
12th March 2011
|
 |
Super Moderator
|
|
Join Date: May 2010
Posts: 5,443
Rep Power: 44
|
|
Lagi2 ndan iIIFeeL memberikan sumbangan Thread yg Nendang....
==================
Saya mencoba membantu masukan ya ndan,,,
Adakah efek samping akibat dari minum teh secara berlebihan?
Quote:
Efek samping yang terburuk dari teh adalah adanya kafein di dalam teh (sama seperti yang ada di dalam kopi). Walaupun tidak sebanyak kopi (yang mengandung kafein kira kira 80-100 mg per cangkir), tetapi teh mengandung sekitar 8-100 mg per cangkir. Banyaknya kafein dalam teh tergantung dari kualitas teh dan proses pengolahannya.
Kafein dapat merangsang susunan saraf pusat kita (membuat jantung berdetak lebih keras dan dapat mempengaruhi kerja jantung dan pembuluh darah), membuat pengeluaran cairan dari dalam tubuh menjadi lebih banyak (buang air kecil lebih banyak) dan membuat kita menjadi sulit tidur.
Batas konsumsi kafein per harinya adalah 250 mg, tetapi ternyata kafein bukan hanya terdapat dalam teh dan kopi saja, tetapi juga dalam soft drink (40-60 mg kafein per kemasan), coklat, dan kue-kue yang mengandung kopi. Jadi harus diwaspadai total jumlah kafein yang masuk ke tubuh kita tiap harinya, agar jangan melebihi kira-kira 250 mg per harinya. Makin sedikit kafein yang masuk ke tubuh adalah lebih baik.
Tetapi teh yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti camomile, peppermint, lemon blossom tidak mengandung kafein sama sekali. Teh ini dapat dipilih untuk dikonsumsi sehari-hari. Green tea walaupun mengandung kafein, tetapi juga mengandung beberapa vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh.
Teh juga sebenarnya dapat menurunkan kadar kolesterol yang jahat dalam tubuh, bersifat mencegah kanker dan melindungi kesehatan jantung. Jadi apabila anda minum lebih dari 3 gelas teh sehari, harus diketahui, teh apa yang anda minum. Apabila teh yang berasal dari daun teh, maka hati-hati dapat mengandung kafein lebih dari 250 mg dalam 3 gelas nya. Tetapi apabila teh nya berasal dari herbal (dari campuran rempah-rempah dan tumbuh-tumbuhan), maka tidak ada kandungan kafeinnya (atau sedikit sekali)
Jadi kuncinya adalah pilihlah teh yang mengandung kadar kafein sesedikit mungkin atau tidak mengandung kafein sama sekali.
|
Quote:
1. Teh Menghambat Penyerapan Zat Besi dalam Tubuh
Bagi para pecandu teh , disarankan untuk tidak meminumnya setelah makan. Pasalnya, minum teh setelah makan dapat menyebabkan hambatan penyerapan zat besi dalam tubuh hingga 80 persen. ''Seharusnya kebiasaan minum teh sesudah makan dihilangkan.
Minumlah teh dua jam sesudah dan sebelum makan. " kekurangan zat besi telah ikut menjadi andil besar rendahnya kualitas sumber daya manusia Indoensia. ''Bahkan anemia defisiensi besi (ADEBE), merupakan salah satu bencana nasional yang tidak pernah kita rasakan.
2. Minum Teh setelah makan menyebabkan Anemia
Pada teh, pengurangan daya serap zat besi itu diakibatkan oleh zat tanin. Selain mengandung tanin, teh juga mengandung beberapa zat, antara lain kafein, polifenol, albumin, dan vitamin. Tanin bisa mempengaruhi penyerapan zat besi dari makanan_terutama yang masuk kategori heme non-iron, misalnya padi-padian, sayur-mayur, dan kacang-kacangan. ''Bila kita makan menu standar plus segelas teh, zat besi yang diserap hanya setengah dari yang semestinya," zat tanin itu sendiri memang menghambat produksi hemoglobin. Kalau memang mau menghindari teh dan mendapatkan banyak zat besi, sebaiknya teh digantikan air jeruk sebagai peneman makan.
Salah satu contohnya ndan.,.. ''Makan nasi pecel dengan jeruk memperbesar penyerapan zat besi bila dibandingkan dengan minum es teh," 

Kenapa? Vitamin C rupanya memperbesar penyerapan zat besi oleh tubuh.
|
Klo bisa pajang di page one ndan...
biar tahu efek sampingnnya juga...
Last edited by MikeGetho; 12th March 2011 at 11:51 AM.
|