Login to Website

Login dengan Facebook

 

Post Reply
Thread Tools
  #1  
Old 13th December 2010
GodFather's Avatar
GodFather
Ceriwis Pro
 
Join Date: Oct 2010
Location: Ceriwis.us
Posts: 2,477
Rep Power: 31
GodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important person
Default Kritik Presiden, Wartawan Dibui 16 Bulan

Jurnalisme
Kritik Presiden, Wartawan Dibui 16 Bulan
Senin, 13 Desember 2010 | 02:03 WIB
http://internasional.kompas.com/read...bui.16.Bulan-5


Dailymail
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad saat menyampaikan berpidato yang berapi-api dalam Sidang Majelis Umum PBB, Kamis (23/9)



Quote:
 
TEHERAN, KOMPAS.com - Pengadilan Iran mengirim Mashallah Shamsolvaezin, Ketua Perhimpunan Wartawan Iran, ke bui selama 16 bulan penjara atas tuduhan menghina Presiden Mahmoud Ahmadinejad dan mengganggu pemerintah Islam.


Ia bekerja sebagai redaktur sejumlah harian reformis yang ditutup pihak berwenang antara 1998 dan 2000. "Saya dijatuhi hukuman satu tahun penjara atas tuduhan mengganggu pemerintah karena melakukan wawancara dengan kantor berita dan jaringan televisi asing," kata Shamsolvaezin.


"Saya juga dihukum empat bulan karena menyebut Ahmadinejad megalomania dalam wawancara dengan TV Al-Arabiya yang disalahtafsirkan para jaksa sebagai sinting dan karenanya menghina presiden," katanya.
Salah satu tuduhan yang disebutkan dalam putusan itu adalah "membela" dalam analisa Nazak Afshar, pegawai kedutaan besar Prancis di Teheran, yang dipenjara setelah kerusuhan pasca pemilihan umum Iran pada 2009, tambahnya.


Shamsolvaezin diadili pada Oktober dan memiliki waktu 20 hari untuk mengajukan banding. Ia ditahan selama lebih dari dua bulan tahun lalu ketika Iran menindak para pengecam pemerintah setelah protes massal menentang pemilihan kembali Ahmadinejad.


Banyak aktivis, wartawan serta pengecam pemerintah dipenjarakan sejak pemilihan presiden yang dipersoalkan pada tahun lalu dan kerusuhan yang terjadi kemudian. Lebih dari selusin penerbitan dan situs pro-reformasi juga ditutup sejak pemilihan presiden itu.


Iran dilanda pergolakan besar setelah pemilihan umum Juni 2009 yang disengketakan itu. Ratusan reformis ditahan dan diadili dalam penumpasan terhadap oposisi pro-reformasi setelah pemilihan umum presiden itu, yang disusul dengan kerusuhan terbesar dalam kurun waktu 31 tahun.
Dua calon presiden yang kalah, Mir Hossein Mousavi dan Mehdi Karroubi, mantan ketua parlemen yang berhaluan reformis, bersikeras bahwa pemilihan Juni itu dicurangi untuk mendudukkan lagi Mahmoud Ahmadinejad ke tampuk kekuasaan.


Meski ada larangan protes dan penindakan tegas dilakukan oleh aparat keamanan, para pendukung oposisi berulang kali memanfaatkan acara-acara umum untuk turun ke jalan.


Delapan orang tewas dan ratusan pendukung oposisi ditangkap dalam demonstrasi paling akhir pada 27 Desember, ketika ribuan pendukung oposisi melakukan pawai semacam itu.


Sejumlah reformis senior, aktivis, wartawan dan yang lain yang ditangkap setelah pemilu Juni itu dikabarkan masih berada di dalam penjara dan beberapa telah disidangkan atas tuduhan mengobarkan kerusuhan di jalan. Oposisi mengecam persidangan itu.


Termasuk yang diadili adalah pegawai-pegawai kedutaan besar Inggris dan Perancis serta seorang wanita Perancis yang menjadi asisten dosen universitas.


Sejauh ini sudah sejumlah orang yang dijatuhi hukuman mati dan puluhan orang divonis hukuman penjara hingga 15 tahun. Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengecam protes pasca pemilu itu dan memberikan dukungan tanpa syarat kepada Ahmadinejad dan mengumumkan bahwa pemilihan itu sah, meski dipersoalkan sejumlah pihak.


  #2  
Old 14th December 2010
JackAsh's Avatar
JackAsh
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2010
Location: Jakarta,Indonesia
Posts: 321
Rep Power: 15
JackAsh sebentar lagi akan terkenalJackAsh sebentar lagi akan terkenal
Default

belum terima kritikan
  #3  
Old 14th December 2010
mikirin's Avatar
mikirin
Ceriwis Lover
 
Join Date: Oct 2010
Location: kabitashop.com
Posts: 1,262
Rep Power: 22
mikirin is blessedmikirin is blessedmikirin is blessedmikirin is blessedmikirin is blessedmikirin is blessedmikirin is blessedmikirin is blessedmikirin is blessedmikirin is blessedmikirin is blessed
Default

wuahhhinget jaman orla dan orba dulu di negara kita, tidak menerima kritikan hihihi
  #4  
Old 15th December 2010
dikzzz's Avatar
dikzzz
Moderator
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 4,960
Rep Power: 59
dikzzz is Ceriwis Prophetdikzzz is Ceriwis Prophetdikzzz is Ceriwis Prophetdikzzz is Ceriwis Prophetdikzzz is Ceriwis Prophetdikzzz is Ceriwis Prophetdikzzz is Ceriwis Prophetdikzzz is Ceriwis Prophetdikzzz is Ceriwis Prophetdikzzz is Ceriwis Prophetdikzzz is Ceriwis Prophet
Default

diktator jg ne presiden nya g mau d kritik,,seperti jaman orba d indonesia
  #5  
Old 15th December 2010
Polishit
Newbie
 
Join Date: Dec 2010
Posts: 10
Rep Power: 0
Polishit mempunyai hidup yang Normal
Default

Parah juga .. :stress :stress
  #6  
Old 15th December 2010
mroncom
Member
 
Join Date: Jul 2010
Posts: 86
Rep Power: 0
mroncom mempunyai hidup yang Normal
Default

Yah gimana negara mau maju kalo gak menerima masukan dari luar apalagi dari penduduknya sendiri ,

Berikaplah dewasa bung belajar lah dari Indonesia
  #7  
Old 15th December 2010
eskrim
Member Aktif
 
Join Date: Dec 2010
Posts: 108
Rep Power: 0
eskrim mempunyai hidup yang Normal
Default

Wah nice info nie, thanks ndan..
  #8  
Old 15th December 2010
HeroesBlue's Avatar
HeroesBlue
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2010
Location: jakarta
Posts: 491
Rep Power: 15
HeroesBlue sebentar lagi akan terkenalHeroesBlue sebentar lagi akan terkenal
Default

wew
galak bner tuh presiden nya
sensi betul
heheh
Sponsored Links
Space available
Post Reply

« Previous Thread | Next Thread »



Switch to Mobile Mode

no new posts