| FAQ |
| Calendar |
|
#101
|
||||
|
||||
|
Dolar AS Lanjutkan Penguatannya
![]() Pada Kamis 20 Maret, dolar AS diperdagangkan dalam tren penguatan terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya, berkat dukungan dari hasil pertemuan FOMC, dimana Gubernur Fed Janet Yellen mengumumkan peluang dinaikannya tingkat suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan. Rilis data ekonomi AS yang positif juga mendukung dolar AS. Dolar AS menguat terhadap euro, poundsterling, dan franc Swiss, namun hampir tidak berubah terhadap yen dan mata uang komoditas lain � dolar AS juga menguat 0,3% pada indeks dolar. Aktifitas Manufaktur, Bursa Tenaga kerja, dan Indeks Utama tampil lebih baik dari perkiraan. Indeks Manufaktur Fed Philadelphia secara tajam menguat pada bulan Maret menjadi 9 poin dari -6,3 poin pada Febuari, melampaui perkiraan pertumbuhan menjadi 4 poin. Indeks Pengiriman dan Permintaan Baru menguat secara signifikan. Perusahaan-perusahaan masih optimis terhadap pertumbuhan aktifitas manufaktur secara keseluruhan untuk enam bulan ke depan. Laporan Klaim Pengangguran tampil lebih baik dari perkiraan, klaim ini meningkat lebih sedikit dari perkiraan. Klaim Pengangguran Awal di AS minggu lalu naik 5.000 menjadi 320.000 � sebelumnya diperkirakan akan naik 10.000 menjadi 325.000. Klim Awal Rata-rata Empat Minggu terus menurun sebesar 3.500, dari 330.500 menjadi 327.000 � ini adalah angka perolehan terendahnya sejak akhir Oktober 2013. Indeks Utama CB naik pada bulan Febuari sebesar 0,5%, secara signifikan melampaui perkiraan pertumbuhan sebesar 0,2%. Peningkatan Ijin Membangun dipengarhi oleh pertumbuhan indeks. Pertumbuhan yang tajam indeks menunjukan, bahwa pengaruh kondisi cuaca yang buruk tidak berpengaruh dalam jangka panjang dan perbaikan ekonomi akan melanjutkan relinya. Penjualan Rumah Bekas AS turun pada bulan Febuari sebesar 0,4% menjadi 4,60 juta yang bertepatan dengan perkiraan sebelumnya. Penjualan selama Febuari terus bertahan di level terendahnya sejak Juli 2012. Penjualan Rumah Bekas yang mencakup 90% dari total penjualan di AS telah melemah dalam lima bulan terakhir berturut-turut, dalam enam bulan terakhir. Pelemahan ini disebabkan oleh cuaca yang sangat dingin dan turunnya ketersediaan perumahan. Dolar AS Lanjutkan Penguatannya |
|
#102
|
||||
|
||||
|
Peristiwa Penting Minggu Ini
![]() Pada hari Jumt 21 Maret, dolar AS diperdagangkan dengan sedikit pelemahan terhadap mata uang utama lainnya dan melemah sekitar 0,1% terhadap indeks dolar di tengah absennya data makro statistik yang signifikan di AS. Dolar Kanada memperkuat posisinya setelah rilis data Inflasi dan Penjualan Ritel yang positif di Kanada. Euro sedikit menguat di tengah kuatnya Akun Berjalan dan Kepercayaan Konsumen zona euro. Euro mengakhiri pelemahannya dalam dua hari terakhir dan sedikit menguatkan posisinya di tengah kuatnya data Akun Berjalan dan Kepercayaan Konsumen zona euro. Surplus Akun Berjalan zona euro menguat pada bulan Januari ke level tertingginya dalam 10 bulan terakhir, ke level �25,3 miliar dari �20,0 miliar pada bulan Desember dari perkiraan akan terjadinya pelemahan. Kepercayaan Konsumen Flash zona euro melampaui perkiraan pada bulan Maret dan memperkuat posisinya menjadi -9,3 dari -12,7 pada Febuari, yang tampak sebagai angka perolehan tertingginya sejak November 2007. Dolar Kanada menguat setelah rilis data Inflasi dan Penjualan Ritel yang positif di Kanada. Indeks Harga Konsumen menguat pada Febuari sebesar 0,8% dari bulan sebelumnya, lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan sebesar 0,6% m/m, dan mendemonstrasikan pertumbuhan bulanan tertingginya tahun ini. Tingkat pertumbuhan inflasi tahunan melemah pada bulan Febuari lebih rendah dari perkiraan (0,9%) � menjadi 1,1% dari 1,5% pada Januari. Penjualan Ritel meningkat pada bulan Januari sebesar 1,3% m/m (tingkat pertumbuhan tertingginya dalam lebih delapan bulan terakhir) dari perkiraan akan bertumbuh sebesar 0,7%. Menurut hasil minggu lalu, dolar AS memperkuat posisinya terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya, menunjukan pertumbuhan tertinginya terhadap indeks dolar dalam tujuh bulan terakhir dan menguat 1% terhadap DX. Pertemuan FOMC yang meningkatkan peluang peningkatan tingkat suku bunga dasar, mendukung dolar AS. Dolar menguat terhadap semua mata uang utama kecuali dolar Australia dan Selandia baru. Penguatan tertinggi ditunjukan oleh dolar AS terhadap franc Swiss dan dolar Kanada (lebih dari 1%). Pada hari Senin, Indeks Aktifitas the USA Chicago National Federal dan PMI Manufaktur Flash Markit akan dirilis; pada hari Selasa � S&P/Case-Shiller dan Indeks Harga Perumahan FHFA, Penjualan Rumah Baru, dan Kepercayaan Konsumen CB; pada hari Rabu � Permintaan Barang Tahan Lama; dan pada hari Kamis � GDP AS Final untuk kuartal keempat dan Penjualan Rumah Tertunda; dan pada hari Jumat � Pendapatan Personal dan Belanja Personal, dan Revisi Sentimen Konsumen dari University Michigan. Pada hari Senin di zona euro akan dirilis PMI Manufaktur Flash dan PMI Jasa Flash di Perancis, Jerman, dan keseluruhan zona euro; dan pada hari Jumat � Kepercayaan Bisnis Komisi Eropa. Pada hari Selasa, Survei Bisnis IFO Jerman akan dirilis, dan pada hari Rau �Iklim Konsumen Jerman Gfk; dan pada hari Jumat � data inflasi awal. Penurunan tipis diperkirakan akan ditunjukan pada data PMI Manufaktur, PMI Jasa, dan Iklim Binsis IFO. Pada hari Rabu di Italia, data Penjualan Ritel dan Inflasi Awal akan dirilis. Negara-negara Eropa akan memberlakukan pergeseran jam pada 30 Maret. Pada hari Selasa di Inggris, Indeks Harga Produsen Inggris dan Indeks Harga Konsumen akan dirilis; pada hari Kamis � Penjualan Ritel; dan pada hari Jumat � GDP Final kuartal keempat dan Akun Berjalan. Penurunan lebih lanjut pada pertumbuhan inflasi diperkirakan akan terjadi di Inggris. Pada hari Jumta, data Inflasi, Tingkat Pengangguran, dan Penjualan Ritel akan dirilis. Pada hari Senin, di Cina akan dirlis PMI Manufaktur Flash HSBC. Pada hari Rabu di Australia akan dirilis Tinjauan Stabilitas Finansial RBA Semi tahunan, dan Gubernur RBA Glenn Stevens akan menyampaikan pidatonya. Pada hari Kamis, data Neraca Perdagangan Selandia Baru akan dirilis. |
|
#103
|
||||
|
||||
|
China Leading Index (CLI) terus meningkat hingga Februari
Survei monitor ekonomi CIna terus meingkat hingga Februari, indeks CLI terbaru yang dirilis Conference Board, selasa, menunjukkan. Indeks naik 0,9 persen pada bulan tersebut menjadi 282,4 pada skor indeks. Ini merupakan kelanjutan kenaikan 0,3 persen di Januari dan kenaikan 0,4 persen pada Desember akhir tahun lalu. ![]() Sementraa itu LEI naik, rata-rata pertumbuhan enam bulannya cukupp stabil dari semester kedua tahun lalu, dengan kekuatan diantara komponen-komponennya yang tkurang merata. Secara keseluruhan, empat dari enam komponennya berkontrinusi positif terhadap indeks. Meningkatnya China Leading Economic Index di pada Februari terjadi di balik pinjaman bank yang kuat. Pada saat yang sama, kita melihat bahwa meskipun penciptaan kredit yang tinggi, perlambatan kegiatan ekonomi saat ini semakin buruk dalam dua bulan pertama tahun ini," ungkap Andrew Polk, ekonom di Conference Board China Center di Beijing. "Hal ini menunjukkan bahwa niat pemerintah untuk mendukung pertumbuhan lebih aktif dalam beberapa bulan mendatang mungkin tidak banyak membantu dalam meningkatkan kondisi ekonomi," beliau menambahkan. Indeks Koinsiden Conference Board turun 0,2 persen pada Februari menjadi 252,8. Menyusul kontraksi 1,2 persen pada Januari dna kenaikan 1,5 persen pada Desember. Indeks aktifitas ekonomi saat ini, CEI, turun di Februari untuk pertama kali di hampir setahun karena kontribus negative yang cukup besar dari volume lalu lintas penumpang dan pajak penambahan nilai hasil produksi industri, survei menunjukkan. Dengan penurunan di bulan ini, kenaikan 1,8 persen (sekitar 3,7 persen basis tahunan) pada indeks koinsiden ekonomi masih di bawah pertumbuhan 4,8 persen (atau sekitar 9,9 persen pada basis tahunan) sepanjang enam bulan sebelumnya. Secara keseluruhan, pertumbuhan lebih lambat baik pada LEI maupun CEI menunjukkan bahwa risiko penurunan meningkat, dan laju ekspansi ekonomi saat ini kemungkinan tidak bertahan dalam beberapa bulan mendatang, kata Conference Board. |
|
#104
|
||||
|
||||
|
Dolar AS Melemah Setelah Pidato Anggota Fed John Williams
Pada Senin 24 Maret, dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya setelah pidato dari satu anggot Fed John Williams, dimana ia mengumumkan bahwa tingkat suku bunga masih akan tetap rendah untuk periode waktu yang cukup panjang. Penguatan terbesar terhadap dolar AS didemonstrasikan oleh dolar Australia, yang menguat di tengah harapan akan dilakukannya stimulasi di Cina walaupun data Indeks Manufaktur Cina menunjukan pelemahan. Dolar AS berusaha untuk menguat di tengah data yang lemah dari zona euro, namun kemudian melemah setelah pidato John Williams dari Fed, yang mematahkan harapan akan awal yang lebih cepat untuk ditingkatkannya tingkat suku bunga. William juga mengumumkan bahwa kebijakan Fed tidak berubah secara mendasar � ia memperkirakan tingkat suku bunga masih akan rendah untuk waktu yang cukup panjang. Tingkat suku bunga akan naik tidak lebih cepat dari paruh pertama 2015. Kebijakan moneter berpeluang mendekati tingkat normal hingga akhir 2016, bahkan pada saat itu, tingkat suku bunga masih akan lebih rendah dari 4%. Data AS yang dirilis pada hari Senin tampil beragam dan hampir tidak mempengaruhi jalan perdagangan. Indeks Aktifitas Nasional Fed Chicago menguat pada bulan Febuari setelah melemah dalam dua bulan terakhir ke level 0,14 dari -0,45 pada bulan Januari. Di saat yang sama, PMI Manufaktur Awal Markit melemah pada bulan Maret menjadi 55,5 poin dari angka perolehan Febuari di 57,1 poin, yang tampak sebagai level tertingginya sejak Mei 2010. ![]() Euro diperdagangkan melemah pada paruh pertama hari perdagangan setelah rilis PMI Komposit zona euro yang melemah pada bulan Maret ke level terendahnya dalam dua bulan terakhir. Data zona euro tampil lebih buruk dari perkiraan � PMI Perancis menguat dan melampaui level 50 � sementara PMI Jerman melemah. Indeks Manufaktur Jerman turun ke level terendahnya dalam empat bulan terakhir, PMI Jasa � turun ke level terendah dalam dua bulan terakhir. PMI Manufaktur Komposit zona euro turun pada bulan Maret ke 53,2 poin dari 53,3 poin pada bulan Febuari, sementara sebelumnya diperkirakan tidak akan berubah. Angka perolehan bulan Febuari adalah yang tertinggi sejak Juni 2011. ![]() Pada bulan Maret, laporan bulanan Bundesbank menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi Jerman pada kuartal pertama tahun ini seharusnya menguat, namun pada kuartal kedua pertumbuhan akan melambat. Liikanen dari ECB mengumumkan bahwa ECB akan tetap mempertahankan kebijakan moneter yang lunak untuk menstimulasi perekonomian dan bersiap untuk mengambil tindakan penting lebih lanjut jika diperlukan. Dolar Australia memperbarui level tertingginya untuk tahun ini walaupun fakta menunjukan Aktifitas Manufkatur Cina melemah ke level terendahnya dalam delapan bulan terakhir. PMI Maufaktur HSBC Awal bulan Maret melanjutkan penurunannya untuk bulan yang kelima berturut-turut. PMI melemah ke 48,1 poin dari 48,5 poin pada Febuari, meleset dari perkiraan pertumbuhan. Cina adalah mitra dagang utama Australia. Walaupun begitu, data Cina yang lemah memperkuat harapan akan stimulasi ekonomi dari pihak otoritas Cina. Ekonom utama HSBC untuk Cina mengumumkan bahwa situasi ekonomi Cina menurun di tengah pelemahan yang terus berlanjut dari permintaan domestik, sementara Beijing diperkirakan untuk mengambil serangkaian tindakan untuk menstabilkan pertumbuhan. Dalam waktu dekat, pertumbuhan ekonomi utama diperkirakan akan terjadi setelah reformasi sebelumnya, liberalisasi ekonomi, dan kenaikan biaya proyek-proyek infrastruktur. |
|
#105
|
||||
|
||||
|
Kepercayaan Konsumen AS Lampaui Level Tertinggi Enam Tahun
![]() Pada Selasa 25 maret, dolar AS diperdagangkan beragam di tengah data statistik yang kontroversial dari AS. Dolar AS melemah terhadap poundsterling dan mata uang komoditas, namun memperkuat posisinya terhadap euro dan franc Swiss, dan hampir tidak berubah terhadap indeks dolar. Data Kepercayaan Konsumen AS tampil lebih baik dari perkiraan, sementara data Bursa Perumahan tampil lebih buruk. Pelemahan dolar AS juga disebabkan oleh pidato Plosser dari Fed yang mengumumkan bahwa panduan peningkatan suku bunga tidak diubah. Kepercayaan Konsumen AS menguat pada bulan Maret ke level tertingginya sejak Januari 2008. Sentimen Konsumen AS pulih setelah musim dingin yang berat. Kepercayaan Konsumen CB meroket pada bulan Maret menjadi 82,3 poin dari 78,3 poin pada bulan Febuari. Situasi saat ini sedikit melemah, semetnara perkiraan naik secara signifikan. Di saat yang sama, data Bursa Permahan gagal memenuhi perkiraan. Indeks Manufaktur Fed Richmond juga tampak lebih buruk dari perkiraan. Indeks Harga Perumahan S&P/Case-Shiller meningkat pada bulan Januari sebesar 13,2% y/y dari perkiraan kenaikan sebesar 13,3%. Indeks Harga Perumahan FHFA memperkuat posisinya pada bulan Januari sebesar 0,5% m/m, gagal mencapai level peningkatan yang diharapkan, 0,7%. Penjualan Rumah Baru selama Febuari melemah 3,3% m/m ke level terendahnya dalam lima bulan terakhir di level 440.000 rumah dari 455.000 pada bulan Januari, sebelumnya diperkirakan akan turun menjadi 445.000. Euro melemah selama paruh pertama hari perdagangan setelah rilis data Iklim Bisnis Jerman yang lemah. Iklim Bisnis IFO melemah pada bulan Maret untuk pertamakalinya dalam lebih dari lima bulan terakhir menjadi 110,7 poin dari 111,3 poin pada Febuari, sebelumnya pelemahan diperkirakan hanyak akan mencapai 111 poin. Pada bulan Febuari, indeks mencapai angka perolehan tertingginya sejak pertengahan 2011. Situasi Saat Ini meningkat pada bulan Maret, sementara Perkiraannya menurun ke level perolehan terendahnya dalam lebih dari lima bulan terakhir. selengkapnya: Kepercayaan Konsumen AS Lampaui Level Tertinggi Enam Tahun |
|
#106
|
||||
|
||||
|
Durable goods AS diperkirakan meningkat
![]() Departemen Perdagangan AS akan merilis data pesanan pabrik untuk produk tahan lama di Februari. Laporan ini nantinya akan dirilis Rabu pada pukul 8:30 pagi waktu setempat. Berdasarkan hasil riset FactSet, pesanan diperkirakan akan mencatat kenaikan sebesar 0,8 persen pada Februari menyusul penurunan di dua bulan sebelumnya, merosot 5,3 persen di Desember dan 1 persen di Januari. Namun para ekonom memperkirakan hasil produksi akan semakin meningkat di bulan-bulan mendatang karena cuaca yang kian membaik setelah melalui badar salju yang menghambat produktifitas di beberapa pabrik. Institute for Supply Management (ISM) mengatakan, indeks aktifitas manufakturnya mencatat kenaikan yang lebih cepat pada Februari karena banyaknya penerimaan pesanan dan meningkatkan persdiaan mereka. Indeks aktifitas manufaktur ISM meningkat 53,2 di Februari, naik dari 51,3 pada Januari. Itu hanya pembalikan sebagian penurunan lima poin pada bulan Januari. Setiap angka di atas 50 menunjukkan bahwa manufaktur berkembang. Indeks ISM telah mengalami kenaikan untuk ke-enam bulan berturut-turut hingga penurunan ringan di Desember dan benar-benar terpuruk di Januari karena salju tebal yang menyebabkan ditutupnya pabrik. Cuaca buruk ini menekan pembelian mobil dan rumah, dan menyebabkan pabrik mengurangi jadwal produksi untuk otomotif, perabotan dan perlengkapan di Januari. namun, Federal Reserve melaporkan bahwa produksi pabrik rebound di Februari. Kenaikan di Februari lalu merupakan yang terbesar dalam enam bulan. Ekonom berharap sektor manufaktur dan ekonomi secara menyeluruh mampu bangkit dari keterpurukan pada musim dingin lalu. Mereka memperkirakan ekonomi keseluruhan perlahan tumbuh kurang dari 2 persen di periode Januari-Maret. Namun mereka memperkirakan pertumbuhan akan rebound menjadi sekitar 3 persen sepanjang tahun ini. jika memang terjadi, dipastikan ini akan menjadi pertumbuhan ekonomi tahunan tercepat sejak 2005. |
|
#107
|
||||
|
||||
|
Pesanan produk pabrik AS lampaui perkiraan
Pesana untuk produk keras yang mampu bertahan lama rebound dengan angka di atas ekspektasi di Februari dan bahkan pengiriman distribusi barang hentikan kelesuan di dua bulan sebelumnya, memberikan angin segar baru perekonomian mampu beranjak dari buruknya musim salju lalu. ![]() Departemen Perdagangan, pada Rabu, melaporkan pesanan produk tahan lama meningat 2,2 persen karena meningkatnya permintaan hampir di semua sektor, menyudahi penurunan yang terjadi dalam dua bulan terakhir. Angka ini melampaui perkiraan, dengan jajak pendapat yang dilakukan Reuters memperkirakan rebound hanya 1,0 persen di bulan lalu setelah pada bulan sebelumnya turun 1,0 persen di Januari. Angka ini juga hasil revisi dari laporan sebelumnya yakni penurunan 1,3 persen. Laporan ini melengkapi data lainnya seperti produksi industri, penjualan ritel dan sektor lapangan kerja yang menunjukkan peningkatan pada pertumbuhan ekonomi setelah musim dingin yang sangat buruk yang tidak biasanya terjadi meredam aktifitas d akhir 2013 hingga awal tahun ini. Dalam laporan ini menunjukkan pengiriman distribusi keseluruhan meningkat 0,9 persen di Februari, hentikan penurunan yang terjadi selama dua bulan terakhir. Pesanan yang belum terpenuhi pun mengalkami peningkatanb setelah flat di Januari. Namun sedikit menodai laporan kali ini, pesanan barang modal non pertahanan tidak termasuk pesawat justru mencatat penurunan 1,3 persen di Februari setelah pada bulan sebelumnya mencatat kenaikan 0,8 persen. Ekonom memperkirakan pesanan produk modal inti meningkat 0,7 persen di Februari setelah dilaporkan sebelumnya previously meningkat 1,5 persen pada Januari. Pengiriman barang meningkat 0,5 persen di bulan lalu. |
|
#108
|
||||
|
||||
|
Euro Melemah Setelah Pengumuman Dari Perwakilan ECB
Pada hari Rabu 26 Maret, dolar AS diperdagangkan melemah terhadap mata uang utama lainnya, namun menguat terhadap euro dan franc Swiss setelah data statistik yang bertentangan dari AS. Pertumbuhan Permintaan Barang Tahan Lama selama Febuari melampaui perkiraan; namun, Permintaan Barang Tahan Lama Tanpa Transportasi tampil lebih buruk. Permintaan Barang Tahan Lama AS (m/m) meningkat pada bulan Febuari sebesar 2,2%, lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan sebesar 1% - namun, pertumbuhan ini disebabkan terutama oleh peningkatan yang signifikan dari permintaan angkutan udara. Komponen transportasi tanpa volatilitas juga diperhitungkan � permintaan naik hanya naik 0,2% m/m yang tampak lebih rendah dari perkiraan kenaikan sebesar 0,3%. Permintaan Barang Modal Non Pertahanan Tanpa Angkutan Udara melemah pada bulan Febuari sebesar 1,3% dari harapan pertumbuhan sebesar 0,5%. ![]() Presiden the Federal Reserve Bank of Atlanta Dennis Lockhart mengumumkan bahwa lebih dari setengah tahun setelah berakhirnya QE3, yang juga disampaikan oleh Janet Yellen, akan diperlukan bagi peningkatan suku bunga pertama. Presiden the Federal Reserve Bank of Dallas Richard Fisher menunjukan kebinggungan dan kekecewaannya pada pasar yang hanya menangkap beberapa frase yang diungkapkan oleh Janet Yellen. Fed tidak menentukan bulan apa tepatnya QE3 akan diakhiri, dan pada faktanya, pertanyaan ini bahkan tidak dibahas sebelumnya � seperti diumumkan oleh Presiden the Federal Reserve Bank of St. Louis James Bullard. Pada hari Rabu, euro diperdagangkan melemah setelah pengumuman dari perwakilan ECB mengenai peluang kebijakan tambahan yan akan diambil, yang ditujukan untuk melawan rendahnya inflasi. Dalam satu minggu ke depan akan ada pertemuan the European Central Bank. Linde dari ECB mengumumkan bahwa zona euro tengah menghadapi resiko deflasi, dan ECB sudah siap untuk mengambil tindakan jika resiko tersebut meningkat. Pada hari Selasa, Gubernur bank sentral Jerman dan Finlandia mengumumkan peluang dimulainya tingkat suku bunga negatif. Menurut organisasi penelitian ternama GfK, Indeks Kepercayaan Konsumen Jerman pada bulan April, sesuai perkiraan, bertahan di level tertingginya dalam tujuh tahun terakhir, di 8,5 poin seperti pada bulan Maret. Sejalan dengan itu, peluang memburuknya krisis karena peristiwa di Krimea dapat menurunkan Kepercayaan Konsumen terhadap perekonomian Eropa dalam waktu dekat. ![]() Poundsterling menguatkan posisinya untuk hari yang kedua berturut-turut, setelah menunjukan peningkatan tertingginya terhadap euro dalam lebih dari enam minggu terakhir � pertumbuhan ini memperoleh dukungan dari pengumuman dari perwakilan Bank of England Martin Weale yang mengataan bahwa tingkat suku bunga akan tumbuh secara progresif seiring pemulihan ekonomi. Weale mengungkapkan bahwa terdapat bukti bahwa situasi ekonomi Inggris membaik, yang juga terjadi di tengah peningkatan gaji yang lebih baik di Eropa. Karena normalisasi ekonomi, tingkat suku bunga dapat kembali ke tingkat yang normal. Dolar Australia kembali memperbarui level tertingginya setelah pengumuman dari Gubernur RBA Stevens yang mengulangi, bahwa periode stabil tingkat suku bunga diperkirakan akan segera terjadi. Stevens juga mengumumkan bahwa terdapat beberapa tanda bahwa ekonomi kembali berfokus pada industri pertambangan. Ekonomi dapat memperkuat posisinya tahun ini karena tanda-tanda konsumsi domestik yang sehat. Pertumbuhan AUD juga didorong oleh rumor mengenai stimulus ekonomi Cina, bursa ekspor terbesar Australia, untuk mendukung tingkat pertumbuhan ekonominya. Barclays memperkirakan Indeks harga Permahan Australia dapat mempengaruhi the Reserve Bank of Australia untuk bertindak, dan bahwa tingkat suku bunga akan dinaikan pada kuartal pertama tahun depan. |
|
#109
|
||||
|
||||
|
Dolar Selandia Baru Capai Level Tertinggi 2,5 Tahun Terakhir
Pada hari Kamis 27 Maret, dolar AS diperdagangkan beragam di tengah data statistik yang kontroversial dari AS. Data tingkat pertumbuhan ekonomi dan Bursa Perumahan AS gagal membuktikan perkiraan sebelumnya, sementara data Bursa Tenaga Kerja tampil lebih baik dari perkiraan sebelumnya. Poundsterling memperkuat posisinya di tengah data Penjualan Ritel yang kuat dari Inggris. Pada hari Kamis, dolar Selandia Baru memimpin penguatan setelah rilis data neraca perdagangan Selandia Baru. Dolar AS melemah terhadap poundsterling dan mata uang komoditas lainnya, namun memperkuat posisinya terhadap euro dan franc Swiss, menguat sekitar 0,1% terhadap indeks dolar. Menurut data Penjualan Rumah Tertunda dari national Assocation of Realtors untuk bulan Febuari, terjadi penurunan 0,8% dari perkiraan tidak akan adanya perubahan. Pelemahan penjualan terus berlanjut untuk bulan yang kedelapan pada bulan Febuari. Indeks Penjualan Rumah Tertunda turun menjadi 93,9 dari revisi ke bawah 94,7 pada bulan Januari. Angka perolehan pada bulan Febuari ini adalah yang terendah sejak Oktober 2011, saat indeks berada di 92,2. Bursa Permahan masih berjuang dengan keadaan cuaca yang dingin dan pertumbuhan tingkat suku bunga kredit perumahan. ![]() Data tingkat pertumbuhan ekonomi AS tampil lebih buruk dari perkiraan. GDP Final kuartal keempat naik mejadi 2,6% jika dibandingkan dengan revisi perolehan sebelumnya di 2,4%; namun, hal ini tampak lebih rendah dari level yang diharapkan di 2,7%. Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal keempat 2013 melambat menjadi 2,6% dari 4,1% pada kuartal ketiga. Di saat yang sama, Belanja Konsumen direvisi ke atas � tercatat naik sebesar 3,3% (perkiraan sebelumnya di 2,6%, dan 2% untuk kuartal ketiga). Peningkatan Belanja Konsumen menguatkan harapan terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini. Data Klaim Pengangguran minggu ini, sekali lagi tampil lebih baik dari perkiraan. Klaim Awal AS berkurang minggu lalu sebanyak 10.000 menjadi 311.000 � sementara pertumbuhan Klaim sebelumnya diperkirakan akan menjadi 325.000. Rata-rata Empat Minggu Klaim Awal melanjutkan penurunannya, berkurang sebanyak 9.500 dari 327.250 menjadi 317.750 � ini adalah angka perolehan terendah sejak September 2013. ![]() Poundsterling memperkuat posisinya pada perdagangan Kamis setelah rilis data Penjualan Ritel Inggris, tingkat pertumbuhan yang pada bulan lalu tiga kali lipat lebih tinggi dari harapan. Ini adalah sebuah tanda lainnya bahwa ekonomi nasionalnya memulih. Penjualan Ritel (m/m) menguat pada bulan Febuari sebesar 1,7%, meleset dari perkiraan pertumbuhan sebesar 0,5%. Penjualan Tahunan naik 3,7% y/y, lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan ke 2,5%. Euro diperdagangkan melemah untuk hari yang ketiga berturut-turut di tengah menguatnya harapan akan kebijakan baru atas negositas deflasi dan stimulasi ekonomi zona euro dari pihak ECB. ![]() Dolar Selandia Baru mencetak level tertinggi barunya untuk tahun ini terhadap dolar AS dengan menguat ke level awalnya pada Agustus 2011 lalu setelah data neraca perdagangan yang positif di Selandia Baru. Surplus neraca perdagangan Febuari meningkat menjadi 818 juta dolar kiwi dari 286 juta pada Januari lalu, sementara sebelumnya diperkirakan akan mencapai 600 juta. Data ini tampil sebagai yang terbaik dalam hampir tiga tahun terakhir, sejak April 2011. Menteri Keuangan Selandia Baru mengumumkan, bahwa penguatan posisi dolar kiwi terlalu besar, dan fakta ini menekan para eksportir. Dolar kiwi juga melanjutkan pertumbuhannya untuk hari yang kelima berturut-turut, dan mencapai level tertingginya terhadap dolar AS sejak 21 November 2013. |
|
#110
|
||||
|
||||
|
Peristiwa Penting Minggu Ini
Pada hari Jumat 28 Maret, dolar AS diperdagangkan beragam di tengah penurunan Kepercayaan Konsumen AS. Dolar AS melemah terhadap poundsterling dan euro, namun menguat terhadap yen dan mata uang komoditas dan menguat sekitar 0,1% terhadap indeks dolar. Mata uang komoditas terekoreksi ke bawah setelah pertumbuhan yang berarti pada beberapa hari sebelumnya. Data Kepercayaan Konsumen tampil lebih buruk dari perkiraan. Sentimen Konsumen Universitas Michigan melemah pada bulan Maret menjadi 80 poin dari 81,6 pada bulan sebelumnya, namun tampak sedikit lebih tinggi dari perkiraan awal di 79,9 poin. Di saat yang sama, data final diperkirakan akan berada di level 80,5 poin. Indeks ini melemah pada bulan Maret ke level terendahnya dalam lebih empat bulan terakhir. Angka perolehan untuk Perkiraan Konsumen menurun dalam enam bulan terakhir. Anggota FOMC Charles Evan, Jumat lalu mengumumkan bahwa tingkat suku bunga akan bertahan di sekitar level nol selama sebagian besar 2015. Euro melonjak tajam pada hari Jumat ke level terendahnya dalam empat minggu terakhir terhadap dolar AS setelah rilis data tingkat inflasi Spanyol yang lemah, namun berhasil memperoleh kembali pelemahannya di tengah pertumbuhan Sentimen Ekonomi zona euro. Indikator Sentimen Ekonomi zona euro meningkat pada bulan Maret menjadi 102,4 poin (level tertinginya sejak Juli 2011) dari 101,2 poin. Semua indeks kepercayaan menguat, menunjukan kelanjutan pemulihan ekonomi zono euro di masa depan. ![]() CPI Awal Maret Spanyol, ekonomi terbesar keempat zona euro, menanggulangi kasus pertama deflasi indeks harga Konsumen pada 2009 lalu (-0,2% y/y). Data Tingkat Inflasi Jerman juga menunjukan melambatnya tingkat pertumbuhan inflasi. Indeks Harga Konsumen Awal (y/y) meningkat pada bulan Maret sebesar 1% dari 1,2% pada bulan Febuari, sementara perkiraan pertumbuhan berada di level 1,1%. Data Inflasi Maret keseluruhan zona euro akan dirilis pada hari Senin 31 Maret. Data Inflasi yang lemah memperkuat perkiraan akan kebijakan stimulus lebih lanjut dari ECB. CPI Awal Maret Spanyol, ekonomi terbesar keempat zona euro, menanggulangi kasus pertama deflasi indeks harga Konsumen pada 2009 lalu (-0,2% y/y). Data Tingkat Inflasi Jerman juga menunjukan melambatnya tingkat pertumbuhan inflasi. Indeks Harga Konsumen Awal (y/y) meningkat pada bulan Maret sebesar 1% dari 1,2% pada bulan Febuari, sementara perkiraan pertumbuhan berada di level 1,1%. Data Inflasi Maret keseluruhan zona euro akan dirilis pada hari Senin 31 Maret. Data Inflasi yang lemah memperkuat perkiraan akan kebijakan stimulus lebih lanjut dari ECB. ![]() Menurut hasil minggu lalu, dolar AS menunjukan dinamika yang beragam, dan menguat 0,1% pada indeks dolar. Dolar AS melemah terhadap mata uang komoditas (lebih dari 1%) dan poundsterling, namun menguat terhadap yen, franc Swiss, dan euro. Menurut hasil minggu terakhir bulan ini, dolar AS menguat terhadap yen, franc Swiss, poundsterling, dan euro � namun melemah terhadap AUD dan NZD (lebih dari 3%) dan menguat 0,7% terhadap indeks dolar. Peristiwa penting minggu ini akan berupa rilis data Payroll Non Pertanian AS pada hari Jumat, sementara data ADP awal akan dirilis pada hari Rabu. Di AS pada hari Senin, PMI Chicago AS akan dirilis, pada hari Selasa, data PMI Manufaktur ISM dan Belanja Konstruksi; pada hari Rabu akan dirilis data Permintaan Pabrik dan pada hari Kamis, data PMI Non Manufaktur ISM dan Neraca Perdagangan. Pada hari Senin, Gubernur Fed Janet Yellen akan berpidato dalam the National Interagency Community Reinstatment Conference di Chicago. Peristiwa penting dari zona euro akan berupa Pertemuan the European Central Bank pada hari Kamis. Pelemahan Inflasi dapat memprovokasi ECB untuk merealisasikan penambahan kebijakan stimulus. Baru-baru ini, perwakilan ECB secara aktif mengomentari peluang penurunan tingkat suku bunga dan bahkan pembelian aset. Pada hari Selasa, PMI Manufaktur Final akan dirilis sementara PMI Jasa Final akan dirilis pada hari Kamis; pada hari Selasa, akan dirilis data Tingkat Pengangguran zona euro; pada hari Rabu akan dirilis data Indeks Harga Produsen; dan pada hari Kamis akan dirilis data Penjualan Ritel. Di Jerman, pada hari Senin akan dirilis data Penjualan Ritel, pada hari Selasa akan dirilis data Bursa Kerja, dan pada hari Jumat akan dirilis data Permintaan Pabrik. Pada hari Senin, Kredit Perumahan Inggris yang Disetujui akan dirilis, dan mulai hari Selasa hingga Kamis akan dirilis data PMI Manufaktur, PMI Jasa, dan PMI Konstruksi. Pada hari Senin, Kepala BoE Mark Carney dijadwalkan akan berpidato setelah pengarahan pres untuk Financial Stability Board Plenary Meeting. Di Jepang pada hari Senin akan dirilis data produksi Industri, dan pada hari Selasa, data Survei Kuartal Tankan Perusahaan-perusahaan Jepang oleh Bank of Japan. Pertemuan the Australian Reserve Bank akan diselenggarakan pada hari Selasa, dan tidak ada kebijakan yang diperkirakan akan diubah. Pada hari Kamis, data Penjualan Ritel dan Neraca Perdagangan akan dirilis, begitu juga pidato Gubernur RBA Glenn Stevens. Di Selandia Baru, pada hari Senin akan dirilis data Kepercayaan Bisnis ANZ. Australia dan Selandia Baru akan kembali menggunakan waktu standar pada 6 April. Pada hari Senin Kanada akan merilis data GDP-nya, dan pada hari Kamis data Neraca Perdagangan, sementara pada hari Jumat data Bursa Tenaga Kerja. Dari Cina, PMI Manufaktur resmi akan dirilis pada hari Selasa, dan pada hari Kamis data PMI Jasa. |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Aussie Petik Keuntungan Pasca Positifnya Data Ekonomi Tiongkok | Forex | |||
| [MasterForex] Data ekonomi dan Fundamental oleh MasterForex | Forex | |||
| [ForexStars] Data Ekonomi dan Fundamental | Forex | |||
| JUAL (update) Tiket Ekonomi Semarang Jakarta tanggal 26 Agustus 2012 | Tour & Travel | |||
| JUAL WTB Fundamental of Thermodynamic, Fundamental of Heat and Mass Transfer Text Book | Buku Pelajaran | |||