Minyak kembali menguat
Hari ini, minyak mentah berjangka bergerak naik diperdagangan Asia menyusul rilisnya data AS diakhir pekan lalu yang menunjukkan berkurangnya operasi sejumlah pengeboran minyak.
Sweet crude untuk pengiriman di Oktober diperdagangkan pada $45,20 per barrel. Brent crude untuk kontrak November naik $0,57 atau 1,1% menjadi $48,02 per barrel. Menurut laporan Baker Hughes jumlah pengeboran turun sebanyak delapan menjadi 644. Penurunan tiga minggu berturut-turut. Jumlah operasi pengeboran minyak ini menjadi indikator produksi minyak dimasa depan.
Minggu lalu departemen energi AS melaporkan persediaan minyak mentah AS turun 2,1 juta barrel sementara persediaan produk petrol meningkat. Sejumlah analis mengatakan pasar mulai stabil setelah mengalami gejolak parah dibulan Agustus lalu. Kepanikan pasar memang sudah reda tapi belum berakhir.
Melambatnya ekonomi Asia utamanya China juga menyebabkan harga turun karena berimbas kepada menurunnya permintaan. Keputusan the Fed untuk mempertahankan rate juga ikut membantu mengkoreksi sentimen utamanya dipasar valas.