Para peneliti berhasil memperoleh 1.5 voltmeter dari artifak batu baterai elektrik tersebut , yang bekerja nonstop selama 18 hari dengan cara memasukkan cairan asam kedalam jambangannya,
Misalnya: air jeruk (sunkist & lemon lebih bagus), h2so4, semua larutan golongan elektrolit....Komponen baterai terdiri dari batang karbon sebagai anoda (kutub positif), seng (Zn) sebagai katoda (kutub negatif), dan pasta sebagai elektrolit penghantar.
Sumber
Sementara up datenya ini dulu, nanti kalo ada info lanjutan, ane up date lagi.