Lautandhana Daily View 09 Januari 2013
Meski marak sentiment negative dan jelang release kinerja keuangan emiten 2012, IHSG kemarin mampu ditutup menguat tipis sebesar 0,1% berada di level 4.397,6 didongkrak oleh aksi selektif buy saham-saham unggulan sektoral pertambangan sejalan dengan mulai rally nya harga batubara. Aksi profit taking masih marak terjadi dan terutama melanda saham sektoral perkebunan akibat anjloknya harga CPO. Sementara itu, asing terus membukukan transaksi net buy senilai Rp 362 miliar. Saham-saham jajaran top gainers di antaranya Lion Metal (LION) naik Rp 900 ke Rp 10.500, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 850 ke Rp 42.450, Indosat (ISAT) naik Rp 350 ke Rp 7.000, dan Centris Multi (CMPP) naik Rp 300 ke Rp 2.100; sedangkan saham-saham kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 700 ke Rp 20.950, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 54.200, Atlas Resources (ARII) turun Rp 290 ke Rp 1.220, dan Hexindo (HEXA) turun Rp 200 ke Rp 8.250.
Bursa AS semalam kembali ditutup melemah sebagai akibat sikap investor untuk menunggu hasil kinerja keuangan emiten di 2012 yang mulai dikeluarkan pada pekan ini. Hasil kinerja keuangan Alcoa cukup memuaskan meski penjualan turun tipis di 2012 menjadi US$ 5,9 miliar dari US$ 5,99 miliar, diatas ekspektasi proyeksi analis senilai US$ 5,6 miliar; sedangkan EPS Alcoa sebesar 6 cent per saham, inline dengan ekspektasi analis. Indeks Dow Jones ditutup melemah 0,4%; S&P 500 melemah 0,3% dan Nasdaq melemah 0,2%. Sementara itu, bursa Eropa juga ditutup melemah sebagai akibat dari turunnya nilai ekspor Jerman di bulan November berada dibawah ekspektasi ekonomis serta diramaikan aksi spekulatif profit taking jelang release kinerja keuangan 2012. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing ditutup terkoreksi sebesar 0,2% berada di level 2.691,5 dan di 6.053,6.
Untuk IHSG hari ini diperkirakan masih bergerak sideways terbatas pada kisaran trading 4.360-4.431. Saham pilihan kami, antara lain: PTBA, BMRI, WIKA, GIAA, KLBF, SMGR dan PGAS.
sumber