GBP/USD Cukup stabil Pasca Data pinjaman Inggris
Pound tetap stabil terhadap dolar AS pada sesi Jumat, setelah data pinjaman sektor publik Inggris mencatat hasil positif, sementara sentimen terhadap greenback ternyata masih rentan setelah pernyataan kebijakan terbaru Federal Reserve.
GBP/USD terpantau sempat sentuh level 1,4723 pada perdagangan pagi di Eropa, dan menjadikannya level bawah sesi meski kemudian mencatat konsolidasi pada level 1,4749.
Dalam laporannya, Kantor Statistik Nasional Inggris mengatakan bahwa pinjaman bersih sektor publik naik sebesar £6,22 miliar pada bulan Februari, nmaun masih di bawah ekspektasi peningkatan yakni £7,70 miliar. Angka bulan Januari direvisi menjadi penurunan £8,93 miliar dari perkiraan penurunan sebelumnya £9,41 miliar.
Sementara itu, dollar masih rapuh setelah Fed pada hari Rabu menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS telah stabil dan bahwa suku bunga akan naik pada kecepatan yang lebih lambat dari perkiraan sebelumnya.
Dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan kebijakan moneter, bank sentral AS juga menurunkan perkiraan untuk pertumbuhan dan inflasi.
Namun, Sterling melemah terhadap euro, dengan EUR/GBP naik 0,29% ke level 0,7245. Euro menemukan beberapa dukungan setelah para pemimpin Uni Eropa mengatakan bahwa Yunani telah sepakat untuk membentuk rencana reformasi baru dalam beberapa hari mendatang untuk mengamankan dana bailout tambahan yang diperlukan untuk mencegah kebangkrutan negara.
Menjelang pembicaraan, Presiden Parlemen Eropa Martin Schulz telah memperingatkan bahwa situasi keuangan Yunani adalah "berbahaya", dengan pembayaran utang yang menjulang.