Market Movement
IHSG pada perdagangan kemarin ditutup mengalami koreksi sebesar 0,7% berada pada level 5.279,9. Meski demikian investor asing masih tercatat membukukan transaksi net buy Rp 89 miliar. Koreksi tersebut diakibatkan adanya profit taking pada saham-saham yang mengalami rally signifikan. Saham-saham top gainers di antaranya adalah Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 1.400 ke Rp 8.400, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.050 ke Rp 56.500, Astra Agro (AALI) naik Rp 825 ke Rp 24.450, dan Inti Agri (IIKP) naik Rp 440 ke Rp 2.200; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 1.150 ke Rp 35.250, Mandom (TCID) turun Rp 500 ke Rp 18.000, Matahari (LPPF) turun Rp 425 ke Rp 14.850, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 325 ke Rp 16.325.
Global Update
Kembali rebound minyak dunia yang signifikan 4% hingga kembali menyentuh level US$ 50 per barrel mendorong laju penguatan bursa AS pada perdagangan tadi malam dengan indeks Dow Jones tercatat naik sebesar 1,2% untuk ditutup pada level 17.884,9. Indeks S&P 500 dan Nasdaq kompak ditutup menguat sebesar 1% untuk kemudian masing-masing ditutup pada level 2.062,5 dab 4.765,1. Sementara itu, bursa Eropa ditutup cenderung flat dan bervariasi dimana indeks FTSE 100 ditutup naik tipis 0,1% di level 6.865,9 sedangkan indeks DJ Euro Stoxx terkoreksi 0,2% pada level 3.409,0.
Corporate Summary
Ø JSMR bukukan laba bersih Rp 1,4 triliun
Ø Samin Tan Gagal Menguasai Induk BRAU
Ø HDFA terbitkan MTN dengan bunga 13%
Ø Obligasi TBIG Oversubscribe hampir 5x
Ø 12 RS Baru SILO Siap Beroperasi Tahun ini
Ø ACES Buka Gerai Perdana di Bandar Lampung
Ø PTPP Terbitkan Obligasi Rp300 miliar
sumber