Data Ekonomi AS Positif, Dolar Justru Melemah
Dolar bergerak melemah terhadap mata uang utama pada sesi Rabu, bahkan setelah data yang menunjukkan penjualan rumah di AS positif bahkan dengan angka di atas perkiraan pada Maret karena sentimen terhadap greenback masih rapuh menjelang pernyataan kebijakan Federal Reserve hari ini.
National Association of Realtors mengatakan indeks penjualan rumah tertunda naik 1,4% bulan lalu, mengalahkan ekspektasi untuk kenaikan 0,5%. Penjualan rumah yang tertunda pada bulan Februari naik 3,4%, yang mana angka tersebut sedikit direvisi turun dari kenaikan yang dilaporkan sebelumnya sebesar 3,5%.
Investor tetap berhati-hati menjelang pernyataan kebijakan Fed di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung mengenai kapan waktunya kenaikan suku bunga di masa depan. Pelaku pasar juga menantikan kesimpulan pertemuan kebijakan Bank of Jepang pada hari Kamis di tengah tingginya harapan langkah-langkah pelonggaran baru.
USD/JPY turun tipis 0,13% ke level 111,17. EUR/USD naik 0,26% diperdagangkan pada level 1,1326. Dolar sedikit menguat terhadap pound, dengan GBP/USD turun 0,14% di level 1,4563 namun melemah terhadap franc Swiss, dengan USD/CHF turun 0,17% di level 0,9718.
Dolar Australia dan Selandia Baru masih lemah, dengan AUD/USD turun 2,07% di level 0,7587 dan dengan NZD / USD turun 0,62% ke level 0,6856. Terhadap mata uang lainnya, USD/CAD naik tipis 0,19% ke level 1,2627, dari posisi terendah sembilan bulan 1,2572 yang disentuh di awal sesi.
Indeks dolar AS, yang mencatat kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,13% diperdagangkan pada level 94,33.