
13th April 2016
|
 |
Ceriwiser
|
|
Join Date: Apr 2016
Posts: 432
Rep Power: 11
|
|
kisah nyata 3 tahun hidup dalam santet dijogja
saat ini saya berada kembali di Jogja, mungkin beberapa kawan yang ingin tahu ceritanya secara langsung bisa pm saya 
mungkin bisa kita kopdar sesekali sambil ngopi ditempat favorit saya si Lecker, cokro aminoto
maaf agan dan sista terlambat hadir melanjutkan cerita namun sebgai gantinya saya edit bahasa-bahasa yang terlalu panjang melebar menjadi satau episode
EPISODE#1
EPISODE#2
tulisan lama saya simpan dalam spoiler
Spoiler for tulisan lama:
Ini adalah kejadian di tahun 2009 hingga tahun 2011
masa-masa terberat dalam hidup kami 3 tahun dalam santet di kota jogja
hingga kami dapat lepas di pertengahan tahun 2011 oleh salah sorang Kyai, di Cianjur yang saat ini sudah almarhum
saya kotakan kisah ini menjadi tujuh tragedi berdasar tempat kejadian dan konon katanya jumalh pelaku pengirim santet
<b>kisah ini bermula saat kami mencoba mengadu nasib di kota Jogja,
saat itu kami mempunyai seorang anak laki-laki yang masih berusia 1 tahun ditambah istri yg sedang mengandung jabang bayi.
dikota ini kami mencoba mengadu nasib sebagai pedagang (dirahasiakan) di salah satu ruko daerah babarsari, sleman jogja.
dengan bermodal seadanya saya mencoba nekat beranikan diri bertaruh nasib.
alhasil, usaha gigih saya tidak sia-sia dan membuahkan hasil yang sangat baik.
namun disitulah pula awal petaka ini kami alami.
semenjak makin ramainya usaha kami didatangi pembeli dan penjual (bakul), kami sering kali semakin sibuk dibuatnya dan mulai melalikan ibadah shalat wajib.
padahal kami selalu bangun pagi sekalipun, maklum jam 4 pagi tempat kami sudah ramai didatangi pedagang yg mau kulakan untuk dijual kembali.
berawal satu titik luka dipunggung tangan istri saya, luka yang sangat kecil seperti luka bakar, hitam dan kering. awalnya saya anggap luka biasa, terkena api atau apalah, karena istri sayapun tidak pernah menyadari adanya luka itu sebelomnya.
sayapun coba obati dengan obat luka warung dan apotik, lama-lama bukanya berangsur membaik justru semakin melebar. yang semula ahnya setitik kecil kini dalam kurang dari 1 minggu membesar menjadi sebelah punggung tangan.
keanehan disitu belom kami rasakan, hingga dihari ke sembilan (sangat kami ingat hari itu) kejadian aneh mulai terjadi ditempat kami.
kamar mandi yang biasa kami gunakan bersama mendadak terkunci dan tidak bisa dibuka, padahal jelas kamar mandi itu tanpa kunci dan hanya terbuat dari seng (pintu yang dijual dipasaran toko bangunan).
pintu yg bergambar ikan koi itu terasa tertahan sesuatu dari dalam, hingga sayapun coba menyuruh pegawai kami yg berbadan tegap dan besar seperti tentara. dengan badan yg sebesar itupun pegawai kami gak mampu mendorong pintu yg sangat ringkih, sungguh aneh gumam saya dalam hati.
Quote:
saya ucapkan terimakasih buat agan dan sista yang sudah membaca cerita pribadi kami
juga terimakasih buat yang memberikan kami melon karena ketertarikan dan tanggapan positif terhadap thread ini

saya akan tetap lanjutkan cerita ini yang mungkin sangat panjang guna pelajaran bagi yang lainnya 
TRAGEDI 1
kisah nyata 3 tahun hidup dalam santet dijogja sambungan #1
kisah nyata 3 tahun hidup dalam santet dijogja sambungan #2
kisah nyata 3 tahun hidup dalam santet dijogja sambungan #3
kisah nyata 3 tahun hidup dalam santet dijogja sambungan #4
TRAGEDI 2
kisah nyata 3 tahun hidup dalam santet dijogja sambungan #5
kisah nyata 3 tahun hidup dalam santet dijogja sambungan #6
<b><span style="display:block; text-align:center;">
|