View Single Post
  #2  
Old 26th June 2012
dionless's Avatar
dionless dionless is offline
Moderator
 
Join Date: Jun 2010
Location: ~WOUM~
Posts: 7,075
Rep Power: 61
dionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophetdionless is Ceriwis Prophet
Default

Turki: Penembakan Suriah Adalah Ancaman

VIVAnews - Tindakan Suriah yang sekonyong-konyong menembak pesawat tempur Turki, F4 Phantom, tanpa peringatan berbuntut panjang.

Pihak Ankara tak tinggal diam, mereka berencana berkonsultasi dengan NATO paska insiden di atas Laut Mediterania itu. Sama seperti Turki, NATO pun mengecam aksi Suriah.

"Kami merasa ketahanan wilayah negara kami terancam, dan menurut pasal 4 Piagam NATO, sebuah negara anggota boleh meminta konsultasi bila merasa keselamatan mereka terancam," kata pihak Turki, diberitakan BBC Minggu 24 Juni 2012.

Konsultasi akan tetap diadakan meskipun Perdana Menteri Turki, Tayyip Erdogan mengatakan masih mencari keberadaan dua pilot pesawat yang tercebur di Laut Mediterania, Jumat lalu. Operasi pencarian akan dilakukan bersama dengan tim dari Suriah, namun Turki menegaskan, operasi tersebut bukanlah operasi gabungan.

Suriah mengklaim alasan pihaknya menembak jatuh pesawat jet F4 Phantom, dikarenakan pesawat itu telah masuk ke wilayah negaranya. Mereka mengklaim baru mengetahui bahwa pesawat tersebut milik Turki justru setelah ditembak.

Namun, keterangan ini dibantah Menteri Luar Negeri Turki, Ahmad Davutoglu, yang menyatakan bahwa pesawat tersebut terbang di area udara internasional, yang berjarak 24 kilometer dari teritori perairan Suriah.

Dia juga membantah pernyataan militer Suriah yang menyatakan tidak tahu bahwa yang mereka tembak adalah pesawat Turki. "Suriah tahu benar itu pesawat kami," tegas Davutoglu. Pesawat tersebut ditembak jatuh di atas wilayah laut di sebelah tenggara Provinsi Hatay, Turki, yang berbatasan dengan Suriah.

Tak hanya Turki yang marah, tindakan Suriah juga dikecam dunia internasional. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton mengutuk dan menyebut tindakan Suriah sangat kurang ajar dan tidak dapat diterima. "Aksi ini merupakan cerminan bahwa Suriah tidak mengindahkan norma internasional, nyawa manusia, perdamaian, serta keamanan," kata Clinton, seperti dimuat Al Jazeera, hari ini.

Inggris tak ketinggalan. Aksi ini sangat memalukan. Tindakan yang diambil rezim Suriah sudah tidak dapat diterima lagi," protes Menlu Inggris, William Hague seperti dimuat BBC. (umi)

� VIVAnews
Reply With Quote