Diuntungkan Sentimen Minyak, Yen Terus Bergerak Naik
Yen pada hari ini berhasil bergerak menguat terhadap dollar dan euro. Ini disebabkan oleh masih melemahnya harga minya sehingga terus merongrong pasar saham global, dan memantek pelaku pasar terus berinvestasi pada asset safe haven.
Bursa saham Asia mencatat penurunan masih disebabkan masih lemahnya harga minyak yang terpengaruh kekhawatiran melimpah ruahnya persediaan pasca data manufaktur Cina yang juga melemah ditambah dengan kecemasan di AS atas melambatnya pertumbuhan ekonomi global. Bursa saham Eropa juga melemah setelah pembukaan terseret saham di sektor tambang dan energi.
USD/JPY turun ke level 120,36 dan terakhir terpantau di level 120,64, atau turun 0,31% hari ini dan turun dari level atas 121,68 yang di sentuh pada Jumat akhir pekan kemarin setelah keputusan mengejutkan Bank of Japan yang mengadopsi suku bunga negatif.
Euro pun mengalami penguatan terhadap dollar, dengan EUR/USD menguat 0,25% ke level 1,0915. Zona euro merilis data tingkat pengangguran di Desember 10,4% hanya turun sedikit dibandingkan dengan ekspektasi tingkat pengangguran 10,5%, angka yang sama dirilis pada November dan merupakan level terendah di empat tahun.
Indeks dolar yang mencatat pergerakan perdagangan greenback terhadap mata uang mayoritas masih diperdagangkan di sekitar level 99,02.