Rekomendasi Mingguan Lautandhana 16 Juni 2014
Downgrade prospek pertumbuhan ekonomi dunia oleh World Bank dan meningkatnya ketegangan di Irak menjadi faktor dominan yang menekan indeks saham global pekan lalu. Sementara indeks bursa saham domestik masih dalam posisi 'wait and see' menjelang Pilpres dan bergerak sideways dalam rentang 4875-4995.
Secara sektoral, sektor konstruksi dan semen terlihat outperform dibanding sektor lainnya. Adapun emiten terkait komoditas cenderung underperform seiring dengan melemahnya harga komoditas utama seperti nickel, timah, batubara dan palm oil.
Nilai tukar rupiah sedikit menguat terhadap U.S. dollar meskipun Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya dilevel 7,5%. Peluang untuk menguat lebih signifikan terbuka jika neraca perdagangan bulan Mei mengalami surplus seperti diindikasikan oleh Bank Indonesia akhir pekan lalu.
Untuk rekomendasi pekan ini kami menambah satu saham baru di Tabel Watchlist, yaitu saham ASII dengan entry point di Rp7.150. Dua saham Watchlist sebelumnya, yaitu BBTN dan WSKT, telah masuk dalam Tabel Portfolio setelah target harga belinya tercapai awal pekan lalu. Dengan demikian, saat ini kami memiliki 4 saham di Tabel Portfolio dan 4 saham di Tabel Watchlist.
Berikut adalah tabel saham pilihan Lautandhana untuk rekomendasi pekan ini:
Keterangan Tabel Rekomendasi:
Tabel Portfolio:
Tabel ini berisi saham-saham pilihan yang menurut kami sangat baik secara fundamental atau memiliki potensi kinerja yang positif dalam jangka menengah panjang dan memiliki rasio risk to reward yang kecil / minimal. Ini berarti risiko yang mungkin ada lebih kecil daripada ekspektasi return yang bisa diperoleh. Saham pilihan akan terus bertahan dalam Tabel Portfolio sampai kami anggap return yang diharapkan sulit untuk dicapai atau telah terjadi perubahan kinerja yang menyebabkan rasio risk to reward membesar.
Saham pilihan ini juga dapat keluar dari Tabel Portfolio jika telah mencapai return tertentu yang kami anggap cukup untuk diambil tindakan Profit Taking. Jika dikemudian hari saham yang telah keluar dari Tabel Portfolio ini kami anggap layak dan memenuhi kriteria saham portfolio, maka sewaktu-waktu dapat kami masukkan kembali. Saham yang ada kami pilih dari beberapa sektor yang prospektif dan kami anggap terbaik disektornya. Sehingga dengan demikian, jika Anda memiliki seluruh saham yang ada di Tabel Portfolio ini, maka secara otomatis Anda telah membentuk portofolio yang ideal dan terdiversifikasi disektor-sektor yang prospektif.
Berikut ini adalah daftar saham yang pernah masuk dalam Tabel Portfolio dan return-nya:
Tabel Watch List
Saham yang masuk dalam Tabel Watch List ini adalah saham yang kami anggap telah memenuhi kriteria sebagai saham portfolio, namun belum layak untuk masuk dalam Tabel Portfolio karena harga pasarnya kami anggap masih cukup tinggi. Kami memasukkan suatu saham dalam Tabel Watch List ini untuk dapat diperhatikan dan dibeli jikalau harga telah menyentuh atau mendekati entry level ideal yang telah kami berikan. Jika harga saham telah menyentuh entry level, maka kami akan memindahkan saham dimaksud kedalam Tabel Portfolio pada rilis Rekomendasi Mingguan Lautandhana edisi berikutnya.
Tabel Weekly Trading Stocks
Selain saham-saham prospektif yang dapat dibeli untuk tujuan jangka menengah panjang atau Buy and Hold, kami juga memberi alternatif saham pilihan untuk tujuan jangka pendek, yaitu satu pekan. Tidak ada kriteria fundamental tertentu yang harus dipenuhi oleh saham dalam tabel ini, namun kami upayakan tetap memiliki rasio risk to reward yang kecil. Oleh karenanya, saham-saham pilihan dalam tabel ini memiliki sifat spekulatif. Dan untuk memproteksi Anda dari potensi kerugian yang besar, kami cantumkan juga level Stop Loss yang dapat Anda terapkan. Selain rekomendasi beli (Buy), kami juga dapat memberi rekomendasi jual (Sell) atau jual dulu lalu buyback kemudian (Trading Sell) bagi investor yang telah memiliki saham yang direkomendasikan sebelumnya.
sumber