View Single Post
  #1  
Old 13th January 2011
atheism's Avatar
atheism atheism is offline
Member Aktif
 
Join Date: Nov 2010
Location: Ceriwis.us
Posts: 244
Rep Power: 0
atheism is Ceriwis Prophetatheism is Ceriwis Prophetatheism is Ceriwis Prophetatheism is Ceriwis Prophetatheism is Ceriwis Prophetatheism is Ceriwis Prophetatheism is Ceriwis Prophetatheism is Ceriwis Prophetatheism is Ceriwis Prophetatheism is Ceriwis Prophetatheism is Ceriwis Prophet
Default Kawasan Wisata Lahar Merapi Minim Rambu Bahaya



Quote:
TEMPO Interaktif, Sleman - Wisatawan yang berkunjung ke wilayah terkena dampak erupsi Gunung Merapi mencapai ribuan orang perharinya. Namun sayangnya di lokasi-lokasi seperti di Desa Umbulharjo dan Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman masih minim rambu-rambu tanda bahaya. Padahal, lokasi bencana erupsi Merapi itu berada di tebing sungai, lereng gunung dan beberapa lokasi masih tertimbun material panas yang sewaktu-waktu mengeluarkan letusan sekunder.

�Kalau melihat lokasi wisata baru yaitu lahar hasil erupsi Merapi, seharusnya lokasi diberi tanda-tanda bahaya di tebing dan jurang serta material yang masih mengeluarkan asap,� kata Zen Muttaqin, 40 tahun, wisatawan asal Semarang saat mengunjungi dusun Jambu, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Kamis 13 Januari 2011.

Di kawasan-kawasan itu memang dijumpai tanda bahaya, tetapi hanya beberapa saja. Yaitu yang berada di tebing Kali Kuning yang menuju Kinahrejo, kampung almarhum Mbah Maridjan, juru kunci Merapi. Rambu itu bertuliskan �Awas bahaya lereng sungai�. Selain itu hanya ada beberapa tanda peringatan adanya aliran lahar dingin jika hujan turun.

�Sementara ini di lereng diberi tali rafia supaya wisatawan tidak melintasi jalur bahaya,� kata Kepala Desa Kepuharjo, Heri Suprapto, saat ditemui di lokasi wisata lahar Merapi.

Sampai saat ini, kata dia, dari pemerintah kabupaten tidak memberikan tanda-tanda bahaya di tempat-tempat tertentu yang memang mengandung risiko. Ia berharap, pemerintah berinisiatif memasang rambu-rambu tanda bahaya supaya menjaga keamanan wisatawan.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, Agoes Soesilo Endiarto mengatakan rambu-rambu bahaya di kawasan wisata erupsi Merapi saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Diperkirakan dalam satu minggu ini sudah dilakukan pemasangan.

�Rencananya ada 45 rambu-rambu yang dipasang di tepi sungai dan di kawasan wisata erupsi Merapi,� kata dia.
Reply With Quote