View Single Post
  #1  
Old 15th April 2016
Bajigur32's Avatar
Bajigur32 Bajigur32 is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Apr 2016
Posts: 458
Rep Power: 11
Bajigur32 mempunyai hidup yang Normal
Default Mester Cornelis(Jatinegara)tempoe doeloe







ASAL MULA



Pada abad ke-17, daerah ini merupakan pemukiman para pangeran kesultanan Banten.Melihat dari abad nya jelas bahwa waktu para pangeran kesultanan banten itu tinggal di situ,meester cornelis sudah menjadi ruang lingkup Batavia



CORNELIS SENEN BANGSA EROPA YANG TERKENAL MENEMPATI DAERAH ITU


Pada tahun 1661, Cornelis Senen , seorang guru agama Kristen yang berasal dari Banda, Maluku, membeli tanah di daerah aliran sungai Ciliwung. Sebagai guru dan kepala kampung, Cornelis Senen diberi gelar Meester. Semenjak dibangunnya Jalan raya Daendels, tanah yang dimiliki oleh Cornelis Senen secara partikelir ini berkembang pesat menjadi pemukiman dan pasar yang ramai. Hingga kini masyarakat menyebutnya dengan Meester Cornelis atau Mester.



Meester Cornelis Senen adalah seorang anak orang kaya keturunan Portugis dari pulau Lontar. Ia memiliki kebun besar di daerah Ciliwung.Belanda memberikan izin pembukaan hutan di sebuah kawasan yang jaraknya kira-kira 15-20 kilometer dari Batavia kepada Cornelis Senen Hutan yang dibukanya kini menjadi daerah padat penduduk yang dikenal sebagai Jatinegara.



MEESTER CORNELIS MERUPAKAN KABUPATEN MASA BELANDA



Pada masa penjajahan Belanda, Jatinegara merupakan pusat dari kabupaten yang dikenal sebagai Meester Cornelis. Kabupaten Jatinegara saat itu meliputi Bekasi, Cikarang, Matraman dan kebayoran



JATINEGARA NAMA PEMBERIAN JEPANG


Nama Meester Cornelis diganti menjadi Jatinegara pada masa pendudukan Jepang sekitar tahun 1942. Meskipun demikian, nama Jatinegara yang berarti ‘negara sejati’ itu sudah dipopulerkan oleh Pangeran Ahmad Jayakarta saat dia mendirikan perkampungan Jatinegara Kaum di wilayah Pulo Gadung, Jakarta Timur. Versi lain mengatakan bahwa nama Jatinegara diadaptasi dari banyaknya pohon jati yang masih ditemukan di kawasan tersebut pada masa pendudukan Jepang, sehingga nama Meester Cornelis diganti menjadi Jatinegara



PERNAH DI SERBU TENTARA INGGRIS


pada awal abad ke-19, tepatnya 14 Agustus - 26 Agustus 1811, Meester Cornelis direbut oleh Tentara Inggris dalam peristiwa berdarah Penyerbuan Meester Cornelis yang merupakan perpanjangan dari peperangan perseteruan besar antara Inggris dan Perancis yang telah mengalahkan Kerajaan Belanda sebelumnya


Serangan Angkatan Darat Britania tersebut dilakukan dari Pos pertahanan yang direbut di Weltevreden (sekarang Sawah Besar)...Ekspedisi ini mendarat di Teluk Batavia (sekarang Teluk Jakarta) sekitar pukul dua siang hari Minggu, 4 Agustus 1811. Para serdadu Inggris kemudian berbaris di Cilincing, daerah rawa di pesisir Batavia, dan tiga hari kemudian berhasil menyeberangi Sungai Ancol, bergerak dalam senyap menuju Kota Batavia.



Meester Cornelis (sekarang Jatinegara, Jakarta) mempunyai panjang antara 1.600 meter dengan lebar antara 550-730 m. Dua ratus delapan puluh meriam dipasang di dinding dan benteng pertahanannya. Pembelanya adalah campuran dari Belanda, Perancis dan pasukan Hindia Timur (Pribumi-Nusantara).


Pos pertahanan yang direbut di Weltevreden (sekarang Sawah Besar) terbukti sebagai markas ideal yang digunakan Inggris untuk bisa menyerbu Meester Cornelis. Pada tanggal 14 Agustus Inggris melewati jalur yang melalui hutan dan perkebunan lada untuk memungkinkan mereka membawa senjata dan amunisi berat, dan memulai serbuan meriam di sisi utara benteng. Selama beberapa hari, terjadi baku tembak antara Meester Cornelis dan meriam Inggris, diawaki terutama oleh Marinir Kerajaan dan pelaut dari HMS Nisus.



Dua perwira Belanda, Mayor Holsman dan Mayor Muller, mengorbankan diri mereka dengan meledakkan amunisi benteng pertahanan itu



Tiga benteng pertahanan tersebut adalah kunci pertahanan Meester Cornelis, dan hilangnya mereka menurunkan moral sebagian besar pasukan Hindia Timur Janssens. Banyak tentara Belanda yang juga membelot, menyangkal kesetiaan mereka terhadap Perancis. Tentara Inggris menyerbu Meester Cornelis di tengah malam pada 25 Agustus, merebutnya setelah pertempuran yang sengit.Penyerbuan tersebut memakan korban jiwa 630 korban di pihak tentara Inggris.



MAKAM LETKOL CAMBELL DI MESTER CORNELIS



Dari serdadu-serdadu yang terluka pada Pertempuran Meester Cornelis 26 Agustus 1811, Thorn mencatat nama seorang rekannya, Letnan Kolonel Campbell, yang akhirnya meninggal dua hari kemudian dan dimakamkan di sebuah petak di dekat Pasar Baru. Beberapa tahun kemudian, di pusaranya terdapat sebongkah batu nisan penanda yang berisi tulisan janda Campbell. Makam tersebut menjadi semacam monumen peristiwa berdarah tersebut, dan menjadi bagian halaman gedung Kantor Pos Besar di Pasar Baru. Seratus tahun setelah pertempuran di Meester Cornelis tersebut, makam Campbell tetap tidak tergusur. Namun karena terbengkalai akhirnya pada November 1913, nisan terebut dan sisa jasad Campbell dipindahkan ke halaman Gereja Anglikan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat.




Sekarang kita lihat Photo jadul Meester Cornelis gan



<div class="spoiler">Spoiler for mester:
<div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_57104d1b68085" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">






Jalan utama Meester Cornelis di akhir abad ke-19


<div class="spoiler">Spoiler for mester:
<div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_57104d1b681d5" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">






Meester Cornelis di awal abad ke-20


<div class="spoiler">Spoiler for mester:
<div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_57104d1b68356" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">






Sekolah Militer Meester Cornelis di akhir abad ke-19


<div class="spoiler">Spoiler for mester:
<div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_57104d1b68498" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">






Bandara Tjililitan dengan stasiun BBM di Meester Cornelis, Batavia



<div class="spoiler">Spoiler for mester:
<div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_57104d1b6862d" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">






1885: Jembatan sungai Ciliwung di Meester Cornelis, Batavia.


<div class="spoiler">Spoiler for mester:
<div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_57104d1b687c4" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">






1910-1930: Kegiatan cuci-mencuci kain dan pakaian di tepi sungai Ciliwung

di daerah Meester Cornelis, Batavia.


<div class="spoiler">Spoiler for mester:
<div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_57104d1b68938" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">






Mencuci di atas bambu yang diapungkan di tepi Sungai Ciliwung di daerah Meester Cornelis



<div class="spoiler">Spoiler for mester:
<div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_57104d1b68aa7" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">






1900: Penyeberangan perahu di dekat Kampung Melayu, di sungai Ciliwung

di bagian selatan daerah Meester Cornelis, Weltevreden (Batavia)



<div class="spoiler">Spoiler for mester:
<div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_57104d1b68c39" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">







1896: Sungai Ciliwung di daerah Meester Cornelis, Batavia..


<div class="spoiler">Spoiler for mester:
<div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_57104d1b68d80" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">






1928: Para murid sekolah putri Yayasan Jan Pieterszen Coen di daerah Meester Cornelis



<div class="spoiler">Spoiler for mester:
<div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_57104d1b68eb8" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">






1933: Peringatan 75 tahun Perkumpulan N.Z.K. di daerah Meester Cornelis.


Spoiler for mester:






1900-1940: Foto udara Sungai Ciliwung dan rel KA di daerah Meester Cornelis.



Spoiler for mester:






MEESTER CORNELIS 1938


Spoiler for mester:












Reply With Quote