View Single Post
  #2  
Old 1st February 2011
creatip creatip is offline
Newbie
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 7
Rep Power: 0
creatip mempunyai hidup yang Normal
Default



Yang 'butuh' kursus ini siapa?
Spoiler for jawab:
Teman2 yang pernah menanyakan pertanyaan seperti ini:
- Saya baru beli kamera canggih nih, bisa ganti lensa, bisa pake remote, bisa masak, bisa cuci piring, tapi saya gak ngerti cara pakainya....?!?!
- Kok foto saya kabur semua, tidak ada yang tajam?
- Kok foto saya gelap semua ya?
- Kenapa kalau saya foto pakai flash, wajah orang yang saya foto jadi seram, mukanya super terang, badannya gelap
- Di kamera saya ada yang bisa diputar2 ada yang bisa dipencet2, gunanya apa sih?
- Saya baru beli kamera 10 juta, tapi kok hasilnya sama saja dengan kamera 1 juta yah?
- Setiap kali saya motret, ada saja yang salah, kalau bukan gambarnya kabur, terlalu gelap, terlalu terang, salah fokus, dll. Gimana sih supaya hasil foto saya bisa seimbang dan enak dipandang?
- Dll....


Kenapa kok cuma 5 orang saja?
Spoiler for jawab:
Peserta saya batasi cuma 5 orang saja, supaya proses kursusnya bisa berjalan lebih efektif, santai, dan efisien, serta akrab. Tentu saya bisa menaikkan jumlah max nya (mis. 10 atau 20 orang), tentu saja bayaran yang saya terima lebih besar kan Tapi kalau dengan jumlah seperti itu, saya tidak berani jamin efektifitas dan efisiensi dari proses kursus ini. Kalau 5 orang, tentu teman2 juga akan lebih nyaman, dan lebih mudah menyerap materi kursusnya.


Konsep teknisnya bagaimana sih?
Spoiler for jawab:
Jadi konsep yang saya tawarkan adalah pembelajaran dalam suasana yang santai dan nyaman. Coba deh teman2 bandingkan dengan waktu kita sekolah/kuliah dulu. Dengan satu kelas = 1 guru/dosen + beberapa puluh siswa, berapa persen penjelasan dosennya yang bisa kita serap? paling sekitar 50-70% kan? Dosennya jelasin kemana, kita dengernya kemana. Bawaannya ngantuk, ngobrol dengan sebelah, mainan HP, dll Nah dengan konsep yang berbeda ini saya mengharapkan efektifitas dan efisiensi penyerapan teman2 bisa lebih tinggi.


Kenapa lokasinya di Cafe?
Spoiler for jawab:
Sengaja lokasinya saya pilih di cafe, karena suasananya lebih santai. Terbukti lho, dalam suasana urat saraf yang santai, lebih mudah menyerap sesuatu yang baru


Ok, kalau begitu kenapa di Cafe yang ini (Coffee Tree dan Sapo Garden)?
Spoiler for jawab:
1. Karena (berdasarkan survey tempat) kondisinya nyaman dan cozy.
2. Lokasi mudah dicari (siapa sih orang Jakarta yang tidak tahu kelapa gading dan tebet ? )
3. Ada koneksi Wi-fi gratis
4. Kopinya enak
5. Ada ruangan smoking (untuk teman2 yang ngebul). Nanti memang tempat kursusnya di area smoking.


Kenapa pilihannya cuma 2 hari itu (sabtu-minggu)?

Spoiler for jawab:
Saya cuma menyesuaikan saja dengan mayoritas teman2 peserta. Kan masing2 punya kesibukan sendiri2. Ada yang kerja, kuliah, dll. Jadi paling 'aman' sepertinya ya 2 hari weekend itu. Kalau misalnya terkumpul 4/5 orang yang ingin hari lain, senin misalnya. Boleh saja kok, saya tinggal menyesuaikan jadwalnya saja.


Kenapa bayarannya mahal?
Spoiler for jawab:
Fee yang saya charge sudah termasuk murah lho...(walaupun 'murah' dan 'mahal' pun relatif ya)
Coba teman2 pertimbangkan: sudah keluar uang beberapa juta untuk membeli kamera, tapi cara pakainya masih bingung. Hasil foto tidak bagus/kalah dengan kamera pocket. Ditanya orang2 (mengenai fotografi tentunya), bingung. Akhirnya kameranya cuma buat gaya2an saja, sayang kan? Dengan investasi sedikit, teman2 bisa belajar cara memberdaya-gunakan 'gadget' ini, sehingga tidak jadi 'pemberat kertas seharga beberapa juta'
Dan lagi, fee segitu itu untuk 16 jam pertemuan lho.....plus praktek foto dengan model lagi...

Tentu tidak etis kalau saya menyebut 'merk', namun teman2 bisa coba search di google dengan keyword 'biaya kursus photography basic', dan lihat rata2 memasang harga berapa. Memang ada beberapa yang lebih rendah dari 1jt, namun bisa dibandingkan juga materi dan jumlah waktu pertemuannya.


Kenapa bayarannya murah? (kebalikan dari di atas )
Spoiler for jawab:
1. Karena materi yang saya ajukan memang masih tergolong 'basic', belum sampai yang mendalam2 sekali.
2. Saya tidak berani bilang 'saya yang terbaik', cuma berani bilang 'saya janji memberikan yang terbaik yang saya bisa' => puitis
3. Kalau animo teman2 peserta memang cukup tinggi, tidak menutup kemungkinan saya melanjutkan dengan tahap 'beyond basic' atau 'intermediate'.


Maaf nih bro, ane belum kenal ente, boleh lihat hasil2 fotonya dulu gak?
Spoiler for jawab:
Boleh dongggg....
Bisa dilihat di
- http://creatipart.daportfolio.com
- www.modelmayhem.com/creatip


Pelaksanaannya seperti apa sih? Kasih sedikit gambaran dong....

Spoiler for jawab:


Suasana belajarnya seperti ini. Santai, tapi tetap serius lho...


Untuk prosesnya sendiri, saya menggunakan proyektor untuk membahas materi kursus. Dengan demikian para peserta dapat melihat dan menangkap materi dengan lebih jelas.


Kenapa sistemnya kursus, 4x pertemuan, 1 minggu sekali? Kenapa bukan sistem workshop, 1x-2x pertemuan, 1-2 hari berurutan langsung selesai?
Spoiler for jawab:
Kalau dari segi ekonomis dan waktu, tentu saya lebih untung kalau menggunakan sistem workshop. Namun basic photography adalah gabungan teori dan skill yang cukup banyak dan padat. Kalau waktunya terlalu singkat, maka penyampaiannya tidak akan maksimal.

Untuk lebih jelasnya: jawaban, penjelasan dan ilustrasi (video) ada di: sini


Woke deh, ane tertarik, jadi gimana nih?
Spoiler for jawab:

1. Cek di bagian deskripsi, untuk tanggal start terdekat.
2. Pilih waktu dan tempat yang diinginkan.
3. Kontek saya, bisa via HP, YM atau via thread ini untuk mendaftarkan diri.
4. Pembayaran dilunasi selambat-lambatnya 1 minggu sebelum tanggal start.





* Kalau spoilernya tidak terbuka, di-refresh saja browsernya
Reply With Quote