..
kalau saya sih sebagai penonton harus bisa membedakan mana film dan mana realita,, meski ada sebagian film yang menggambarkan realita atau kisah nyata,, selama dalam film tidak ada tulisan " berdasarkan kisah nyata" , "based on true event" , "best on true story " maka film hanya saya anggap sebagai kisah fiksi dan idealisme dari seorang sutradara,, karena setiap orang mempunyai idealisme dan khayalan yg berbeda beda..
yang penting setiap film harus kita apresiasi, baik positif maupun negatif..
dan akhirnya resume dari hasil nonton film paling hanya sebatas menjadi obrolan 2 orang, 3 orang maksimal 6 orang... he he he
|