Sektor manufaktur AS masih berpeluang melambat
Laporan dari Federal Reserve menunjukkan prooduksi pabrik AS mencatat kenaikan 0,2 persen bulan lalu. Kenaikan pada produksi pabrik di September mengalami revisi penurunan menjadi 0,2 persen yang sebelumnya dilaporkan sebesar 0,5 persen.
Sementara itu, produksi kenderaan bermotor mencatat penurunan 1,2 persen di Oktober. Angka ini melanjutkan penurunan di September sebesar 1,9 persen dan merupakan penurunan bulanan ketiga berturut-turut.
Kenaikan tipis produksi manufaktur ini mendukung pandangan moderat dalam laju pertumbuhan pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-empat setelah ekspansi cepat di periode Jul hingga September.
Dalam sebuah laporan terpisah, Federal Reserve New York melaporkan indeks kondisi bisnis umum Empire State mencatat kenaikan menjadi 10,16 in November dari laporan di Oktober 6,17. Sebuah hasil yang menunjukkan ekspansi besar.
Laporan lainnya menunjukkan, pesanan baru reboun cukup besar, namun indeks tenaga kerja pabrik mencatat penurunan, sedikit meredupkan laporan tersebut. Namun, bisnis menunjukkan optimisme di masa akan datang.
Pada bulan lalu, produksi pertambangan turun 0,9 persen, pemanfaatan produksi turun 0,7 persen. Penurunan ini membayangi kenaikan produksi manufaktur, menyisakan produksi industri keseluruhan tergelincir 0,1 persen di Oktober. Kenaikan produksi industri pada September harus mengalami revisi penurunan menjadi 0,8 persen dari yang dilaporkan sebelumnya 1,0 persen.
Penggunaan kapasitas industri turun menjadi 78,9 persen dari 79,2 persen di September. Angka ini 1,2 persentase poin di bawah rata-rata yang berlangsung cukup lama.
Para pejabat the Fed cenderung melohat penggunaan kapasitas sebagai sinyalemen seberapa lemahnya perekonomian dan seberapa besar peluang pertumbuhan berlangsung sebelum ini menjadi hal penyebab inflasi.