Kepercayaan konsumen AS melemah, rumah di AS mahal
Indeks masih di dekat level kenaikan enam bulan, harga rumah naik
Kepercayaan kossumen AS merosot di April meski demikian, masih berada di level atas enam bulan, sementara harga rumah di AS mencatat kenaikan di Februari, menunjukkan perekonomian masih terus memiliki momentum setelah musim dingin buruk lalu.
Conference Board mengatakan indeks konsumennya turun ke angka 82,3, level tertinggi kedua sejak Januari 2008, dari hasil revisi kenaikan 83,9 di Maret. Musim dingin yang tidak biasanya dan salju menghambat aktifitas ekonomi di awal tahun ini.
Smenetara itu, indeks ekspektasi meningkat ke level tertinggi sejak Agustus, sentuh angka 84,9 di April dari angka 84,8 di Maret yang mengalami revisi kenaikan, sementara indeks situasi saat ini turun menjadi 78,3 berbanding 82,5 di bulan lalu yang juga direvisi naik.
"Sementara sentimen terkait kondisi saat ini kemungkinan telah sedikit melemah, konsumen tidak meramalkan perekonomian, atau pasar tenaga kerja, kehilangan momentum yang sudah terbangun dalam beberapa bulan terakhir," Lynn Franco, Direktur indikator ekonomi di Conference Board, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Sebuah laporan terpisa menunjukkan indeks gabungan harga rumah S&P/Case-Shiller di 20 kota metropolitan naik 0,8 persen di Februari dengan basis penyesuaian musiman, runtuhkan ekspektasi untuk kenaikan 0,7 persen, menurut hasil survei Reuters.
Kenaikan harga bulanan ini pengaruh dari laporan di Januari, sementara harga naik 12,9 persen dari tahun lalu, dibandingkan dengan kenaikan tahunan 13,2 persen di Januari.
Namun, kenaikan ini masih gagak mengimbangi data sebelumnya yang menunjukkan pasar perumahan kehilangan momentum.