereka naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situlah mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka, dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang sanggup mengelantang pakaian seperti itu. Maka nampaklah kepada mereka Elia dan Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus. Lalu Petrus berkata kepada Yesus, "Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini! Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Petrus berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dilakukannya, karena mereka sangat ketakutan. Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara, "Inilah Anak-Ku terkasih, dengarkanlah Dia!" Dan sekonyong-konyong, waktu memandang sekeliling, mereka tidak lagi melihat seorang pun bersama mereka, kecuali Yesus seorang diri. Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan supaya mereka jangan menceritakan kepada siapa pun apa yang telah mereka lihat itu, sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati. Mereka memegang pesan tadi sambil mempersoalkan di antara mereka apa yang dimaksud dengan "bangkit dari antara orang mati."

Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan


Saudara-saudari yang terkasih,

Hari ini kita merayakan Hari Minggu Prapaskah II. Masa Prapaskah merupakan masa yang penuh rahmat. Kita diajak untuk menyadari dan mensyukuri kasih setia Tuhan yang selalu mengampuni dosa-dosa kita dan membimbing kita untuk memperbaiki diri. Bimbingan Tuhan kepada kita menjadi semakin nyata dalam Sabda-Nya yang menjelma menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus. Oleh karena itu, selama masa Prapaskah ini, baiklah kita memberi perhatian yang lebih pada sabda Tuhan, sebagaimana dikehendaki oleh Allah Bapa sendiri, “Inilah Anak-ku Terkasih, Dengarkanlah Dia!”

Sabda Tuhan yang harus kita dengarkan itu, sekarang tertulis dalam Kitab suci. Oleh karena itu, perintah untuk “mendengarkan Dia” merupakan suatu ajakan kepada kita untuk semakin mencintai Kitab Suci dengan membaca, merenungkan dan melaksanakannya. Gereja menghendaki agar khazanah Kitab Suci dibuka lebih lebar kepada umat (lih. Konstitusi Liturgi 51), sebab di dalam Kitab Suci, Allah sendiri bersabda kepada umat-Nya, dan Kristus mewartakan kabar gembira Injil. Kitab Suci adalah sumber dan dasar iman kita. Dengan membaca Kitab Suci kita mengenal Kristus. Tidak mengenal Kitab Suci berarti tidak mengenal Kristus, dan pengenalan akan Kristus ini lebih mulia dari segala sesuatu (Dei Verbum 25). Dengan rajin membaca Kitab Suci, banyak orang telah memperoleh pengalaman serta kekuatan iman yang mengagumkan, terutama mereka yang tidak hanya membaca, tetapi juga mengamalkannya (lih Yak 1: 22).

Secara garis besar, Kitab Suci kita dibagi dalam 2 bagian, yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Kitab-kitab Perjanjian Lama, sesuai dengan keadaan umat manusia sebelum Kristus, mengungkapkan pengertian tentang Allah dan manusia serta cara-cara Allah mengasihi dan berkomunikasi dengan manusia. Meskipun mencantumkan juga hal-hal yang tidak sempurna, kitab-kitab itu memaparkan cara pendidikan ilahi yang sejati. Kitab-kitab itu mengungkapkan kesadaran hidup akan Allah, memberikan ajaran-ajaran yang luhur tentang Allah, memaparkan kebijaksanaan yang menyelamatkan tentang perihidup manusia, juga menyuguhkan perbendaharaan doa-doa yang menakjubkan dan akhirnya secara terselubung mewahyukan keselamatan kita. (bdk. Dei Verbum 15).

Dalam Kitab-kitab Perjanjian Baru, Sabda Allah itu disajikan secara istimewa dan memperlihatkan daya kekuatannya. Sebab, setelah genap waktunya (lih. Gal4:4), Sabda Allah itu menjadi manusia dan tinggal di antara kita dalam diri Yesus Kristus. Dengan karya dan sabda-Nya, Kristus menghadirkan Kerajaan Allah (=Allah yang meraja, membimbing, melindungi dan menyelamatkan umat-Nya) di dunia. Dengan wafat, kebangkitan, dan kenaikan-Nya ke surga, pun dengan mengutus Roh Kudus, Ia menyelesaikan karya-Nya. Setelah ditinggikan dari bumi Ia menarik semua orang kepada diri-Nya (lih. Yoh12:32) sehingga terhimpunlah persekutuan umat Allah yang beriman kepada Kristus, yaitu Gereja. (Dei Verbum 17).

Mengingat betapa luhurnya Kitab Suci karena berisi Sabda Allah, St. Paulus mengingatkan kita semua: “Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.” (2Tim 3:15-17).

Marilah, salah satu laku tobat dan olah kesalehan pada masa Prapaskah ini, kita wujudkan dengan semakin mencintai Sabda Tuhan yang tertulis dalam Kitab Suci. Dengan demikian, kita melaksanakan kehendak Tuhan, “Inilah Anak-ku Terkasih, Dengarkanlah Dia!”. Sebab, dalam Kitab Suci itulah, Yesus, Sang Anak Allah yang terkasih bersabda, dan dengan membaca serta merenungkannya, berarti kita mendengarkan Dia.


(Rm. Agus Widodo, Pr).
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

  #124  
Old 4th March 2012
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 51
vals has disabled reputation
Default

Minggu, 04 Maret 2012
Hari Minggu Prapaskah II

Doa adalah keterbukaan murni terhadap rahmat Allah -- Paus Benediktus.


Antifon Pembuka (Mzm 28:8-9)


Seturut sabda-Mu kucari wajah-Mu, wajah-Mu kucari, ya Tuhan. Janganlah wajah-Mu Kausembunyikan dari padaku.


Doa Renungan


Allah Bapa yang kekal dan kuasa, bukalah kiranya mata kami, agar dapat melihat apa sekiranya yang mendamaikan bumi, bukalah kiranya hati kami, agar dapat menangkap sabda Putra-Mu, di mana hukum Taurat dan para nabi terlaksana bagi kami dan semua orang di dunia. Dengan pengantaraan Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau, dalam persatuan Roh Kudus, kini dan sepanjang segala masa.
Amin.

Bacaan dari Kitab Kejadian (Kej 22:1-2.9a.10-13.15-18)


Setelah Abraham mendapat anak, Ishak, maka Allah mencobai Abraham. Allah berfirman kepada Abraham, "Abraham." Abraham menyahut, "Ya Tuhan." Sabda Tuhan, "Ambillah anak tunggal kesayanganmu, yaitu Ishak, pergilah ke tanah Moria, dan persembahkanlah dia di sana sebagai kurban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." Maka sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepada Abraham. Abraham lalu mengulurkan tangannya, dan mengambil pisau untuk menyembelih anaknya. Tetapi berserulah Malaikat Tuhan dari langit, "Abraham, Abraham!" Sahut Abraham, "Ya Tuhan." Lalu Tuhan bersabda, "Jangan bunuh anak itu, dan jangan kauapa-apakan dia. Kini Aku tahu bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku." Lalu Abraham menoleh, dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Diambilnya domba itu, dan dipersembahkannya sebagai kurban bakaran pengganti anaknya. Untuk kedua kali berserulah Malaikat Tuhan dari langit kepada Abraham, kata-Nya, "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri ---- demikianlah firman Tuhan ---- Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku, maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya. Melalui keturunanmulah segala bangsa di bumi akan mendapat berkat, sebab engkau mentaati sabda-Ku.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = d, 3/4, PS 855

Ref. Bawalah kurbanmu bagi Tuhan sembahlah Dia dalam istana yang kudus.
Ayat. (Mzm 1165-6.)10.(12-14)15.16-17.18-19; Ul:9)

1. Berbelas kasihlah Tuhan dan adil Allah kami adalah rahim. Orang bersahaja dijaga-Nya, dan yang hina-dina diselamatkan-Nya.
2. Apa balas budiku kepada Tuhan atas anugerah-Nya bagiku? Piala keselamatan akan kuangkat, dan nama Tuhan akan kuserukan.
3. Nadarku bagi Tuhan hendak kubayar di hadapan seluruh umat-Nya. Kukurbankan pada-Mu kurban pujian, dan nama-Mu akan kuserukan.
4. Nadarku bagi Tuhan hendak kubayar di hadapan seluruh umat-Nya. Di dalam pelataran rumah Tuhan, di tengah-tengahmu, ya Yerusalem.

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma (8:31b-34)


Saudara-saudara, jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Allah bahkan tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi menyerahkan-Nya demi kita semua. Bagaimana mungkin Ia tidak menganugerahkan segalanya bersama Anak-Nya itu kepada kita? Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus yang telah wafat? Bahkan lebih lagi; yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

Bait Pengantar Injil, do = a, 4/4, PS 965

Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Ayat. (Markus 9:6)
Dari dalam awan terdengarlah suara Bapa, "Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia"


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus (9:2-10)


Pada suatu hari Yesus berbicara tentang bagaimana Ia akan menderita sengsara. Sesudah itu Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama mereka naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situlah mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka, dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang sanggup mengelantang pakaian seperti itu. Maka nampaklah kepada mereka Elia dan Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus. Lalu Petrus berkata kepada Yesus, "Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini! Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Petrus berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dilakukannya, karena mereka sangat ketakutan. Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara, "Inilah Anak-Ku terkasih, dengarkanlah Dia!" Dan sekonyong-konyong, waktu memandang sekeliling, mereka tidak lagi melihat seorang pun bersama mereka, kecuali Yesus seorang diri. Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan supaya mereka jangan menceritakan kepada siapa pun apa yang telah mereka lihat itu, sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati. Mereka memegang pesan tadi sambil mempersoalkan di antara mereka apa yang dimaksud dengan "bangkit dari antara orang mati."

Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan


Saudara-saudari yang terkasih,

Hari ini kita merayakan Hari Minggu Prapaskah II. Masa Prapaskah merupakan masa yang penuh rahmat. Kita diajak untuk menyadari dan mensyukuri kasih setia Tuhan yang selalu mengampuni dosa-dosa kita dan membimbing kita untuk memperbaiki diri. Bimbingan Tuhan kepada kita menjadi semakin nyata dalam Sabda-Nya yang menjelma menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus. Oleh karena itu, selama masa Prapaskah ini, baiklah kita memberi perhatian yang lebih pada sabda Tuhan, sebagaimana dikehendaki oleh Allah Bapa sendiri, �Inilah Anak-ku Terkasih, Dengarkanlah Dia!�

Sabda Tuhan yang harus kita dengarkan itu, sekarang tertulis dalam Kitab suci. Oleh karena itu, perintah untuk �mendengarkan Dia� merupakan suatu ajakan kepada kita untuk semakin mencintai Kitab Suci dengan membaca, merenungkan dan melaksanakannya. Gereja menghendaki agar khazanah Kitab Suci dibuka lebih lebar kepada umat (lih. Konstitusi Liturgi 51), sebab di dalam Kitab Suci, Allah sendiri bersabda kepada umat-Nya, dan Kristus mewartakan kabar gembira Injil. Kitab Suci adalah sumber dan dasar iman kita. Dengan membaca Kitab Suci kita mengenal Kristus. Tidak mengenal Kitab Suci berarti tidak mengenal Kristus, dan pengenalan akan Kristus ini lebih mulia dari segala sesuatu (Dei Verbum 25). Dengan rajin membaca Kitab Suci, banyak orang telah memperoleh pengalaman serta kekuatan iman yang mengagumkan, terutama mereka yang tidak hanya membaca, tetapi juga mengamalkannya (lih Yak 1: 22).

Secara garis besar, Kitab Suci kita dibagi dalam 2 bagian, yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Kitab-kitab Perjanjian Lama, sesuai dengan keadaan umat manusia sebelum Kristus, mengungkapkan pengertian tentang Allah dan manusia serta cara-cara Allah mengasihi dan berkomunikasi dengan manusia. Meskipun mencantumkan juga hal-hal yang tidak sempurna, kitab-kitab itu memaparkan cara pendidikan ilahi yang sejati. Kitab-kitab itu mengungkapkan kesadaran hidup akan Allah, memberikan ajaran-ajaran yang luhur tentang Allah, memaparkan kebijaksanaan yang menyelamatkan tentang perihidup manusia, juga menyuguhkan perbendaharaan doa-doa yang menakjubkan dan akhirnya secara terselubung mewahyukan keselamatan kita. (bdk. Dei Verbum 15).

Dalam Kitab-kitab Perjanjian Baru, Sabda Allah itu disajikan secara istimewa dan memperlihatkan daya kekuatannya. Sebab, setelah genap waktunya (lih. Gal4:4), Sabda Allah itu menjadi manusia dan tinggal di antara kita dalam diri Yesus Kristus. Dengan karya dan sabda-Nya, Kristus menghadirkan Kerajaan Allah (=Allah yang meraja, membimbing, melindungi dan menyelamatkan umat-Nya) di dunia. Dengan wafat, kebangkitan, dan kenaikan-Nya ke surga, pun dengan mengutus Roh Kudus, Ia menyelesaikan karya-Nya. Setelah ditinggikan dari bumi Ia menarik semua orang kepada diri-Nya (lih. Yoh12:32) sehingga terhimpunlah persekutuan umat Allah yang beriman kepada Kristus, yaitu Gereja. (Dei Verbum 17).

Mengingat betapa luhurnya Kitab Suci karena berisi Sabda Allah, St. Paulus mengingatkan kita semua: �Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.� (2Tim 3:15-17).

Marilah, salah satu laku tobat dan olah kesalehan pada masa Prapaskah ini, kita wujudkan dengan semakin mencintai Sabda Tuhan yang tertulis dalam Kitab Suci. Dengan demikian, kita melaksanakan kehendak Tuhan, �Inilah Anak-ku Terkasih, Dengarkanlah Dia!�. Sebab, dalam Kitab Suci itulah, Yesus, Sang Anak Allah yang terkasih bersabda, dan dengan membaca serta merenungkannya, berarti kita mendengarkan Dia.


(Rm. Agus Widodo, Pr).
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

  #125  
Old 5th March 2012
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 51
vals has disabled reputation
Default

Senin, 05 Maret 2012
Hari Biasa Pekan II Prapaskah


“Pandanglah setiap pencobaan sebagai suatu undangan untuk bertumbuh dalam suatu keutamaan khusus” (St. Filipus Neri)

Antifon Pembuka

Selamatkanlah aku, ya Tuhan, dan kasihanilah aku. Aku menempuh jalan yang lurus dan memuji Tuhan dalam himpunan umat (Mzm 26:11-12)


Doa Pagi


Bapa yang murah hati, Yesus Putera-Mu mengajarkan agar kami bermurah hati seperti Engkau sendiri. Utuslah Roh Kudus-Mu untuk menyertai kami dalam hidup sehari-hari sehingga kami mampu bersikap murah hati terhadap sesama, tidak main hakim dan hukum, rela mengampuni dan bersedia memberi seperti Engkau. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.


Salah satu wujud sikap dewasa adalah mengenal diri apa adanya. Dia mau mengakui sebagai pribadi yang lemah, kecil, sering berbuat salah dan dosa. Bahkan ia pantas mendapat hukuman Allah yang Mahabesar dan dahsyat. Namun ia juga sadar bahwa Allah itu Maharahim. Dia berbelas kasih dan siap mengampuni orang yang rendah hati mengakui kesalahan dan bertobat.


Bacaan dari Nubuat Daniel (9:4b-10)

"Kami telah berbuat dosa dan salah."

Ah, Tuhan, Allah yang Mahabesar dan dahsyat, yang memegang perjanjian dan kasih setia terhadap mereka yang mengasihi Engkau serta berpegang pada perintah-Mu, kami telah berbuat dosa dan salah; kami telah berlaku fasik dan telah memberontak; kami telah menyimpang dari perintah dan peraturan-Mu. Kami pun tidak taat kepada hamba-hamba-Mu, para nabi, yang telah berbicara atas nama-Mu kepada raja-raja kami, kepada pemimpin-pemimpin kami, kepada bapa-bapa kami dan kepada segenap rakyat negeri. Ya Tuhan, Engkaulah yang benar! Patutlah kami malu seperti pada hari ini, kami orang-orang Yehuda, penduduk kota Yerusalem, dan segenap orang Israel, mereka yang dekat dan mereka yang jauh, di segala negeri ke mana Engkau telah membuang mereka oleh karena mereka berlaku murtad kepada Engkau. Ya Tuhan, kami, raja-raja kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bapa-bapa kami patutlah malu, sebab kami telah berbuat dosa terhadap Engkau. Pada Tuhan, Allah kami, ada belas kasih dan pengampunan, walaupun telah memberontak terhadap Dia, dan tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami, yang menyuruh kami hidup menurut hukum yang telah diberikan-Nya kepada kami dengan perantaraan para nabi, hamba-hamba-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.


Mazmur Tanggapan
Ref. Tuhan tidak memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita.
Ayat. (Mzm 79:8.9.11.13; Ul: 103:10a)
1. Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang! Kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemahlah kami.
2. Demi kemuliaan-Mu, tolonglah kami, ya Tuhan penyelamat! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami, oleh karena nama-Mu!
3. Biarlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan; sesuai dengan kebesaran lengan-Mu, biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh.
4. Maka kami, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian bagi-Mu turun temurun.

Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS. 965
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Ayat. Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah roh dan kehidupan. Engkau mempunyai sabda kehidupan kekal.

Adil merupakan sikap yang memberikan ‘sesuai’ dengan hak seseorang. Sedangkan pemberian yang ‘berlebih’ merupakan ungkapan sikap murah hati. Allah Bapa sangat berbelas kasih dan murah hati kepada semua orang. Orang beriman hendaknya mempunyai sikap yang sama. Ketika memberi dengan lebih, Allah akan menggantinya berlipat ganda di dalam Kerajaan Surga

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (6:36-38)

"Ampunilah, dan kamu akan diampuni."

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Hendaknya kamu murah hati, sebagaimana Bapa-Mu adalah murah hati. Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah, dan kamu akan diampuni. Berilah, dan kamu akan diberi; suatu takaran yang baik dan dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

Renungan


Sikap murah hati adalah sikap ilahi. Kemurahan yang kita bagikan kepada sesama mengandung dimensi ilahi justru karena meneladan sikap Bapa. Maka orang yang pelit, tak ada ahrapan untuk mendapat kemurahan dari tangan Allah. Pesan Injil hari ini: Janganlah pelit, juga dalam hal memberikan maaf kepada sesama yang bersalah kepada kita.

Doa Malam

Ya Bapa yang penuh belas kasih, kami sadar akan kedosaan kami yang tidak jauh berbeda dengan nenek moyang kami, selalu ingkar dan memberontak terhadap hukum dan suara-Mu. Ampunilah dan kasihanilah kami; jangan biarkan kami terbenam dalam kedosaan. Semoga besok kami dapat memperbaiki diri. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.


RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

  #126  
Old 6th March 2012
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 51
vals has disabled reputation
Default

Selasa, 06 Maret 2012
Hari Biasa Pekan II Prapaskah

Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan (Mat 23:12)

Antifon Pembuka

Terangilah mataku, agar aku jangan tertidur dalam maut; jangan sampai musuhku berkata: Dia telah kukalahkan!

Doa Renungan


Allah Bapa yang mahakudus, kami memuji dan memuliakan nama-Mu, karena kasih karunia yang kami peroleh dari-Mu. Hari ini Engkau menghendaki kami saling melayani dan merendahkan diri. Nyatakanlah sabda-Mu ini dalam perbuatan kami ya Bapa, agar orang yang memandangnya memuliakan nama-Mu dan merasakan kehadiran-Mu. Buatlah kami agar tidak membanggakan diri, sebab hanya Engkaulah yang patut kami banggakan, kini dan selama-lamanya. Amin.


Bacaan dari Kitab Yesaya (1:10.16-20)

"Belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan."

Dengarlah firman Tuhan, hai pemimpin-pemimpin, manusia Sodom! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora! Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat,belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda! Marilah, baiklah kita berperkara! --firman Tuhan--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang." Sungguh, Tuhan yang mengucapkannya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Siapa yang jujur jalannya, akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.
Ayat. (Mzm 50:8-9.16bc-17.21.23)
1. Bukan karena kurban sembelihan engkau Kuhukum, sebab kurban bakaranmu senantiasa ada di hadapan-Ku! Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu.
2. Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu, padahal engkau membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?
3. Itulah yang engkau lakukan, apakah Aku akan diam saja? Apakah kaukira Aku ini sederajat dengan engkau? Aku menggugat engkau dan ingin berperkara denganmu.
4. Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai kurban, ia memuliakan Daku; dan siapa yang jujur jalannya, akan menyaksikan keselamatan dari Allah

Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS. 965
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Ayat. Buanglah daripadamu segala durhaka yang kamu buat terhadap-Ku, dan perbaharuilah hati serta rohmu.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (23:1-12)


"Mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukan."

Sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya. Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang; mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat; mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi. Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara. Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di surga. Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias. Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

Renungan

Ada pepatah kuno mengatakan, ”Emas tetaplah emas sekalipun keluar dari mulut anjing”. Pepatah itu menandaskan bahwa perkataan, nasihat, dan ajaran yang baik dan bermutu tetap sesuatu yang baik dan bermutu walaupun datang dari orang yang tidak baik. Kita tetap diharapkan memberi perhatian akan hal itu. Hanya kerap muncul penolakan dari diri kita, ”Ah…, dia sendiri tidak melakukannya, buat apa kita melaksanakannya?”

Injil hari ini memuat peringatan Yesus kepada para pengikut-Nya supaya mereka kritis terhadap Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Ajaran mereka yang baik dan benar mesti dilakukan. Lagi pula mereka memiliki otoritas untuk mengajar. Akan tetapi, Yesus mengingatkan para pengikut-Nya untuk tidak mencontoh perbuatan Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi karena mereka tidak melakukan apa yang mereka ajarkan. Dengan itu, Yesus mau menandaskan betapa pentingnya keselarasan perbuatan dan perkataan agar para pengikut-Nya tidak jatuh dalam sikap munafik.

Sabda Yesus merupakan sebuah tantangan bagi kita agar kita selalu menyelaraskan perbuatan dan perkataan kita. Kalau kita bisa menyelaraskan keduanya, kita senantiasa diharapkan mampu menghasilkan pertobatan sejati yang berbuah lewat sikap rendah hati, melayani, adil dan berbelas kasih. Maukah kita?

Ya Tuhan, syukur atas sabda-Mu hari ini. Semoga aku senantiasa mampu menyelaraskan perbuatan dan perkataanku, serta menghasilkan buah-buah pertobatan. Amin.

Ziarah Batin 2012, Renungan dan Catatan Harian
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

  #127  
Old 7th March 2012
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 51
vals has disabled reputation
Default

Rabu, 07 Maret 2012
Hari Biasa Pekan II Prapaskah

“Sekarang adalah giliranku untuk menderita. Tetapi akan tiba saatnya aku akan berbahagia” (St. Perpetua)

Antifon Pembuka (Mzm 38:22-23)

Jangan Kautinggalkan daku, ya Tuhan Allahku, jangan Kaujauhkan diri-Mu daripadaku. Bergegaslah menolong aku, ya Tuhan penyelamatku

Doa Pagi

Yesus Tuhan kami, kuasailah kami dengan kasih-Mu agar tidak menuntut orang lain sesuai dengan kehendak sendiri, terlebih untuk mencari kebesaran dan kehormatan diri, melainkan rela menjadi hamba, melayani dengan tulus dan baik. Sebab Engkaulah Putera Bapa, sumber kekuatan dan kasih kami untuk selama-lamanya. Amin.


Orang yang berkata dan bertindak benar pasti akan mendapatkan banyak tantangan. Banyak orang senang berkata dan bertindak yang tidak benar. Mereka merasa nyaman dengan keadaannya. Maka bila ada orang yang berbeda paham, hidup mereka merasa terancam. Mereka berusaha mencari cara untuk melawannya. Inilah tantangan para nabi, utusan Allah yang benar.

Bacaan dari Kitab Yeremia (18:18-20)


"Persekongkolan melawan Nabi Yeremia."

Para lawan Nabi Yeremia berkata, “Marilah kita mengadakan persepakatan terhadap Yeremia, sebab imam tidak akan kehabisan pengajaran, orang bijaksana tidak akan kehabisan nasihat dan nabi tidak akan kehabisan firman. Marilah kita memukul dia dengan bahasanya sendiri dan jangan memperhatikan setiap perkataannya!” “Perhatikanlah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah suara pengaduanku! Akan dibalaskah kebaikan dengan kejahatan? Mereka telah menggali lubang untuk aku! Ingatlah bahwa aku telah berdiri di hadapan-Mu, dan telah berbicara membela mereka, supaya amarah-Mu disurutkan dari mereka.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Selamatkanlah aku, ya Tuhan, oleh kasih setia-Mu!
Ayat. (Mzm 31:5-6.14.15-16; R:17b)
1. Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku. Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; sudilah membebaskan daku, ya Tuhan, Allah yang setia.
2. Sebab aku mendengar banyak orang berbisik-bisik, menghantuiku dari segala penjuru; mereka bermufakat mencelakakan aku, mereka bermaksud mencabut nyawaku.
3. Tetapi aku, kepada-Mu ya Tuhan, aku percaya, aku berkata, "Engkaulah Allahku!" Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan bebaskanlah dari orang-orang yang mengejarku!

Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal
Ayat. (Yoh 8:12b)
Akulah terang dunia, sabda Tuhan, barangsiapa mengikuti Aku ia akan mempunyai terang hidup.

Menjadi anggota Gereja Katolik berarti masuk ke dunia yang penuh dengan salib. Inilah konsekuensi yang harus dipenuhi orang beriman katolik. Kebahagiaan dan keselamatan mesti dicapai melalui salib penderitaan. Yesus sendiri telah melalui jalan salib untuk mencapai keselamatan Allah. Dia mengurbankan jiwa raga-Nya menjadi tebusan banyak orang.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (20:17-28)


"Yesus akan dijatuhi hukuman mati."

Pada waktu Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka, “Sekarang kita pergi ke Yerusalem, dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olok, disesah dan disalibkan, tetapi pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.” Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus beserta anak-anaknya kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya. Kata Yesus, “Apa yang kau kehendaki?” Jawab ibu itu, “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini kelak boleh duduk di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu, dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.” Tetapi Yesus menjawab, “Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?” Kata mereka kepada-Nya, “Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka, “Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.” Mendengar itu, marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata, “Kamu tahu, bahwa pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu! Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu. Sama seperti Anak Manusia: Ia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani, dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan

Inilah sisi yang terlupakan, saat seseorang menginginkan suatu jabatan publik, yaitu penderitaan. Dua bersaudara, Yakobus dan Yohanes, meminta jabatan. Mereka menggunakan pengaruh ibunya, yang sering melayani Yesus dengan kekayaannya. Namun Yesus tak tergoyahkan tentang isi dari jabatan, yakni pelayanan dan penderitaan. Kesadaran akan kedua hal tersebut menjadikan jabatan sungguh bermakna.


Doa Malam

Bapa yang Mahabaik, terima kasih karena kami boleh merasakan kelimpahan kasih Bapa sepanjang hari ini. Ampunilah kami bila kurang melayani sesama dengan penuh kasih. Dengan rendah hati kami mohon semoga Engkau berkenan menyempurnakan, sehingga hidup kami pantas menjadi persembahan dan pujian kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.




RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

  #128  
Old 7th March 2012
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 51
vals has disabled reputation
Default

Rabu, 07 Maret 2012
Hari Biasa Pekan II Prapaskah

�Sekarang adalah giliranku untuk menderita. Tetapi akan tiba saatnya aku akan berbahagia� (St. Perpetua)

Antifon Pembuka (Mzm 38:22-23)

Jangan Kautinggalkan daku, ya Tuhan Allahku, jangan Kaujauhkan diri-Mu daripadaku. Bergegaslah menolong aku, ya Tuhan penyelamatku

Doa Pagi

Yesus Tuhan kami, kuasailah kami dengan kasih-Mu agar tidak menuntut orang lain sesuai dengan kehendak sendiri, terlebih untuk mencari kebesaran dan kehormatan diri, melainkan rela menjadi hamba, melayani dengan tulus dan baik. Sebab Engkaulah Putera Bapa, sumber kekuatan dan kasih kami untuk selama-lamanya. Amin.


Orang yang berkata dan bertindak benar pasti akan mendapatkan banyak tantangan. Banyak orang senang berkata dan bertindak yang tidak benar. Mereka merasa nyaman dengan keadaannya. Maka bila ada orang yang berbeda paham, hidup mereka merasa terancam. Mereka berusaha mencari cara untuk melawannya. Inilah tantangan para nabi, utusan Allah yang benar.

Bacaan dari Kitab Yeremia (18:18-20)


"Persekongkolan melawan Nabi Yeremia."

Para lawan Nabi Yeremia berkata, �Marilah kita mengadakan persepakatan terhadap Yeremia, sebab imam tidak akan kehabisan pengajaran, orang bijaksana tidak akan kehabisan nasihat dan nabi tidak akan kehabisan firman. Marilah kita memukul dia dengan bahasanya sendiri dan jangan memperhatikan setiap perkataannya!� �Perhatikanlah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah suara pengaduanku! Akan dibalaskah kebaikan dengan kejahatan? Mereka telah menggali lubang untuk aku! Ingatlah bahwa aku telah berdiri di hadapan-Mu, dan telah berbicara membela mereka, supaya amarah-Mu disurutkan dari mereka.�
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Selamatkanlah aku, ya Tuhan, oleh kasih setia-Mu!
Ayat. (Mzm 31:5-6.14.15-16; R:17b)
1. Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku. Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; sudilah membebaskan daku, ya Tuhan, Allah yang setia.
2. Sebab aku mendengar banyak orang berbisik-bisik, menghantuiku dari segala penjuru; mereka bermufakat mencelakakan aku, mereka bermaksud mencabut nyawaku.
3. Tetapi aku, kepada-Mu ya Tuhan, aku percaya, aku berkata, "Engkaulah Allahku!" Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan bebaskanlah dari orang-orang yang mengejarku!

Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal
Ayat. (Yoh 8:12b)
Akulah terang dunia, sabda Tuhan, barangsiapa mengikuti Aku ia akan mempunyai terang hidup.

Menjadi anggota Gereja Katolik berarti masuk ke dunia yang penuh dengan salib. Inilah konsekuensi yang harus dipenuhi orang beriman katolik. Kebahagiaan dan keselamatan mesti dicapai melalui salib penderitaan. Yesus sendiri telah melalui jalan salib untuk mencapai keselamatan Allah. Dia mengurbankan jiwa raga-Nya menjadi tebusan banyak orang.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (20:17-28)


"Yesus akan dijatuhi hukuman mati."

Pada waktu Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka, �Sekarang kita pergi ke Yerusalem, dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olok, disesah dan disalibkan, tetapi pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.� Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus beserta anak-anaknya kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya. Kata Yesus, �Apa yang kau kehendaki?� Jawab ibu itu, �Berilah perintah, supaya kedua anakku ini kelak boleh duduk di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu, dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.� Tetapi Yesus menjawab, �Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?� Kata mereka kepada-Nya, �Kami dapat.� Yesus berkata kepada mereka, �Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.� Mendengar itu, marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata, �Kamu tahu, bahwa pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu! Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu. Sama seperti Anak Manusia: Ia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani, dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.�

Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan

Inilah sisi yang terlupakan, saat seseorang menginginkan suatu jabatan publik, yaitu penderitaan. Dua bersaudara, Yakobus dan Yohanes, meminta jabatan. Mereka menggunakan pengaruh ibunya, yang sering melayani Yesus dengan kekayaannya. Namun Yesus tak tergoyahkan tentang isi dari jabatan, yakni pelayanan dan penderitaan. Kesadaran akan kedua hal tersebut menjadikan jabatan sungguh bermakna.


Doa Malam

Bapa yang Mahabaik, terima kasih karena kami boleh merasakan kelimpahan kasih Bapa sepanjang hari ini. Ampunilah kami bila kurang melayani sesama dengan penuh kasih. Dengan rendah hati kami mohon semoga Engkau berkenan menyempurnakan, sehingga hidup kami pantas menjadi persembahan dan pujian kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.




RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

  #129  
Old 8th March 2012
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 51
vals has disabled reputation
Default

Kamis, 08 Maret 2012
Hari Biasa Pekan II Prapaskah
"Jangan takut akan Kristus. Dia memberikan segala sesuatu kepadamu." --- Paus Benediktus XVI


Antifon Pembuka (Mzm 139:23-24)

Ya Tuhan, ujilah dan selidiki jalanku. Periksalah batinku dan bimbinglah aku di jalan menuju hidup abadi.

Doa


Ya Tuhan, betapa kecil dan rapuh iman kami kepada-Mu. Kirimkanlah kepada kami orang-orang yang benar dan saleh sehingga kami dapat belajar dari mereka bagaimana berpasrah kepada-Mu. Karena Engkaulah Tuhan dan pengantara kami. Amin.

Bacaan dari Kitab Yeremia (17:5-10)


"Terkutuklah yang mengandalkan manusia. Diberkatilah yang mengandalkan Tuhan."

Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya? Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya."

Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = g, 2/4, PS 840
Ref. Bahagia kuterikat pada Yahwe. Harapanku pada Allah Tuhanku.
Ayat. (Mzm 1:1-2.3.4.6; R: Mzm 40:5a)
1. Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan kaum pencemooh; tetapi yang kesukaannya ialah hukum Tuhan, dan siang malam merenungkannya.
2. Ia seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah pada musimnya; daunnya tak pernah layu, dan apa saja yang diperbuatnya berhasil.
3. Bukan demikianlah orang-orang fasik; mereka seperti sekam yang ditiup angin. Sebab Tuhan mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.


Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Ayat. Berbahagialah orang, yang setelah mendengar firman Tuhan, menyimpannya dalam hati yang baik dan menghasilkan buah dalam ketekunan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (16:19-31)

"Engkau telah menerima segala yang baik, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita."

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini. Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita. Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang. Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini. Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu. Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat. Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

Renungan


Melalui warta Injil hari ini, kita disuguhi kisah orang kaya dan Lazarus si miskin. Di dunia, orang kaya ini hidup dalam kemewahan, sedangkan Lazarus menderita. Si kaya tidak peduli dengan keadaan Lazarus. Dia begitu mengandalkan kekuatan dan harta bendanya. Sedangkan Lazarus tidak punya andalan apa-apa selain Tuhan. Setelah keduanya mati, keadaan berputar 180 derajat. Orang kaya itu masuk ke dalam penderita kekal, sedangkan Lazarus mengalami kebahagiaan abadi. Apa yang salah dengan si kaya itu? Kesalahannya bukan terletak pada kekayaannya, tetapi pada sikapnya yang keliru terhadap harta benda. Dia begitu mengagungkan harta duniawi sehingga mengabaikan Tuhan dan sesama, terutama yang menderita.

Bacaan I dengan tegas pula menandaskan hal ini, ”Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia…. Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan”. Tanda bahwa kita mengandalkan Tuhan antara lain terwujud dalam sikap rela berbagi dengan sesama, peduli, dan berlaku adil.


Ya Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela berbagi denganku, bahkan rela menyerahkan nyawa-Mu untuk keselamatanku. Ajarilah aku untuk senantiasa bersandar pada-Mu dan rela berbagi dengan sesama. Amin.

Ziarah Batin 2012, Renungan dan Catatan Harian
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

  #130  
Old 8th March 2012
vals's Avatar
valsVIP vals is offline
Super Moderator
 
Join Date: Apr 2011
Posts: 3,914
Rep Power: 51
vals has disabled reputation
Default

Kamis, 08 Maret 2012
Hari Biasa Pekan II Prapaskah
"Jangan takut akan Kristus. Dia memberikan segala sesuatu kepadamu." --- Paus Benediktus XVI


Antifon Pembuka (Mzm 139:23-24)

Ya Tuhan, ujilah dan selidiki jalanku. Periksalah batinku dan bimbinglah aku di jalan menuju hidup abadi.

Doa


Ya Tuhan, betapa kecil dan rapuh iman kami kepada-Mu. Kirimkanlah kepada kami orang-orang yang benar dan saleh sehingga kami dapat belajar dari mereka bagaimana berpasrah kepada-Mu. Karena Engkaulah Tuhan dan pengantara kami. Amin.

Bacaan dari Kitab Yeremia (17:5-10)


"Terkutuklah yang mengandalkan manusia. Diberkatilah yang mengandalkan Tuhan."

Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya? Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya."

Demikianlah sabda Tuhan
Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = g, 2/4, PS 840
Ref. Bahagia kuterikat pada Yahwe. Harapanku pada Allah Tuhanku.
Ayat. (Mzm 1:1-2.3.4.6; R: Mzm 40:5a)
1. Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan kaum pencemooh; tetapi yang kesukaannya ialah hukum Tuhan, dan siang malam merenungkannya.
2. Ia seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah pada musimnya; daunnya tak pernah layu, dan apa saja yang diperbuatnya berhasil.
3. Bukan demikianlah orang-orang fasik; mereka seperti sekam yang ditiup angin. Sebab Tuhan mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.


Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Ayat. Berbahagialah orang, yang setelah mendengar firman Tuhan, menyimpannya dalam hati yang baik dan menghasilkan buah dalam ketekunan.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (16:19-31)

"Engkau telah menerima segala yang baik, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita."

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini. Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita. Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang. Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini. Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu. Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat. Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

Renungan


Melalui warta Injil hari ini, kita disuguhi kisah orang kaya dan Lazarus si miskin. Di dunia, orang kaya ini hidup dalam kemewahan, sedangkan Lazarus menderita. Si kaya tidak peduli dengan keadaan Lazarus. Dia begitu mengandalkan kekuatan dan harta bendanya. Sedangkan Lazarus tidak punya andalan apa-apa selain Tuhan. Setelah keduanya mati, keadaan berputar 180 derajat. Orang kaya itu masuk ke dalam penderita kekal, sedangkan Lazarus mengalami kebahagiaan abadi. Apa yang salah dengan si kaya itu? Kesalahannya bukan terletak pada kekayaannya, tetapi pada sikapnya yang keliru terhadap harta benda. Dia begitu mengagungkan harta duniawi sehingga mengabaikan Tuhan dan sesama, terutama yang menderita.

Bacaan I dengan tegas pula menandaskan hal ini, �Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia�. Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan�. Tanda bahwa kita mengandalkan Tuhan antara lain terwujud dalam sikap rela berbagi dengan sesama, peduli, dan berlaku adil.


Ya Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela berbagi denganku, bahkan rela menyerahkan nyawa-Mu untuk keselamatanku. Ajarilah aku untuk senantiasa bersandar pada-Mu dan rela berbagi dengan sesama. Amin.

Ziarah Batin 2012, Renungan dan Catatan Harian
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌

Closed Thread


Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off


Terkait
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Inspirasi Make-up untuk Hari Raya kikigrim Health 0 7th August 2013 10:13 AM
JUAL cari buku INSPIRASI GAYA PASHMINA--HARI INI! bukugaul Buku 0 18th July 2012 01:45 PM
JUAL cari buku INSPIRASI GAYA PASHMINA [HARI INI!] bukugaul Buku 0 18th July 2012 01:25 PM
Renungan Hari Ini Pendeta Kristen 5 12th May 2011 02:05 PM
Renungan Hari ini Pastur Katolik 0 18th November 2010 10:01 AM

 


All times are GMT +7. The time now is 07:42 AM.