Peristiwa Penting Minggu Ini

Pada hari Jumat 7 Maret, dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya setelah rilis data Payroll Non Pertanian, namun penguatan ini bersifat moderat. Euro memperkuat posisinya setelah laporan Produksi Industri di Jerman yang melampaui perkiraan. Dolar Kanada melemah tajam setelah laporan bursa Tenaga Kerja yang lemah di Kanada.
Dolar AS memperkuat posisinya terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada perdagangan Jumat, kecuali euro dan franc Swiss � namun penguatan ini tidak terlalu besar, indeks dolar hanya menguat 0,1%. Menurut Departemen Tenaga Kerja AS, Tingkat Penyerapan Tenaga Kerja Non Pertanian meningkat pada bulan Febuari sebanyak 175.000 dari revisi ke atas 129.000 pada bulan Januari, yang secara signifikan melampaui perkiraan di level 150.000. Revisi Neto Payroll Dua Bulan sebanyak 25.000 terealisasi.
Di saat yang sama, Tingkat Pengangguran naik menjadi 6,7% dari 6,6% pada bulan sebelumnya, sebelumnya diperkirakan tidak akan ada perubahan. Pendapatan Per Jam Rata-rata naik 0,4% m/m, melebihi perkiraan pertumbuhan sebesar 0,2%, sementara Rata-rata Jam Mingguan turun pada bulan Febuari menjadi 34,2 ja dari 34,3 jam pada Januari. Tingkat Partisipasi masih tidak berubah pada Febauri jika dibandingkan dengan bulan januari di level 63%. Tingkat Pengangguran � U6 turun dari 12,7% menjadi 12,6%.
Dolar Kanada secara tajam melemah setelah rilis laporan Bursa Tenaga Kerja yang lemah di Kanada. Tingkat Penyerapan Tenaga kerja Kanada pada bulan Febuari secara tiba-tiba turun 7.000 dari perkiraan pertumbuhan sebesar 15.000. Tingkat Pengangguran tidak berubah dan mencapai 7%. Euro memperkuat posisinya setelah laporan Produksi Industri Jerman yang naik +0,8%, lebih tinggi dari perkiraan kenaikan sebesar +0,7%. Euro menguat lebih dari $1,39 untuk pertamakalinya sejak Oktober 2011. Laporan yang dirilis Kamis lalu menunjukan Permintaan Pabrik Jerman naik 1,2% m/m, juga lebih tinggi dari perkiraan kenaikan 0,7%.
Menurut hasil dari minggu sebelumnya, dolar AS melemah tipis pada indeks dolar dan turun 0,1%. Data Payroll Non Pertanian yang kuat pada akhir minggu lalu membantu dolar AS untuk memperoleh kembali pelemahannya. Dolar AS mendemonstrasikan dinamika dalam beberapa arah terhadap mata uang utama lainnya � dolar melemah terhadap dolar Australia, dolar Selandia baru, euro, dan franc Swiss � namun menguat terhadap yen, dolar Kanada, dan poundsterling. Dolar AS menguat terutama sekali terhadap yen, sementara AUD dan NZD mendemonstrasikan penguatan terbesar terhadap dolar AS.
Peristiwa Penting Minggu Ini