
6th October 2010
|
 |
Moderator
|
|
Join Date: Jun 2010
Location: Room OTO & all ...
Posts: 2,679
Rep Power: 54
|
|
Quote:
Originally Posted by kawan
Pinkan mambo hampir sama kayak ane.
Cuman kalo ane murtad justru setelah belajar islam di Kairo.
Sekarang ane belum menentukan agama apa yg akan ane pilih sebagai pedoman hidup.
Sementara, ane merasa cocok dengan Buddha.
Kenapa? karena ane pernah ketemu bhiku. menyatakan pengen menjadi buddhist, ehh malah jawabannya begini
"pelajari dulu, timbang2 dan fikirkan dengan matang. tanpa harus secara formal masuk agama buddha,...selama anda menjalankan kebajikan, anda sudah menjadi buddhist."
lalu sang bhiku menambahkan syarat2 nya
"jangan pernah menjelek-jelekkan agama lama anda, semua agama, selama mengajarkan kebaikan, adalah patut untuk diikuti."
nah, yang petuah terakhir ini yg makin bikin ane melongo
"jika kepindahan agama membuat orang sekeliling anda sedih, tidak ada gunanya anda masuk agama buddha. jadi, sekali lagi pikirkan dengan baik. jika keluarga anda menerima dengan suka cita, silahkan masuk agama buddha. jika mereka bersedih, lebih baik jangan masuk agama buddha. cukup menjalankan ajaran2 kebajikan buddha"
WAKKKSSS???
seumur hidup, ane baru nemu yg kayak gini. pemeluk agama lain pingin masuk suatu agama, bukannya diracunin ama iklan2 religi..justru disuruh memikirkan secara matang dampak positif negatifnya....
|
ini kumandan bertanya dengan bhiku yg pangkatnya sudah tinggi
kekna ndan
kata katana bijak banget.......
|