View Single Post
  #1  
Old 4th December 2010
boyzsan's Avatar
boyzsan boyzsan is offline
Ceriwiser
 
Join Date: Dec 2010
Location: #TM 71, #PIC 17
Posts: 503
Rep Power: 18
boyzsan mempunyai banyak pengalamanboyzsan mempunyai banyak pengalamanboyzsan mempunyai banyak pengalamanboyzsan mempunyai banyak pengalamanboyzsan mempunyai banyak pengalamanboyzsan mempunyai banyak pengalaman
Default Palestina Bantu Israel Padamkan Kebakaran

Palestina mengerahkan sejumlah truk pemadam untuk membantu mengatasi kebakaran hutan

Sabtu, 4 Desember 2010, 09:46 WIB

Renne R.A Kawilarang




Kebakaran hutan di Israel bagian utara (AP Photo/Dan Balilty)



VIVAnews - Israel menerima bantuan dari sejumlah negara saat kesulitan mengatasi kebakaran hutan yang terburuk di negara itu dan telah merenggut puluhan jiwa sejak Kamis, 2 Desember 2010. Menariknya, bantuan juga datang dari Palestina, yang selama ini menjadi bulan-bulanan serangan dan intimidasi Israel.

Bantuan itu diungkapkan seorang pejabat keamanan Palestina, Ahmed Rizek Abu Rabia, seperti dikutip laman YNet News, 3 Desember 2010. Menurut Rizek, Palestina mengerahkan sejumlah truk pemadam untuk membantu mengatasi si jago merah di Taibe dan Barta'a. Itu merupakan dua desa Arab di kawasan Galilea, Israel.

Tim pemadam berhasil memadamkan api di dan sekitar Barta'a. Namun tim pemadam Palestina terus beroperasi di wilayah itu. "Ini merupakan bencana kemanusiaan," kata Rizek. "Pihak Palestina menawarkan segala daya untuk membantu lewat saluran resmi."

Selain Palestina, sejumlah negara yang selama ini berseteru dengan Israel turut mengerahkan bantuan. Mereka adalah Yordania, Mesir, dan Turki. Sejumlah negara Barat juga langsung mengirim bantuan darurat.
Menurut kantor berita Associated Press, kebakaran hutan itu hingga kini dipandang sebagai yang terburuk dalam sejarah Israel. Api dengan cepat menghanguskan banyak pohon di hutan Carmel, yang terletak di kawasan Galilea, dan kini dikabarkan mendekati kota pelabuhan Haifa. "Ini merupakan bencana yang tidak diduga-duga," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. (kd)
Reply With Quote