Dolar Lanjutkan Penurunan Paska Rilis Data Payroll
Dolar diperdagangkan melemah capai hari kedua setelah data payroll AS di oktober tumbuh lebih lemah dari perkiraan. Hasil ini juga melemahkan ekspektasi trader terhadap kemungkinan dinaikkannya suku bunga the Fed lebih awal.
Dolar melemah terhadap yen setelah mencapai level tertingginya dalam tujuh tahun terakhir menyusul pernyataan Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda bahwa bank sentral tidak menetapkan limit dalam kebijakan pelonggaran demi menekan laju deflasi. Yuan dan dolar Australia menguat setelah data menunjukkan ekspor naik lebih besar dari perkiraan di China. Kiwi juga ikut menguat.
Pasar cukup gembira melihat data China yang menunjukkan pertumbuhan moderat sehingga memberi sokongan kepada aussie dan kiwi. Terakhir kali dikutip, dolar melemah 0,4% menjadi 114,17 yen. Dolar melemah 0,2% menjadi $1,2474 terhadap euro. Euro tergelincir 0,2% menjadi 142,42 yen.
Mengecewakannya data nonfarm payroll AS memberi kesempatan kepada pasar, khususnya kepada investor di Asia untuk mengambil keuntungan dari penguatan dolar beberapa waktu lalu.