Quote:
Originally Posted by C. Tsubasa
Ya, antara agama Hindu Bali dengan bhuta kala erat kaitannya dengan Tantra. Hindu Bali sangat dipengaruhi dengan Tantra.
Pura dikatakan tempat suci karena di sana tempat memuja Tuhan. Suatu tempat dianggap suci apabila dia telah disakralkan untuk hal positif. Terutama sekali untuk memuja Tuhan.
Bhuta Kala dipercaya ada di seluruh areal Pura, termasuk mandala utama. Dia diyakini bertugas menjaga areal Pura tersebut dari gangguan manusia. Karena diyakini ada, maka orang-orang memberi segehan untuk para bhuta. Bhuta kala itu sebenarnya memang ada. Barang siapa yang mengacau di areal Pura, dia bisa mengalami hal aneh termasuk kematian tak wajar. Itulah akibat dari kemarahan para Bhuta Kala yg menjaga Pura.
|
apakah hanya dipure tempat memuja Tuhan, dan apakah disuatu pure sudah pasti ada Tuhan yang akan dipuja ?
kenapa harus bhuta kala yang menjaga pure, apakah bethare yang duduk disana tidak sanggup atau kalah sakti dengan bhuta kala ?
apakah bhuta kala itu bisa disamakan dengan aura yang negatip ?