Aksi jual emas terkait data kerja berlanjut
Harga emas menandai penutupan terlemahnya di lebih dari sepekan pada perdagangan Senin, melanjutkan penurunan besar dari sesi sebelumnya, yang berdampak pada beralihnya pilihan para pelaku pasar ke ekuitas yang terus menguat, sehingga mengangkat indeks Dow industrials melampaui level 17.000 untuk pertama kalinya.
Emas kontrak pengiriman Agustus turun $3,60, atau 0,3%, ditutup di harga $1.317 per ons setelah anjlok lebi dari $10, atau 0,8%, di akhir perdagangan reguler sesi kamis karena libur akhir pekan 4 Juli. Mencatat kontrak yang aktif diperdagangakan ini, harga tersebut belum pernah tersentuh sejak 26 Juni. Sementara perak kontrak perdagangan September juga turun, sebesar 12 sen atau 0,6%, ditutup di harga $21,01 per ons.
Emas akhiri penurunan perdagangan pekan singkat dengan pelemahan pertamanya dalam lima sesi terakhir karena investor beralih ke pasar saham karena laporan data kerja AS yang melampaui perkiraan.
�Spekulasi suku bunga terkait kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga itu diperkirakan lebih awal dari yang diperkirakan berperan terhadap penurunan harga emas,� ungkap Mark O�Byrne, Direktur di GoldCore, yang bermarkas di Dublin. �Dari sudut panda momentum dan tehnikal, emas terlihat jauh lebih baik dan ini seharusnya mampu mengangkat permintaan.� Namun menurun analis di HSBC, emas bisa saja terus berada di posisi merah.