View Single Post
  #1  
Old 12th December 2010
GodFather's Avatar
GodFather GodFather is offline
Ceriwis Pro
 
Join Date: Oct 2010
Location: Ceriwis.us
Posts: 2,477
Rep Power: 32
GodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important personGodFather is very very important person
Thumbs up Kereta Api Perang Lapis Baja Milik Rusia Yang Digunakan Pada Perang Dunia Ke-2



Sebuah kereta lapis baja adalah kereta api yg dilindungi oleh suatu "baju besi". Biasanya mereka dilengkapi dengan senjata artileri dan senjata mesin. Mereka sebagian besar digunakan selama akhir abad 19 dan awal abad 20, ketika mereka menawarkan cara yang inovatif untuk dapat bergerak dalam mengangkut dan memindahkan senjata dalam jumlah yg besar. Terutama kereta api perang ini digunakan rusia pada perang dunia ke 2.

Tetapi penggunaan kereta api perang ini dihentikan di sebagian besar negara karena kendaraan modern menjadi jauh lebih kuat dan menawarkan fleksibilitas yang lebih, dan karena kereta lapis baja terlalu rentan untuk disabotase dan juga rentan terhadap serangan udara. Tetapi walaupun begitu federasi rusia tetap menggunakan kereta lapis baja dalam perang chechnya kedua.

Pada kereta api perang tersebut terdapat beberapa peralatan dan fasilitas perang seperti:

- artillery : Terdiri dari berbagai macam senjata mesin
- infantry : Digunakan untuk mengangkut pasukan infantri
- anti aircaft : Dilengkapi dengan senjata anti serangan udara
- anti tank : Dilengkapi senjata yg digunakan untuk menghadapi tank
- command : Digunakan sebagai pusat perintah di kereta api
- missile transport : Digunakan untuk mengangkut senjata missile
- troop sleeper : Digunakan sebagai barak



















Source : http://selintasberit...baja-milik.html
Reply With Quote