| FAQ |
| Calendar |
|
|||||||
| Lounge Berita atau artikel yang unik, aneh, dan menambah wawasan semuanya ada disini dan bisa dishare disini. |
![]() |
|
|
Thread Tools |
|
#91
|
||||
|
||||
|
thx dah mampir ndan, semoga bermanfaat.. Insya Allah akan terus diupdate
|
|
#92
|
||||
|
||||
|
BERSIKAPLAH TERPERCAYA DALAM MEMEGANG RAHASIA
Ujian bagi kepercayaan terletak bilamana anda harus menyimpan sebuah rahasia. Rahasia yang menyenangkan demi sebuah kejutan dapat membuat anda berbinar-binar sehingga tak tahan untuk tidak menceritakannya pada orang lain. Bila itu terjadi, kegembiraan akan tiada lagi berharga. Rahasia mengenai kesedihan mungkin membuat anda lunglai sehingga tak kuat untuk tidak mengatakannya pada orang lain. Bila itu terjadi, kesedihan semakin merana. Rahasia itu bagai sebutir jagung pop corn di wajan berisi mentega panas. Ia akan melompat-lompat kepanasan. Dan, bila ia terlempar, ia adalah jagung yang terpecah. Jangan salahkan jagung. Tubuh anda yang tak mampu menahan gejolak diri sendirilah yang menyebabkan rahasia bukan lagi rahasia. Bersikaplah terpercaya. Jagalah rahasia. Bila tidak, boleh jadi orang lain menganggap anda berkhianat, tak sanggup memegang amanat. Agar air dalam botol tak terciprat, tutuplah botol itu rapat-rapat. Agar kata tak terucap keluar, katupkan bibir anda lekat-lekat. Anda dapat memasukkannya lagi air yang tumpah. Tapi, sekali kata terucap, anda tak mungkin dapat menariknya kembali.
|
|
#93
|
||||
|
||||
|
KERJAKAN KEBAIKAN MESKI TAMPAK REMEH
Tak perlulah anda menilai besar kecilnya suatu perbuatan baik. Sebab seringkali sebuah perbuatan yang tampak remeh justru harus anda lakukan demi kebaikan yang teramat besar. Anda tak tahu skenario apa yang akan berlangsung setelah itu. Mungkin perbuatan anda menyingkirkan paku dari jalan dipandang tiada berarti. Karena anda tak perlu melakukan apa-apa selain membungkuk, memungut dan meletakkannya di tempat yang aman. Namun, tindakan itu menghindarkan kaki seekor kuda yang tak bertapal dari sengatan tajamnya paku. Sehingga, sang pengendara kuda itu mampu sampai di garis depan pertempuran, dan memberitahukan pada para jendral bahwa perang telah usai. Perdamaian pun terselamatkan. Lakukan saja sebuah perbuatan baik seberapa pun kecilnya itu di mata banyak orang. Dan jangan sekali-kali anda menganggap orang lain lebih patut melakukannya. Keengganan anda dapat menghapus kebaikan. Dan, itu bisa jadi sebuah kejahatan. Tak perlulah juga anda menilai besar kecilnya jasa perbuatan baik anda. Setiap tindakan, baik maupun jahat, memerlukan pelaku. Bila anda tak melakukannya, orang lain akan menunaikannya. Menilai-nilai perbuatan baik anda hanyalah permainan "ego" yang justru menghapuskan kebaikan itu dari diri anda sendiri. Seperti, pasir kering tertiup angin; anda takkan berhak menggenggamnya, meski hanya sebutir lembut.
|
|
#94
|
||||
|
||||
|
BERCERMINLAH PADA DUNIA ANDA
Banyak orang tak mempercayai cermin yang mereka pandangi setiap paginya. Entah, apakah karena mereka tak menghendaki wajah yang terpantul, atau cermin itu sendiri. Tak heran bila dikenal pepatah: Buruk rupa, cermin dibelah. Setiap kejadian yang melintas di hadapan kita adalah cermin pikiran. Dunia adalah segala apa yang ada dalam pikiran kita. Dunia kita adalah cermin bagi pikiran kita yang bahkan memantulkan dengan jelas sisi buram yang tersembunyi. Pikiran yang rumit tergambar pada dunia riuh baur yang menyulitkan empunya pikiran untuk menemukan ujung pangkal persoalan. Tak heran bila banyak orang menyalahkan dunia ketika mereka tak mampu memahami pikiran sendiri. Pikiran yang tenang tercermin pada dunia sentausa yang menyejukkan sang pemilik pikiran. Maka, ketika anda terbangun pada pagi hari, cermin apakah yang anda pakai untuk mengaca wajah diri? Sehingga tak perlu lagi ada cermin yang dibelah. Dan, berkacalah pada cermin dunia anda karena di sanalah anda menemukan pikiran anda. Bila anda tak menghendaki maka tak perlu menyalahkan dunia lagi, namun memperbaiki diri sendiri.
|
|
#95
|
||||
|
||||
|
HARAPAN ADALAH JAWABAN TERBAIK SAAT GAGAL
Tiga anak kecil bermain lompat tali. Aturannya sederhana. Dua anak memegangi tali. Sedang yang seorang berusaha melompatinya. Bila ia gagal atau tersangkut, ia harus ganti memegangi tali. Dan, yang lain mengambil giliran melompat. Ketika tali masih rendah, ia mampu melompatinya. Saat sedikit-demi-sedikit tali meninggi, ketidakyakinan mulai datang. Keraguan merambah. Namun, tekad untuk tidak kalah lebih kuat sehingga ia harus mencoba. Keyakinan diri membara saat ia mampu melompatinya meski ujung kaki menyentuh tali. Semua anak bertepuk tangan. Namun, ketika tali sejajar pandangan, ia gagal. Dengan sedikit kecewa ia ganti memegangi tali. Tahukah anda apa yang ada dalam benak anak kecil itu? Saat memegangi tali, ia menunggu ada temannya yang gagal sebagaimana ia pernah gagal. Dan berharap ia bermain lagi agar bisa melompati ketinggian yang gagal ia lalui. Menjadi pemain selalu menyenangkan karena bisa merasakan keberhasilan. Namun, hanya bila anda tak kehilangan harapan di sela-sela kegagalan, anda layak menantikan saat untuk bermain kembali. Bahkan kita pun harus tahu bagaimana menjadi gagal. Tanpa itu, kita tak tahu bagaimana rasanya menjadi pemenang.
|
|
#96
|
||||
|
||||
|
SEKUTU SEKALIGUS PENGKHIANAT DIRI ANDA
Anda memiliki sekutu sekaligus pengkhianat yang berdiam dalam diri anda sendiri. Ia menjadi sekutu karena selalu membenarkan keputusan anda. Ia mendukung dan menyediakan argumentasi untuk mempertahankan pendirian anda. Ia juga adalah pengkhianat karena dalam persekutuannya ia justru menutupi kesalahan yang semestinya anda ketahui. Ia mengatakan pada anda bahwa orang lainlah yang menyebabkan semua kegagalan ini. Dengan demikian anda takkan mampu memandang apa yang keliru yang terjadi pada diri anda sendiri. Padahal bila anda menyadarinya, anda tentu akan memperbaikinya demi kemajuan perjalanan anda. Sekutu sekaligus pengkhianat itu bernama pikiran; pikiran yang berpusat pada ego, ke-aku-an diri sendiri; yang tak bersedia melihat secara jernih diri anda apa adanya. Pikiran yang mementingkan sang "aku" bagaikan air keruh pada sebuah telaga. Anda takkan dapat melihat kedalaman dasar telaga. Anda pun tak dapat mendapatkan ketenangan apa-apa di sana selain keriuhan gejolak pikiran yang menggelisahkan. Jernihkanlah pikiran anda. Maka, ia akan menjadi sejatinya sekutu bagi anda. Meski tak selamanya membela anda; namun ia pelindung anda.
|
|
#97
|
||||
|
||||
|
gw cuman bisa bilang cek kulkas ke OMI...:deff::deff:
|
|
#98
|
||||
|
||||
|
Waah makasih ndan... :blink:
|
|
#99
|
||||
|
||||
|
MENIKMATI PERSOALAN DEMI PERTUMBUHAN DIRI
Pandanglah persoalan anda lurus ke depan. Lihatlah apa yang anda temukan. Mendekatlah beberapa tapak. Anda mungkin melihat sesuatu yang tadinya tak tampak. Mundurlah beberapa langkah, mungkin sebagian detil memudar, namun wawasan yang lebih luas terlihat jelas. Kemudian, lihatlah dari satu sudut sisinya, mungkin anda menangkap sebuah dimensi ruang. Lalu,bergeserlah ke sudut sisi yang lain, mungkin anda menemukan dimensi baru. Selama pergerakan anda dari satu garis ke sudut-sudut pandang, jangan lepas tatapan dari persoalan itu. Amati bagaimana dimensi waktu dan ruang turut berubah menawarkan pemahaman-pemahaman baru. Anda boleh dengarkan pendapat orang lain. Mungkin mereka menangkap sesuatu yang terlepas dari tatapan anda. Demikianlah bila anda menikmati sebuah lukisan. Anda melihat dari segala jarak dan sudut. Semakin cantik lukisan semakin banyak anda temukan keindahan dalam setiap jarak, sudut, dan garis edar pandang anda. Mengapa tak anda pandang permasalahan anda seperti menikmati lukisan? Persoalan bukan hanya untuk dipecahkan. Anda pun bisa menikmatinya demi pertumbuhan dan apresiasi diri.
|
|
#100
|
||||
|
||||
|
Quote:
:manta: |
![]() |
|
|
Terkait
|
||||
| Thread | Forum | |||
| Kumpulan Motivasi Pak Mario | Jokes | |||
| [LOUNGE] Kumpulan Cerita MOTIVASI, UPDATE TERUS ++ | Lounge | |||
| Kumpulan motivasi mario teguh | Lounge | |||
| Kumpulan CERITA & MOTIVASI | Curhat | |||
| Kumpulan Motivasi Untuk Semua | Business | |||