| FAQ |
| Calendar |
|
#111
|
||||
|
||||
|
Selasa, 21 Februari 2012
Hari Biasa Pekan VII Tuhan menginginkan supaya kita mempersembahkan kurban dalam kesederhanaan dan ketulusan hati --- St Ireneus Antifon Pembuka (Mzm 55:23) Serahkanlah bebanmu kepada Tuhan, maka Ia akan menopang Engkau. Tidak untuk selamanya dibiarkan-Nya orang benar goyah. Doa Pagi Allah Pencipta alam semesta, kenikmatan duniawi demikian memikat dan menggoda. Dalam kehidupan sehari-hari, kami sering cenderung ingin memuaskan hawa nafsu kami. Ya Allah, ampunilah dan bimbinglah kami, orang yang lemah ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin. Tuhan menciptakan manusia untuk hidup bersama dengan harmonis. Suasana harmonis perlu diciptakan oleh masing-masing orang. Dengan demikian, tiap orang mesti rendah hati dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Sikap ini jelas akan menghindarkan diri dari pertengkaran dan perpecahan. Hidup bersama menjadi damai dan bahagia. Bacaan dari Surat Rasul Yakobus (4:1-10) Saudara-saudara terkasih, dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu? Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu. Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah. Janganlah kamu menyangka, bahwa Kitab Suci tanpa alasan berkata: "Roh yang ditempatkan Allah di dalam diri kita, diingini-Nya dengan cemburu!" Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita. Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan Ref. Serahkanlah bebanmu kepada Tuhan, maka Ia akan menopang Engkau. Ayat. (Mzm 55:7-11a.23) 1. Pikirku, "Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat tenang; aku akan lari jauh-jauh dan bermalam di padang gurun. 2. Aku akan segera mencari tempat perlindungan terhadap angin ribut dan badai." Bingungkanlah mereka, ya Tuhan, kacaukanlah perkataan mereka. 3. Sebab aku melihat kekerasan dan perbantahan di dalam kota! Siang malam mereka mengelilingi kota itu, berjalan di atas tembok-temboknya. 4. Serahkanlah bebanmu kepada Tuhan, maka Ia akan menopang engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang itu goyah. Bait Pengantar Injil Ref. Alleluya, alleluya, alleluya. Ayat. (bdk Gal. 6:14) Tiada yang kubanggakan, selain salib Tuhan. Karenanya dunia tersalib bagiku dan aku bagi dunia. Keselamatan Allah melalui jalan salib yang terjal. Jalan ini dilalui dengan rendah hati, taat setia dan mengandalkan kekuatan Allah. Tindakan ini menunjukkan sikap orang yang merasa 'kecil' di hadapan Allah. Anak kecil menjadi lambang penyerahan diri yang sejati. Semua orang tidak pantas untuk memegahkan diri. Ia mesti menjadi pelayan bagi sesamanya. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus (9:30-37) Pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya melintasi Galilea. Yesus tidak mau hal itu diketahui orang, sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka, "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia. Tetapi tiga hari setelah dibunuh, Ia akan bangkit." Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada Yesus. Kemudian Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Kapernaum. Ketika sudah berada di rumah Yesus bertanya kepada para murid itu, "Apa yang kalian perbincangkan tadi di jalan?" Tetapi mereka diam saja, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka. Lalu Yesus duduk dan memanggil keduabelas murid itu. Kata-Nya kepada mereka, "Jika seorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan menjadi pelayan semuanya." Yesus lalu memanggil seorang anak kecil ke tengah-tengah mereka. Kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka, "Barangsiapa menerima seorang anak seperti ini demi nama-Ku, dia menerima Aku. Dan barangsiapa menerima Aku, sebenarnya bukan Aku yang mereka terima, melainkan Dia yang mengutus Aku." Demikianlah Injil Tuhan U. Terpujilah Kristus. Renungan Jabatan sering membius banyak orang. Yang dilupakan adalah, bahwa jabatan itu suatu amanah, suatu tugas dari yang di Atas. Maka, pejabat itu sekaligus pelayan, bukan bos masyarakat. Satu lagi, amanah itu membawa penderitaan sekaligus kemuliaan. Apakah kita menyadari dua sisi yang menyertai jabatan, yaitu penderitaan dan kemuliaan? Atau dengan nakal, kita hanya mengambil satu sisinya? Doa Malam Yesus Tuhan kami, Engkau mengajarkan agar kami rendah hati dan mau bersikap seperti anak-anak, menerima dan melayani sesama dengan tulus dan jujur. Ampunilah, ya Yesus, bila sepanjang hari ini kami hanya mencari kebesaran dan kekuasaan diri sendiri. Sebab Engkaulah Tuhan, Pengantara kami, kini dan sepanjang segala masa. Amin. RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#112
|
||||
|
||||
|
Rabu, 22 Maret 2012
Hari Rabu Abu - Hari Pantang dan Puasa -- Pesta Takhta St Petrus, Rasul “Dengan kehendak-Nya yang Mahakuasa, Tuhan menyatakan keinginan-Nya agar pertobatan terbuka bagi setiap orang yang dicintai-Nya” (Paus Klemens II) Antifon Pembuka (Keb 11:24.25.27) Engkau menaruh belas kasih kepada semua orang, dan tidak membenci ciptaan-Mu, ya Tuhan. Engkau tidak memperhitungkan lagi dosa manusia bila ia bertobat. Engkau sayang akan mereka, sebab Engkaulah Tuhan Allah kami Doa Renungan Allah yang berbelas kasih, Kristus Putera-Mu Kauutus untuk mendamaikan hubungan manusia dengan Dikau. Pada hari ini kami memulai puasa suci yang disediakan Gereja. Maka dengan rendah hati kami yang berdosa ini mohon bimbingan dan belas kasih-Mu agar kami dengan sikap dan tindakan penuh tobat berkenan di hadapan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin. Semua orang cenderung jatuh dalam dosa. Allah ingin agar mereka tetap selamat dan bahagia. Karena itu, Allah selalu mengundang orang untuk bertobat. Nabi Yoel mengajak semua orang untuk mengoyak hati sebagai tanda penyesalan dan pertobatan. Allah pasti melihat pertobatan umat-Nya. Dia akan menarik hukuman-Nya dan diganti dengan belas kasih yang menyelamatkan. Bacaan dari Kitab Nubuat Yoel (2:12-18) "Sekarang juga, berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh." “Sekarang,” beginilah sabda Tuhan, “berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan mengaduh.” Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada Tuhan, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. Siapa tahu, mungkin Ia mau berbalik dan menyesal, lalu meninggalkan berkat menjadi kurban sajian dan kurban curahan bagi Tuhan, Allahmu. Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang lanjut usia, kumpulkanlah anak-anak, bahkan anak-anak yang menyusu; baiklah pengantin laki-laki keluar dari kamarnya, dan pengantin perempuan dari kamar tidurnya. Baiklah para imam, pelayan-pelayan Tuhan, menangis di antara balai depan mezbah, dan berkata, “Sayangilah, ya Tuhan, umat-Mu, dan janganlah biarkan milik-Mu sendiri menjadi cela, sehingga bangsa-bangsa menyindir kepada mereka. Mengapa orang berkata di antara bangsa-bangsa: “Di mana Allah mereka?” Maka Tuhan menjadi cemburu karena tanah-Nya dan menaruh belas kasihan kepada umat-Nya. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan, do = bes, 4/4, PS 812 Ref. Kasihanilah, ya Tuhan, Kaulah pengampun yang rahim, dan belas kasih-Mu tak terhingga. atau Kasihanilah kami, ya Allah, karena kami orang berdosa. Ayat. (Mzm 51:3-6a.12-14.17) 1. Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, menurut besarnya rahmat-Mu, hapuskanlah pelanggaranku. Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku dan tahirkanlah aku dari dosaku! 2. Sebab aku sadar akan pelanggaranku, dosaku selalu terbayang di hadapanku. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sendirilah aku berdosa, yang jahat dalam pandangan-Mu kulakukan. 3. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, dan baharuilah semangat yang teguh dalam diriku. Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku! 4. Berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu, dan teguhkanlah roh yang rela dalam diriku. Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku mewartakan puji-pujian kepada-Mu! Segala sesuatu ada waktunya sendiri. Tuhan melaksanakan karya penebusan-Nya juga tepat pada waktunya. Tuhan membuka tangan-Nya untuk semua umat yang bertobat dan kembali ke pangkuan belas kasih-Nya. Rahmat kerahiman Tuhan selalu tercurah kepada orang yang menyesali kesalahan dan dosa-dosanya. Orang beriman hendaknya menggunakan saat istimewa ini. Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada umat di Korintus (5:20 - 6:2) "Berilah dirimu didamaikan dengan Allah, sesungguhnya hari ini adalah hari penyelamatan." Saudara-saudara, kami ini adalah utusan-utusan Kristus; seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami. Dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: Berilah dirimu didamaikan dengan Allah. Kristus yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. Sebab teman-teman sekerja, kami menasihati kamu supaya kamu jangan membuat sia-sia kasih karunia Allah yang telah kamu terima. Sebab Allah berfirman, “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Camkanlah, saat inilah saat perkenanan itu; hari inilah hari penyelamatan itu. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965 Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal. Ayat. (Mzm 95:8ab) Hari ini kalau kamu mendengar suara-Nya janganlah bertegar hati! Pertobatan selalu diikuti dengan ulah kesalehan: doa, puasa dan amal kasih(sedekah). Orang beriman mesti meningkatkan mutu hidup rohani, puasa dengan benar dan peduli terhadap sesama yang menderita. Semuanya hendaknya dilakukan dengan rendah hati dan tersembunyi. Allah yang Mahatahu akan mengetahui dan menerima persembahan diri kaum beriman. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (6:1-6.16-18) "Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan mengganjar engkau." Dalam khotbah di bukit Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Hati-hatilah, jangan sampai melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat. Karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di surga. Jadi, apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong supaya dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri di rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu, ‘Mereka sudah mendapat upahnya’. Tetapi jika engkau berdoa masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu, dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Dan apabila kamu berpuasa janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu, ‘Mereka sudah mendapat upahnya’. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu supaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” Demikianlah Injil Tuhan U. Terpujilah Kristus. Renungan Hari ini kita memulai masa Prapaskah, dengan merayakan liturgi Rabu Abu. Indahnya, kita dikembalikan pada simbol abu agar menyadari betapa besar karunia Allah. Puasa yang baik memiliki tiga pilar yang saling berkaitan: Sedekah (cinta sesama), berdoa (cinta kepada Tuhan), dan puasa (cinta kepada diri sendiri). Ketiganya mesti kita hayati secara seimbang. Hilang salah satunya, hidup menjadi pincang, Doa Malam Allah, Engkaulah akhir dan tujuan hidup kami. Kauberi kami kesempatan setiap saat untuk memperbaiki diri dari hari ke hari. Tuhan, kami sering jatuh dalam dosa, ampunilah dan berilah kekuatan untuk berani dengan segera bangun, menyesali dan memperbaiki diri ke jalan yang benar. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin. RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#113
|
||||
|
||||
|
Kamis, 23 Februari 2012
Hari Kamis sesudah Rabu Abu Biarkanlah aku. Dia yang memberi aku kekuatan untuk bertahan dalam api, akan menguatkan aku juga untuk tetap berdiri di perapian. --- St Polikarpus Antifon Pembuka (Mzm 55:17.20.23) Ketika aku berseru kepada Tuhan, Ia mendengarkan daku dan membebaskan daku dari musuh-musuhku. Serahkanlah nasibmu kepada Tuhanku dan Dia akan menolong engkau. Doa Pagi Allah Bapa yang mahapengasih dan penyayang, kasih-Mu demikian berlimpah tercurah atas kami. Karena ketegaran kamilah Engkau sering terlihat menghukum dan menjauh dari kami. Namun, Engkau tetapi sabar dan penuh kasih memberi kami kesempatan untuk mau bertobat, memperbaiki diri dan datang kembali kepada-Mu. Allah, ampunilah kami, orang yang lemah ini. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin. Hidup manusia selalu diwarnai dengan keberuntungan dan kegagalan, sukacita dan dukacita, hidup dan mati. Bagi orang beriman, kalau hidupnya selalu baik, mendengarkan dan melaksanakan kehendak Allah, ia akan hidup bahagia. Sedangkan yang hidup buruk, kacau-balau, maka ia akan sengsara dan sengsara. Semua tergantung bagaimana orang mengatur alur hidupnya. Bacaan dari Kitab Ulangan (30:15-20) "Pada hari ini aku menghadapkan kepadamu: berkat dan kutuk." Di padang gurun di seberang Sungai Yordan, Musa berkata kepada bangsanya, "Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan, karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya. Tetapi jika hatimu berpaling dan engkau tidak mau mendengar, bahkan engkau mau disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya, maka aku memberitahukan kepadamu pada hari ini, bahwa pastilah kamu akan binasa; tidak akan lanjut umurmu di tanah, ke mana engkau pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya. Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka." Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan, do = g, 2/4, PS 840 Ref. Bahagia kuterikat pada Yahwe, harapanku pada Allah Tuhanku Ayat. (Mzm 1:1-2.3.4.6; Ul: Mzm 40:5a) 1. Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah hukum Tuhan, dan siang malam merenungkannya. 2. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. 3. Bukan demikianlah orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin. Sebab Tuhan mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan. Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965 Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal Ayat. (Mat 10:7) Bertobatlah, sabda Tuhan, sebab Kerajaan Surga sudah dekat. Salah satu akar dosa manusia adalah egois. Egois berarti mementingkan diri sendiri, tidak peduli terhadap orang lain dan lingkungannya. Diri sendiri menjadi pusat/fokus orientasi hidupnya. Padahal, murid Yesus mesti berani menanggalkan ego pribadi, menyangkal diri, dan memikul salib hidupnya. Tuntutan iman ini menjadi jaminan keselamatan dirinya. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (9:22-25) "Barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya." Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga." Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri? Demikianlah Injil Tuhan U. Terpujilah Kristus. Renungan Salib kita dalam mengikuti Yesus adalah penyangkalan diri. Orang bijak mengatakan, "Jika kita berhasil mengalahkan diri sendiri, kita telah mengalahkan dunia." Berjuang untuk mengalahkan egoisme, yang menjadi akar segala dosa, bukanlah pekerjaan yang ringan. Namun, saat perjuangan itu disatukan dengan Kristus, segalanya menjadi ringan. Maka, persembahkanlah segala perjuangan kita kepada-Nya. Doa Malam Ya Yesus, Engkau memanggil kami menjadi murid-Mu, dengan berani meninggalkan dunia, menyangkal diri dan memikul salib setiap hari. Secara manusia kami merasa berat. Namun, kami percaya bahwa Engkau tidak akan meninggalkan kami untuk mencapai keselamatan kekal yang telah Kaujanjikan. Sebab Engkaulah Tuhan, Pengantara kami untuk selama-lamanya. Amin. RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#114
|
||||
|
||||
|
Jumat, 24 Februari 2012
Hari Jumat sesudah Rabu Abu. -- Pantang “Empat puluh hari yang ditetapkan oleh para rasul ini harus digunakan untuk berpuasa” (Paus Leo Agung) Antifon Pembuka (Mzm 30:11) Tuhan telah mendengarkan suaraku dan berbelas kasih. Tuhanlah penolongku. Doa Pagi Tuhan, dalam masa pertobatan ini bantulah kami agar mampu melaksanakan usaha tobat dengan puasa dan laku tapa secara benar. Jangan biarkan kami melakukannya hanya untuk dilihat orang tetapi dengan tutur penuh penyesalan memperbaiki diri dan berani menghadap serta memohon kerahiman-Mu. Dengan pengantaraan Kistus, Tuhan kami. Amin. Ugahari menjadi ulah kesalehan kaum beriman sepanjang zaman. Ugahari berarti sikap mengendalikan diri, berani berkata cukup dan mampu menahan nafsu pribadi. Intinya, orang yang ugahari berarti mampu mengatur hidupnya dengan benar. Puasa yang benar seyogyanya disertai semangat ugahari sehingga menghasilkan buah yang menyelamatkan. Bacaan dari Kitab Yesaya (58:1-9a) "Berpuasa yang Kukehendaki ialah engkau harus membuka belenggu-belenggu kelaliman." Beginilah firman Tuhan Allah, “Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka, dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka! Memang setiap hari mereka mencari Aku dan suka untuk mengenal segala jalan-Ku. Seperti bangsa yang berlaku benar dan tidak meninggalkan hukum Allahnya mereka menanyai Aku tentang hukum-hukum yang benar. Mereka suka mendekat menghadap Allah, dan bertanya, “Kami berpuasa, mengapa Engkau tidak memperhatikannya juga?” Kami merendahkan diri, mengapa Engkau tidak mengindahkan juga?” Camkanlah! Pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu. Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi, serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan cara berpuasa seperti ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi. Inikah puasa yang Kukehendaki: Mengadakan hari merendahkan diri? Menundukkan kepala seperti gelagah? Dan membentangkan kain sarung serta abu sebagai lapik tidur? Itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada Tuhan? Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki ialah: Engkau harus membuka belenggu-belenggu kelaliman dan melepaskan tali-tali kuk; membagi-bagikan rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah; dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian, dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri! Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar, dan lukamu akan pulih dengan segera. Kebenaran menjadi barisan depanmu, dan kemuliaan Tuhan barisan belakangmu. Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan Tuhan akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia berkata: Ini Aku!” Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan, do = bes, 4/4, PS 812 Ref. Kasihanilah, ya Tuhan, Kaulah pengampun yang rahim, dan belas kasih-Mu tak terhingga. Ayat. (Mzm 51:3-4.5-6a.18-19) 1. Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, menurut besarnya rahmat-Mu hapuskanlah pelanggaranku. Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku. 2. Sebab aku sadar akan pelanggaranku, dosaku selalu terbayang di hadapanku. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sendirilah aku berdosa, yang jahat dalam pandangan-Mu kulakukan. 3. Tuhan, Engkau tidak berkenan akan kurban sembelihan; kalaupun kupersembahkan kurban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Persembahanku kepada-Mu ialah jiwa yang hancur. Hati yang remuk redam tidak akan Kaupandang hina, ya Allah. Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965 Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal. Ayat. (Am 5:14) Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup, dan Allah akan menyertai kamu. Tiap orang hendaknya menjadi agen perubahan di sekitar lingkungan hidupnya. Prinsip dan komitmen yang kuat akan menjadi dasar kokoh dalam proses pembaruan hidup. Yesus menunjukkan makna puasa yang baru. Puasa tidak bisa dilakukan hanya untuk memenuhi kewajiban aturan saja. Puasa mesti dihubungkan dengan proses karya keselamatan Allah dalam diri Yesus. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (9:14-15) "Mempelai itu akan diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa." Sekali peristiwa datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus, dan berkata, “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?” Jawab Yesus kepada mereka, “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.” Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami. Renungan Hari ini Yesus memberi makna puasa lebih intens, yakni mempertahankan Mempelai (Kristus Tuhan) untuk tettap tinggal bersama kita. Itulah maksud terdalam dari puasa, yakni membersihkan hati untuk mempertahankan fitrah kita sebagai citra Allah. Apakah kita cukup peka akan kehidupan yang suci? Doa Malam Yesus, Guru yang bijaksana, Engkau mengajarkan kepada para murid-Mu, puasa yang benar dan saat-saat yang tepat. Ampunilah kami bila sepanjang hari ini puasa dan laku tapa kami tidak ikhlas, menuntut sesama sesuai dengan keinginan diri kami sendiri, sebab Engkaulah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama dengan Bapa dan Roh Kudus hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin. RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#115
|
||||
|
||||
|
Sabtu, 25 Februari 2012
Hari Sabtu sesudah Rabu Abu "Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat." (Lukas 5:32) Antifon Pembuka (Mzm 69:17) Ya Tuhan, dengarkanlah kami karena Engkau maharahim. Pandanglah kami sekadar kasih-Mu yang melimpah. Doa Renungan Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal, berkali-kali Engkau bersabda melalui para nabi. Tetapi pada pribadi Yesus kami imani Dialah Sabda-Mu yang menjelma, warta gembira bagi sekalian orang segala jaman. Resapkanlah Sabda-Mu ini ya Tuhan, agar menjadi kekuatan bagi kami dalam melangkah dan melakukan aktivitas pekerjaan kami hari ini sehingga dapat berjalan dengan baik. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin. Bacaan dari Kitab Yesaya (58:9b-14) "Apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri, maka terangmu akan terbit dalam gelap." Inilah Firman Allah, "Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah, apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari. Tuhan akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu. Engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan "yang memperbaiki tembok yang tembus", "yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni". Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat sebagai "hari kenikmatan", dan hari kudus Tuhan sebagai "hari yang mulia"; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu sendiri, atau berkata omong kosong; maka engkau akan bersenang-senang karena Tuhan. Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan Ref. Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu. Ayat. (Mzm 86:1-2.3-4.5-6) 1. Sendengkanlah telinga-Mu, ya Tuhan, jawablah aku, sebab sengsara dan miskinlah aku. Peliharalah nyawaku, sebab aku orang yang Kaukasihi: selamatkanlah hamba-Mu yang percaya kepada-Mu. 3. Sebab, ya Tuhan, Engkau sungguh baik dan suka mengampuni; kasih setia-Mu berlimpah bagi semua orang yang berseru kepada-Mu. Pasanglah telinga kepada doaku, ya Tuhan, dan perhatikanlah suara permohonanku. Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965 Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal. Ayat. (Yeh 33:11) Aku tidak berkenan akan kematian orang fasik, melainkan akan pertobatannya supaya ia hidup. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (5:27-32) "Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa supaya mereka bertobat." Sekali peristiwa, Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"Maka berdirilah Lewi dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia. Dan Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Dia di rumahnya dan sejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain turut makan bersama-sama dengan Dia. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: "Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?" Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat." Demikianlah Injil Tuhan U. Terpujilah Kristus. Renungan Yesus dibesarkan di Nazareth, kurang lebih 500 meter di atas permukaan laut. Jadi, Yesus terbiasa dengan bukit dan gunung, tebing dan jurang, padang rumput, hutan dan belukar di sekeliling kota asal-Nya. Namun ternyata Ia amat senang dengan air, terutama dengan air di danau Galilea, tempat Yesus bertemu dengan para murid-Nya dan di situlah Ia sering berkarya. Karena sudah lama mengajar di pantai, maka Yesus pasti sudah lapar. Lewi dapat membaca keadaan Yesus yang sudah lapar. Maka Ia mengundang Yesus ke rumahnya untuk makan. Karena Lewi seorang Timur tulen, maka ia mengundang semua orang lain, bukan saja Yesus. Maka terjadilah sesuatu yang salah oleh para pemuka agama Yahudi: Yesus, pemberi Firman Allah, juru bicara Allah duduk makan bersama dengan "orang berdosa". Orang Farisi tidak bicara langsung kepada Yesus. Mereka bersungut-sungut kepada murid-murid-Nya, "Mengapa kamu makan dan minum bersama para pemungut cukai dan orang berdosa? Yesus memiliki telinga dan hati peka, maka ia menjawab, "Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat". Kita cepat menilai orang lain sebagai orang yang berdosa namun kita lupa kalau kita pun tidak luput dari dosa. Sering kita cepat mengucilkan orang lain karena mereka kotor, menjijikkan. Kita tidak jarang mengkotak-kotakkan orang sebagai orang baik dan orang jahat. Tuhan Yesus, pakailah hidupku untuk mewartakan Firman-Mu kepada segala bangsa. Amin, Renungan Harian Mutiara Iman 2012
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#116
|
||||
|
||||
|
Minggu, 26 Februari 2012
Hari Minggu Prapaskah I/B Renungan Pada hari Rabu Abu yang lalu, kita telah bersama-sama memulai masa Prapaskah. Ketika dahi kita ditandai dengan abu, kita mendengar ajakan, “Bertobatlah dan percayalah kepada Injil”. Ajakan yang sama, hari ini disampaikan oleh Yesus kepada kita semua (Mrk 1:15). Di balik ajakan untuk bertobat ini, terkandung pesan yang sangat mendalam, yaitu mengenai kasih setia Allah yang tanpa batas dan kekal abadi. Karena Tuhan begitu mengasihi kita, Ia tidak membiarkan kita binasa karena dosa dan kejahatan kita tetapi Ia selalu memberi kesempatan kepada kita untuk bertobat dan memperbaiki diri terus-menerus. Oleh karena itu, marilah kita mohon rahmat agar dapat mengalami dan merasakan kasih setia Allah itu. Janji baru yang disampaikan Tuhan kepada Nuh, “sejak kini segala yang hidup takkan dilenyapkan oleh air bah lagi dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi” (Kej 9:9) merupakan salah satu mata rantai dari kasih setia Allah yang tanpa batas dan kekal abadi. Ketika Adam dan Hawa, manusia pertama, jatuh ke dalam dosa (Kej 3:1-14), Allah menyampaikan janji keselamatan baru bahwa manusia akan terus-menerus melawan dan mengalahkan iblis (Kej 3:15). Ketika Kain, anak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa (Kej 4:1-14), Allah memberikan lagi janji baru bahwa tak seorang pun akan membunuhnya. Tuhan tetap melindungi Kain kendati ia telah berdosa membunuh Habel, adiknya (Kej 4:15). Selanjutnya, manusia masih berulang kali jatuh lagi ke dalam dosa tetapi Allah tetap mengasihi. Ia tidak membiarkan manusia terkungkung dalam belenggu dosa yang membawa mereka pada kebinasaan. Meskipun sebagian besar manusia dibinasakan dengan air bah, Tuhan menyisakan Nuh dan keluarganya untuk diselamatkan. Meskipun demikian, manusia tidak berhenti berbuat dosa. Mereka membangun menara babel untuk menyombongkan diri sehingga Tuhan mengacaukan dan menyerakkan mereka (Kej 11:1-9). Hukuman ini pun disusul dengan janji baru berupa panggilan Abrahan untuk menjadi bapa bagi seluruh umat pilihan Allah yang diselamatkan (Kej 12:1-3). Sejak panggilan Abraham (� 2000 sM) tersebut, sampai sekarang, manusia – termasuk kita – terus-menerus berbuat dosa. Namun, kasih setia Allah itu tanpa batas. Kasih setia Allah yang tanpa batas dan kekal abadi inilah yang kita akui dan kita syukuri dengan menyanyikan Mazmur Tanggapan, “Tuhan adalah kasih setia, bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya” (Mzm 25:10). Sekarang, kasih setia Allah itu menjadi nyata dalam diri Yesus Kristus, Putera Allah yang tunggal. Dialah penjelmaan kasih setia Allah yang tanpa batas itu. Kendati dicobai, Ia tetap setia (Mrk 1:12-13). Bahkan, “Kristus telah mati satu kali untuk segala dosa kita. Ia yang benar telah mati untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah” (1Ptr 3:18). Seraya mengakui dan mensyukuri kasih setia Allah itu, marilah kita juga meneladan, atau paling tidak mengikuti jejak Kristus yang setia. Bagaimana kita bisa berlatih terus-menerus untuk setia? Salah satu jawabannya dapat kita temukan dalam Surat Pertama Rasul Petrus, yaitu dengan terus-menerus mengasah suara hati (1Ptr 3:21). Suara hati kita selalu menyerukan kepada kita untuk mencintai dan melaksanakan apa yang baik, dan untuk menghindari apa yang jahat. Supaya hati nurani kita semakin peka, menurut St. Petrus, tidak cukup dibentuk dengan usaha manusia, tetapi mesti dimohonkan rahmat Allah. Oleh karena itu, selain mohon kepada Tuhan agar kita dapat mengalami dan merasakan kasih setia Allah yang tanpa batas, marilah kita juga mohon rahmat Allah agar hati nurani kita semakin peka dalam membedakan mana yang benar – mana yang salah, mana yang baik – mana yang jahat. Dengan bimbingan hati nurani itu yang dipenuhi rahmat Allah, kita semua dimampukan untuk mengendalikan diri sehingga tidak mudah jatuh ke dalam dosa sekaligus semakin digerakkan untuk lebih banyak lagi berbuat baik. Terpujilah nama Tuhan kita Yesus Kristus, sekarang dan selama-lamanya. Rm. Agus Widodo, Pr
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#117
|
||||
|
||||
|
Senin, 27 Februari 2012
Hari Biasa Pekan I Prapaskah “Roh Kudus dapat mempergunakan manusia yang sangat sederhana untuk menerangi para cendekiawan dan pejabat-pejabat tertinggi” (Katekismus Gereja Katolik, 2038) Antifon Pembuka (Mzm 123:2-3) Sebagaimana mata seorang hamba tertuju kepada tuannya, demikian pula mata kita terarah kepada Allah, agar Ia mengasihi kita. Sayangilah kami, ya Tuhan, sayangilah kami. Doa pagi Tuhan Yesus, bersihkanlah dan sucikanlah hati saya. Mampukan saya dapat melihat kerahiman-Mu dalam diri sesama dan hidup damai dengan diri sendiri dan sesama. Amin. Pada dasarnya, manusia diciptakan Allah dalam keadaan baik, bahkan sungguh sangat baik. Allah yang kudus selalu memanggil tiap manusia agar hidup dalam kekudusan. Ia mesti terus berusaha menjadi kudus sebagaimana Allah adalah kudus. Musa menjelaskan ajaran ini di dalam hukum 10 perintah Allah. Bila mampu melaksanakannya, orang akan selamat dan bahagia. Bacaan dari Kitab Imamat (19:1-2.11-18) "Engkau harus mengadili sesamamu dengan kebenaran." Tuhan berfirman kepada Musa, “Berbicaralah kepada segenap jemaat Israel, dan katakan kepada mereka: Kuduskanlah kamu, sebab Aku, Tuhan Allahmu, kudus. Janganlah kamu mencuri, janganlah kamu berbohong dan janganlah berdusta seorang kepada sesamanya. Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah Tuhan. Janganlah engkau memeras sesamamu manusia, dan janganlah merampas; janganlah kautahan upah seorang pekerja harian sampai besok harinya. Janganlah kaukutuki orang tuli, dan di depan orang buta janganlah kautaruh batu sandungan; engkau harus takut akan Allahmu; Akulah Tuhan. Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan; janganlah membela orang kecil secara tidak wajar, dan janganlah engkau terpengaruh oleh orang-orang besar, tetapi engkau harus mengadili sesamamu dengan kebenaran.Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia; Akulah Tuhan. Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hati, tetapi engkau harus berterus terang menegur sesamamu, dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia. Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah Tuhan.” Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan, do = f, 2/4, PS 853 Ref. Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah Roh dan kehidupan. Ayat. (Mzm 19:8.9.10.15) 1. Taurat Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan Tuhan itu teguh, memberikan hikmat kepada orang bersahaja. 2. Titah Tuhan itu tepat, menyukakan hati, perintah Tuhan itu murni, membuat mata ceria. 3. Takut akan Tuhan itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum Tuhan itu benar, adil selalu. 4. Mudah-mudahan Engkau sudi mendengarkan ucapan mulutku dan berkenan akan renungan hatiku, ya Tuhan, Gunung Batu dan penebusku. Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965 Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal. Ayat. Waktu ini adalah waktu perkenanan, hari ini adalah hari penyelamatan! Yesus hadir secara nyata di dalam pribadi sesama khususnya yang miskin dan menderita. Bila telah memperhatikan dan meringankan beban mereka, niscaya orang itu telah melakukannya untuk Yesus. Tindakan belas kasih ini menjadi ukuran ungkapan iman dalam melaksanakan kehendak Allah. Allah akan mengganjarnya dengan hidup bahagia bersama para kudus di surga. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (25:31-46) "Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku." Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan dan semua malaikat datang bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya, dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing; Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya, dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Lalu Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Maka orang-orang benar itu akan bertanya kepada-Nya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? Maka Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Dan ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal, yang telah disediakan untuk iblis dan malaikat-malaikatnya. Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. Lalu mereka pun akan bertanya kepada-Nya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar masuk ke dalam hidup yang kekal.” Demikianlah Injil Tuhan U. Terpujilah Kristus. Renungan Cinta kasih kepada Tuhan dan sesama tak mungkin dipisahkan. Bagaimana mungkin seseorang mengatakan bahwa dia mengasihi Tuhan yang tak kelihatan, tetapi tidak mengasihi sesama yang kelihatan? Yesus memberikan pilihan, siapa sesama yang mesti dikasihi pada masa Prapaskah ini, yakni orang yang kelaparan, kehausan, membutuhkan tumpangan, tidak memiliki pakaian yang layak, orang sakit dan yang dipenjara. Inilah praktik sedekah. Doa Malam Yesus yang murah hati, buatlah saya menjadi sahabat-Mu yang setia dalam menyalurkan kemurahan-Mu bagi sesama. Mampukan aku untuk membawa orang-orang di sekitarku dapat merasakan kasih dan kemurahan-Mu. Engkau yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin. RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#118
|
||||
|
||||
|
Selasa, 28 Februari 2012
Hari Biasa Pekan I Prapaskah "...jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." (Mat 6:14-15) Antifon Pembuka (Mzm 90:1-2) Tuhan, Engkaulah pelindung kami turun-menurun. Dari awal mula sampai akhirat, Engkau mendampingi kami. Doa Renungan Allah Bapa kami di surga, kami berdoa, namun iman kami terlalu kecil, perhitungan kami lebih besar dariapada harapan kami. Letakkanlah sabda Yesus pada lisan kami. Ajarilah kami berdoa seperti pada murid-Nya. Maka nama-Mu akan kami puji dan kerajaan-Mu akan datang. Dengan pengantaraan Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin. Firman Allah itu sempurna menyegarkan jiwa orang yang terbuka hatinya, ia membarui segala sesuatu menjadi subur dan segar. Firman Allah mesti terus dibaca, direnungkan dan dilaksanakan dalam hidup sehari-hari sehingga firman Tuhan benar-benar hidup di tengah-tengah masyarakat. Dengan demikian, orang beriman telah menjadi perwujudan firman Allah yang hidup. Bacaan dari Kitab Yesaya (55:10-11) "Firman-Ku akan melaksanakan apa yang Kukehendaki." Beginilah firman Tuhan, "Seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke sana, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih pada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman yang keluar dari mulut-Ku: Ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya." Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan Ref. Tuhan melepaskan orang benar dari segala kesesakannya. Ayat. (Mzm 34:4-5.6-7.16-17.18-19; R:18b) 1. Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya! Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan daku dari segala kegentaranku. 2. Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru, dan Tuhan mendengarkan: Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya. 3. Mata Tuhan tertuju pada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka yang minta tolong; wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi. 4. Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, Tuhan mendengarkan: dari segala kesesakannya mereka Ia lepaskan. Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya. Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965 Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal. Ayat. Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. (Mat 4:4b) Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (6:7-15) "Yesus mengajar murid-murid-Nya berdoa." Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Dalam doamu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata, doa mereka dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta pada-Nya. Karena itu berdoalah begini: "Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah nama-Mu. Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga. Berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya, dan ampunilah kami atas kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. Amin." Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya. U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami. Renungan Dalam mengajar para murid-Nya, Yesus mempertegas pengalaman dan pemahaman doa yang sudah mereka miliki. Yesus memberikan kritik terhadap paham doa dan sekaligus memberikan koreksi mengenai cara doa yang benar. Ia menyampaikan kritik atas doa yang bertele-tele dengan banyak kata. Ia menunjukkan cara dan tujuan doa. Doa merupakan komunikasi dengan Allah dalam menemukan makna hidup dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Cara perlu disesuaikan dengan maksud doa. Yang utama ialah sikap mengandalkan Allah dan damai dengan sesama. Yesus mengingatkan pula supaya doa kita tidak melantur dan tidak jelas ujung pangkalnya. Hendaknya doa kita mudah dipahami, ungkapan iman, singkat, dalam dan luas isinya seperti Doa Bapa Kami yang diajarkan oleh Yesus. Tuhan, ajarilah aku berdoa yang benar, bukan yang sesuai kehendakku, tetapi yang sesuai kehendak-Mu. Amin. Renungan Harian Mutiara Iman 2012
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#119
|
||||
|
||||
|
Rabu, 29 Februari 2012
Hari Biasa Pekan I Prapaskah “Doa itu cahaya jiwa, yang memberikan pengertian sejati tentang Tuhan kepada kita” (St. Yohanes Krisostomus) Antifon Pembuka (Mzm 25:6.3.22) Ya Tuhan, ingatlah akan kerahiman dan kerelaan-Mu yang abadi. Janganlah musuh bergembira atas kami. Ya Allah, bebaskanlah kami dari segala penindasan Doa Renungan Ya Bapa, berilah saya hati yang lapang dan sabar agar dapat membantu sesama untuk memperoleh kemudahan dalam memperbaiki diri. Demi Kristus Tuhan dan Juruselamatku. Amin. Tuhan mempunyai rencana untuk tiap manusia. Tetapi Tuhan juga memerlukan kerja sama dari pihak manusia. Tanggapan manusia ini akan menentukan bagaimana nasibnya. Karena manusia itu bebas, maka mereka juga bebas menentukan sikap: menanggapi atau menolak Allah. Orang Niniwe menanggapi seruan Allah melalui Yunus. Akhirnya mereka bertobat dan selamat. Bacaan dari Kitab Nubuat Yunus (3:1-10) "Penduduk Niniwe berbalik dari tingkah lakunya yang jahat." Tuhan berfirman kepada Yunus, "Bangunlah dan berangkatlah ke Niniwe, kota besar itu. Sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu." Maka bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya. Mulailah Yunus masuk ke dalam kota sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru, "Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan." Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung. Setelah kabar sampai pada raja kota Niniwe, turunlah raja dari singgasananya; ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di atas abu. Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian, "Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air. Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah; dan haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, dan dari kekerasan yang dilakukannya. Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal, serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa." Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah atas malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka; dan Ia pun tidak jadi melakukannya. Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan, do = bes, 4/4, PS 812 Ayat. (Mzm 51:3-4.12-13.18-19; R:19b)Ref. Kasihanilah, ya Tuhan, Kaulah pengampun yang rahim, dan belas kasih-Mu tak terhingga. 1. Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, menurut besarnya rahmat-Mu hapuskanlah pelanggaranku. Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! 2. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, dan baharuilah semangat yang teguh dalam batinku. Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku! 3. Tuhan, Engkau tidak berkenan akan kurban sembelihan; dan kalaupun kupersembahkan kurban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Persembahan kepada-Mu ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk-redam tidak akan Kaupandang hina, ya Allah. Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965 Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal. Ayat. (Yl 2:12) Sekarang juga, demikian firman Allah, berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, sebab Aku ini pengasih dan penyayang. Tanda menjadi hal yang penting dalam hidup sehari-hari. Tanda itu membantu orang untuk hidup lebih baik. Dengan tanda itu, orang dapat mencapai tujuannya dengan aman dan selamat. Yunus dan Yesus menjadi tanda karya keselamatan Allah. Yunus menjadi tanda pertobatan. Yesus menjadi tanda pengampunan dosa. Keduanya menunjukkan jalan yang benar kepada Allah. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (11:29-32) "Angkatan ini tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus." Sekali peristiwa Yesus berbicara kepada orang banyak yang mengerumuni Dia, "Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menuntut suatu tanda, tetapi mereka tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus. Sebab sebagaimana Yunus menjadi tanda bagi orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda bagi angkatan ini. Pada waktu penghakiman ratu dari Selatan akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan akan menghukum mereka: Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sungguh, yang ada di sini lebih daripada Salomo! Pada waktu penghakiman orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sungguh, yang ada di sini lebih daripada Yunus!" Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya. U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami. Renungan Yesus Kristus lebih dari Yunus dan Salomo. Pengalaman hidup Yunus dan kebijaksanaan Salomo justru menjadi tanda kehadiran yang sempurna, yakni Yesus Kristus sendiri. Maka, ketika orang menolak untuk percaya kepada Yesus sebagai Kristus dan Juruselamat, dia digolongkan sebagai angkatan yang jahat. Semoga kita tidak termasuk angkatan yang demikian itu. Doa Malam Bapa, sumber kebijaksanaan, berilah saya bagian dari kebijaksanaan-Mu, supaya dalam menjalani hidup ini saya tetap berpaut pada tata kebijaksanaan-Mu dan jejak Yesus, Putera-Mu, Tuhan dan Penyelamat kami kini dan sepanjang masa. Amin. RUAH
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
|
#120
|
||||
|
||||
|
Kamis, 01 Maret 2012
Hari Biasa Pekan I Prapaskah "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. (Mat 7:7-8) Antifon Pembuka (Mzm 5:2-3) Tuhan, Rajaku dan Allahku, kabulkanlah doaku, indahkanlah keluh-kesahku, dengarkanlah suara permohonanku. Doa Renungan Allah Bapa yang mahabaik, kami bersyukur atas segala yang baik yang Engkau berikan kepada kami. Kami juga bersyukur atas hukum emas yang diajarkan Putera-Mu kepada kami. Semoga dengan hukum emas ini kami semakin mampu menciptakan kedamaian di antara kami. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami. Amin. Bacaan dari Kitab Ester (4:10a.10c-12.17-19) "Padaku tidak ada seorang penolong selain Engkau, ya Tuhan." Di kala bahaya mau menyerang, Ratu Ester pun berlindung pada Tuhan. Ia memohon kepada Tuhan, Allah Israel, katanya, "Ya Tuhan, Raja kami, Engkaulah yang tunggal. Tolonglah aku yang seorang diri ini. Padaku tidak ada seorang penolong selain Engkau, sebab bahaya maut mendekati diriku. Sejak masa kecilku telah kudengar dalam keluarga bapaku bahwa Engkau, ya Tuhan, telah memilih Israel dari antara sekalian bangsa, dan nenek moyang kami telah Kaupilih dari antara sekalian leluhurnya, supaya mereka menjadi milik abadi bagi-Mu; dan telah Kaulaksanakan bagi mereka apa yang telah Kaujanjikan. Ingatlah, ya Tuhan, dan sudilah menampakkan diri-Mu di waktu kesesakan kami. Berikanlah kepadaku keberanian, ya Raja para allah dan Penguasa sekalian kuasa! Taruhlah perkataan sedap di dalam mulutku terhadap singa itu, dan ubahlah hatinya sehingga menjadi benci kepada orang-orang yang memerangi kami, supaya orang itu serta semua yang sehaluan dengannya menemui ajalnya. Tetapi selamatkanlah kami ini dengan tangan-Mu, dan tolonglah aku yang seorang diri ini, yang tidak mempunyai seorang pun selain Engkau, ya Tuhan." Demikianlah sabda Tuhan U. Syukur kepada Allah. Mazmur Tanggapan Ref. Pada hari aku berseru, Engkau menjawab aku, ya Tuhan. Ayat. (Mzm 138:1-2a,2bc-3,7c-8; R:3a) 1. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hati, di hadapan para dewata aku akan bermazmur bagi-Mu. Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus. 2. Aku memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu, sebab Kaubuat nama-Mu, dan janji-Mu melebihi segala sesuatu. Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku. 3. Tuhan, tangan kanan-Mu menyelamatkan daku, Engkau akan menyelesaikan segalanya bagiku! Ya Tuhan, kasih setia-Mu kekal abadi, janganlah Kautinggalkan buatan tangan-Mu! Bait Pengantar Injil, do = es, 4/4, PS 966 Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Sang Raja kemuliaan kekal. Ayat. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (7:7-12) "Setiap orang yang meminta akan menerima." Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta akan menerima, setiap orang yang mencari akan mendapat, dan setiap orang yang mengetuk, baginya pintu akan dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya. U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami. Renungan Pernah suatu kali, seorang bercerita bahwa dia pergi ke dukun ketika dia menghadapi suatu persoalan. Dukun itu memberikan beberapa nasihat dan dia disuruh minum air yang telah didoakan. Dia menuruti saja apa yang diminta oleh sang dukun. Apa yang terjadi? Persoalan bukannya teratasi tapi malah tambah parah dan muncul persoalan-persoalan baru. Dia bahkan meninggalkan Yesus dan Gereja. Ratu Ester dalam Bacaan I datang kepada Tuhan Allah ketika dia dan bangsa Israel berada dalam keadaan terancam. Ester menyampaikan keluh-kesah dan kesulitan yang dialami. Dia yakin akan kebaikan Tuhan Allah dan pertolongan-Nya. Tuhan Yesus dalam warta Injil hari ini mengajak para pengikut-Nya untuk senantiasa datang kepada Allah Bapa. Bapa adalah Allah yang Mahabaik dan senantiasa memberikan yang terbaik kepada manusia. Dia akan mengabulkan setiap permohonan anak-anak-Nya. Dia akan memberikan yang terbaik kepada kita di saat kita membutuhkannya. Yesus mengundang kita untuk semakin setia datang kepada Bapa. Bapa selalu memberikan yang terbaik kepada kita. Bersediakah kita senantiasa datang kepada-Nya? Ya Tuhan yang Mahabaik, terima kasih karena Engkau begitu baik kepadaku. Ajarilah aku untuk setia datang kepada-Mu dan berlaku baik hati kepada sesamaku. Amin. Ziarah Batin 2012, Renungan dan Catatan Harian
__________________
ﷲ ☯ ✡ ☨ ✞ ✝ ☮ ☥ ☦ ☧ ☩ ☪ ☫ ☬ ☭ ✌
|
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Inspirasi Make-up untuk Hari Raya | Health | |||
| JUAL cari buku INSPIRASI GAYA PASHMINA--HARI INI! | Buku | |||
| JUAL cari buku INSPIRASI GAYA PASHMINA [HARI INI!] | Buku | |||
| Renungan Hari Ini | Kristen | |||
| Renungan Hari ini | Katolik | |||