Lautandhana Daily View 22 April 2014
Bertepatan dengan hari Kartini, IHSG ditutup turun 0,1% ke level 4.892,3 akibat aksi ambil untung yang terutama dilakukan investor dalam negeri. Sementara investor asing masih mencatatkan transaksi net buy sebear Rp315 miliar di keseluruhan pasar. Posisi indeks yang sudah memasuki area jenuh beli dimanfaatkan investor untuk aksi ambil untung. Nilai dan volume perdagangan saham siang ini melonjak tinggi akibat dua aksi crossing saham PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) senilai masing-masing Rp 2 triliun dan Rp 1 triliun yang dilakukan di pasar negosiasi. Saham-saham jajaran top gainers di antaranya Lion Metal (LION) naik Rp 500 ke Rp 12.500, Bank of India (BSWD) naik Rp 500 ke Rp 3.000, Matahari (LPPF) naik Rp 300 ke Rp 15.300, dan Global Mediacom (BMTR) naik Rp 175 ke Rp 2.300. Sementara saham-saham kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 450 ke Rp 69.000, Indocement (INTP) turun Rp 450 ke Rp 23.000, Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 28.000, dan Mitra Kentjana (MKPI) turun Rp 250 ke Rp 15.050.
Bursa saham AS berakhir positif didorong membaiknya kinerja emiten di pasar. Kinerja emiten di 1Q14 diperkirakan akan tumbuh rata-rata 0,8% dari periode 1Q13 lalu. Pada penutupan perdagangan waktu setempat, indeks Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq ditutup pada level 16.449,3 (+0,2%), 1.871,9 (+0,4%) dan 4.121,6 (+0,6%).
Hari ini IHSG diperkirakan berpotensi melemah mengingat tingginya minat investor dalam negeri untuk mengambil untung di tengah lemahnya bursa regional. Saham pilihan kami antara lain: SMGR dan ASII.