
27th October 2010
|
 |
Ceriwiser
|
|
Join Date: Oct 2010
Posts: 456
Rep Power: 17
|
|
Cara Mengubah Sifat Menunda-Nunda
Hampir semua manusia di dunia ini pernah menunda apapun karena suatu sebab. Menunda bukan sebuah kesalahan kalau hal tersebut dilakukan karena alasan tertentu. Akan tetapi, menunda dalam situasi lain; sangatlah merugikan, bahkan mampu menarik mundur pelakunya ke dalam situasi yang kadang-kadang sangat tragis
Menunda pekerjaan tanpa sebab jelas dan dilakukan secara terus menerus akan menjadikan pelakunya mengalami krisis kepercayaan, mengalami krisis mental, bahkan yang lebih parah adalah, akan membawa pelakunya ke dalam kegagalan. Gagal bukan karena tidak mampu, tetapi gagal karena malas. Iya, kebiasaan menunda pekerjaan (apapun pekerjaan itu) adalah bukti nyata dari kemalasan. Kegagalan jenis ini sangat memprihatinkan. Kemampuan yang dimiliki tidak digunakan sebagaimana mestinya. Kemampuan yang dimiliki telah disalahgunakan, dan semua itu memerlukan pertanggung jawaban; baik pertanggung jawaban pribadi, maupun pertanggung jawaban secara ilahiah.
Menunda pekerjaan sangat tidak selaras dengan semangat kemanusiaan yang diciptakan dalam kondisi unik dan sempurna. Menunda pekerjaan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama di dunia. Menunda pekerjaan, berarti menggali kuburan kita sendiri.
Lakukanlah, sebisanya. Yang penting adalah, tidak ada sedetikpun waktu yang berlalu dengan percuma. Agar Anda dapat terlepas dari kebiasaan ini, ada baiknya mengikuti beberapa tips di bawah ini:
1. Kenali penyebabnya, sadari akibatnya.
Spoiler for Kenali penyebabnya, sadari akibatnya:
Seperti kebiasaan buruk pada umumnya, procrastinator lahir akibat keyakinan yang salah terhadap sesuatu. Dan seringkali menjadi semakin parah karena sang pelaku tidak menyadarinya. Banyak alasan yang bisa dikemukakan terkait dengan penyebab Anda menunda pekerjaan. Secara general, penyebab orang menunda pekerjaan dapat dibagi menjadi 7, diantaranya: malas, perfeksionis, perasaan takut gagal, stress, manajemen waktu yang buruk, kurang motivasi, dan pekerjaan yang terlalu banyak.
2. Bangun dan mulailah dari sekarang.
3. Buat skala prioritas, do the difficult first.
4. Nobody�s perfect, jangan remehkan kemampuan diri sendiri.
5. Beri penghargaan pada diri sendiri.
Dampak yang ditimbulkan procrastinator memang diam-diam mematikan. Selain performa dan produktifitas yang rendah, mereka juga cenderung mengalami stress. Jika Anda sudah menyadarinya, segeralah putuskan rantai kebiasaan buruk itu dengan menerapkan beberapa tips di atas atau gantilah kebiasaan menunda pekerjaan dengan kebiasaan baik yang lebih menguntungkan untuk Anda.
Bilamana Anda telah terhindar dari sifat menunda-nunda, Insya Allah ritme kerja Anda akan lebih teratur, masalah-masalah tidak menumpuk dan cepat teratasi, terhindar dari stress, serta membawa Anda pada ketenangan dan efisiensi. Ingatlah orang sukses dah gagal diberikan jatah sama oleh Tuhan yaitu 24 jam sehari. Perbedaannya hanya terletak pada cara mereka menggunakan waktu mereka.
Sumber:
|