Lautandhana Daily View 21 Agustus 2014
IHSG melanjutkan penguatannya yang ditutup pada level 5.190,2 berkat aksi beli yang dilakukan investor baik asing maupun domestik. Dana asing kembali masuk ke lantai bursa mencapai lebih dari Rp515 miliar di keseluruhan pasar. Mayoritas indeks sektoral pun diakhiri di zona hijau, dengan sektor konsumer, manufaktur dan keuangan memimpin penguatan, sementara saham-saham perkebunan dan properti melemah. Saham-saham top gainers di antaranya adalah Century Textille (CNTX) naik Rp 1.000 ke Rp 11.000, Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 690 ke Rp 5.000, GUdang Garam (GGRM) naik Rp 500 ke Rp 55.000, dan Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 31.900. Sementara saham-saham top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 200 ke Rp 26.325, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 150 ke Rp 70.050, Sarana Menara (TBIG) turun Rp 150 ke Rp 8.150, dan AKR (AKRA) turun Rp 105 ke Rp 4.845.
Bursa AS menguat pasca dirilisnya hasil pertemuan the Fed yang mengindikasikan bahwa bank sentral AS tersebut akan terus mendukung stimulus ekonomi di tengah pertumbuhan yang kurang merata di pasar tenaga kerja. Inflasi bulan Juli yang rendah telah memberikan ruang bagi the Fed untuk mempertahankan suku bunga di titik terendahnya bahkan ketika pertumbuhan ekonomi menunjukkan perbaikan. Indeks Dow Jones dan S&P 500 ditutup menguat pada level 16.979,1 (+0,4%) dan 1.986,5 (+0,2%) sementara indeks Nasdaq ditutup menipis 1 poin ke level 4.526,5.
Jelang pengumuman sengketa pilpres oleh MK siang nanti, IHSG diperkirakan bergerak mixed cenderung menguat.Saham pilihan kami antara lain: JSMR, KLBF, dan BBRI.
sumber