Safety Evaluation And Risk Assessment Of Electronic Cigarettes
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4110871/
Sebuah studi yang menyatakan bahwa rokok elektrik sangat jauh lebih tidak berbahaya dibanding rokok tembakau. Para perokok tembakau yang beralih menggunakan rokok elektrik akan mendapatkan keuntungan kesehatan.
Artikel diterbitkan pada April 2014
Use Of Electronic Cigarettes In Great Britain
http://www.ash.org.uk/files/documents/ASH_891.pdf
Sebuah survei dari ASH yang menyatakan bahwa penggunaan rokok elektrik di Inggris telah meningkat 3 (tiga) kali lipat lebih banyak dibanding 2 tahun sebelumnya dan berdasarkan studi, TIDAK ada bukti yang menunjukkan bahwa rokok elektrik merenormalisasikan kebiasaan merokok.
Artikel diterbitkan pada April 2014
Trends In Ecig Use In England (PPT)
http://www.smokinginengland.info/dow...t-stats&src=11
Sebuah studi oleh peneliti di University College London menyatakan bahwa penggunaan rokok elektrik oleh orang yang tidak merokok sebelumnya hampir tidak ada (dapat dihiraukan). Bukti juga mengindikasikan bahwa rokok elektrik tidak merenormalisasikan kegiatan merokok. Dan rokok elektrik sangat membantu penurunan jumlah perokok tembakau.
Artikel diterbitkan pada April 2014
Ecigs Among The Least Harmful Nicotine Delivery Products
http://www.karger.com/Article/FullText/360220#SC5
Sebuah studi yang membandingkan berbagai macam produk penghantar nikotin ke dalam tubuh. Rokok tembakau tercatat sebagai yang paling berbahaya dengan (dengan nilai 100) dan rokok elektrik tercatat sebagai yang paling TIDAK berbahaya. Dipublikasikan pada European Addiction Research
European Addiction Research
Artikel diterbitkan pada April 2014
Nicotine Not The Great Satan?
http://discovermagazine.com/2014/march/13-nicotine-fix
Kelihatannya reputasi buruk nikotin harus dipikirkan ulang. Sebuah studi membuktikan bahwa “hampir tidak mungkin” membuat hewan laboratorium mengalami kecanduan nikotin apabila nikotin tidak ditambahkan dengan bahan berbahaya lainnya.
Artikel diterbitkan pada Maret 2014
Royal College Of Physicians’ Stance
http://www.rcplondon.ac.uk/commentar...nic-cigarettes
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa:
1. Efek berhenti merokok tembakau tanpa bantuan alat apapun.
2. Efek berhenti merokok tembakau dengan bantuan rokok elektrik.
Keduanya menunjukkan hasil peningkatan kesehatan yang sama.
Artikel diterbitkan pada Maret 2014
“A Moral And Ethical Duty” To Provide Ecigarettes
http://www.montrealgazette.com/healt...937/story.html
Dalam sebuah surat terbuka yang dipublikasikan oleh The Montreal Gazette, direktur kesehatan dari Smoking Cessation Clinic di Montreal Chest Institute dan kolega kesehatan lainnya, mereka semua menyatakan dukungannya untuk melegalkan penjualan rokok elektrik di Kanada. Dalam suratnya, Dr. Gaston Ostiguy menyatakan bahwa menyediakan rokok elektrik kepada para perokok tembakau adalah sebuah tindakan “bermoral”.
Artikel diterbitkan pada Maret 2014
Glycerol Does Not Cause Lipoid Pneumonia
http://www.ecigarette-research.com/w...4/157-glycerol
Dalam artikel ini, Dr. Konstantin Farsalinos menjelaskan bahwa Glycerol (salah satu bahan cairan rokok elektrik) tidak menyebabkan lipoid pneumonia.
Artikel diterbitkan pada Maret 2014
Impact Of EU Ban On Higher Nicotine E-cigarettes On Smoking.
http://bit.ly/LE-TPD
Sebuah program yang akan dijalankan oleh EU Tobacco Products Directive (TPD), akan membatasi kadar nikotin yang boleh dijual bebas sebesar 20mg/ml. Hal ini akan membatasi penggunaan rokok elektrik di Eropa, dan mengakibatkan 105,000 orang mati per tahunnya di Eropa.
Artikel diterbitkan pada Februari 2014
The Effects Of Nicotine On Human Health
http://acsh.org/2014/01/effects-nicotine-human-health/
Studi yang dilakukan oleh American Council On Science And Health menyatakan bahwa uap rokok elektrik tidak terlihat (tidak terbukti) dapat menyebabkan kanker.
Artikel diterbitkan pada Januari 2014
Contaminants In Ecig Eliquids And Workplace Health Risks
http://www.biomedcentral.com/content...2458-14-18.pdf
Sebuah studi menunjukkan bahwa TIDAK ada bukti uap rokok elektrik menimbulkan racun dan kontaminan berbahaya terkait masalah kesehatan dan keamanan di dalam ruangan kerja.
Artikel diterbitkan pada Januari 2014
A Longitudinal Study Of Ecig Users
http://www.sciencedirect.com/science...06460313003304
Sebuah studi yang menyatakan rokok elektrik dapat berkontribus untuk membantu orang yang sudah berhasil berhenti merokok untuk tidak kembali ke kebiasaan buruknya. Penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan ganda (rokok tembakau dan rokok elektrik) dapat mengurangi jumlah konsimsu rokok tembakau secara signifikan.
Artikel diterbitkan pada Januari 2014