Pesanan Pabrik Jerman Tak disangka Merosot
Pesanan pabrik Jerman secara tak terduga turun untuk bulan kedua berturut-turut pada bulan Februari karena terjadinya stagnasi permintaan domestik dan penurunan pesanan luar negeri, sehingga menunjukkan aktivitas ekonomi di negara ekonomi terbesar kawasan euro itu masih lesu pada awal tahun ini.
Pesanan pabrik turun 0,9 persen dengan penyesuaian musiman dan hari kerja dari Januari, data dari Kementerian Ekonomi menunjukkan, berlawanan dengan ekspektasi ekonom untuk kenaikan 1,5 persen.
Penurunan pada bulan Januari direvisi menjadi 2,6 persen dari 3,9 persen. Ini adalah penurunan terbesar sejak Agustus tahun lalu, ketika pesanan anjlok 5,5 persen.
Pesanan dalam negeri tidak berubah dari bulan sebelumnya, sementara permintaan luar negeri mencatat penurunan 1,6 persen. Pesanan baru kawasan euro turun 2,1 persen namun pesanan dari negara lain mengalami penurunan 1,3 persen.
Pesanan untuk barang setengah jadi turun 1,2 persen dan pesanan untuk barang modal mengalami penurunan 1,1 persen. Sementara itu, permintaan barang konsumsi tumbuh 2,9 persen.
Meskipun pesanan pabrik mencatat penurunan, Kementerian Ekonomi mengatakan bahwa tren dalam industri terus menunjuk kenaikan moderat. Lesunya pesanan selama dua bulan berturut-turut ini merupakan pertama kalinya sejak Juni tahun lalu.
Sektor manufaktur Jerman tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan pada bulan Maret, menandai peningkatan terkuat dalam sebelas bulan terakhir, data survei Markit Economics pekan lalu menunjukkan. Tingkat pengangguran di negara itu jatuh ke rekor terendah pada bulan Maret.