
27th May 2012
|
 |
Senior Ceriwiser
|
|
Join Date: May 2012
Posts: 5,900
Rep Power: 22
|
|
Asal Usul Tugu Malioboro, Salah satu mitos keistimewaan kota Jogja
[/quote]
Quote:
Makasih buat Mimin, Momod dan Teman ceriwiser yang sudah menjadikan trit ini jadi
HOT THREAD #3
seneng banget gan, ne trit pertama ane yang HT
[/spoiler]
|
Quote:
Spoiler for open this:
for garis lurus tugu:
Pada saat awal berdirinya, bangunan ini secara tegas menggambarkan Manunggaling Kawula Gusti, semangat persatuan rakyat dan penguasa untuk melawan penjajahan. Semangat persatuan atau yang disebut golong gilig itu tergambar jelas pada bangunan tugu, tiangnya berbentuk gilig (silinder) dan puncaknya berbentuk golong (bulat), hingga akhirnya dinamakan Tugu Golong-Gilig. Keberadaan Tugu ini juga sebagai patokan arah ketika Sri Sultan Hamengku Buwono I pada waktu itu melakukan meditasi, yang menghadap puncak gunung Merapi. Bangunan Tugu Jogja saat awal dibangun berbentuk tiang silinder yang mengerucut ke atas, sementara bagian dasarnya berupa pagar yang melingkar, sedangkan bagian puncaknya berbentuk bulat. Ketinggian bangunan tugu golong gilig ini pada awalnya mencapai 25 meter.
[spoiler=open this] for Tugu Golong Gilig:

Kondisi Tugu Yogya ini berubah total pada 10 Juni 1867, di mana saat itu terjadi bencana alam gempa bumi besar yang mengguncang Yogyakarta, yang membuat bangunan tugu runtuh. Runtuhnya tugu karena gempa inilah yang membuat keadaan dalam kondisi transisi karena makna persatuan benar-benar tak tercermin pada bangunan tugu.
Pada tahun 1889, keadaan Tugu benar-benar berubah, saat pemerintah Belanda merenovasi seluruh bangunan tugu. Kala itu Tugu dibuat dengan bentuk persegi dengan tiap sisi dihiasi semacam prasasti yang menunjukkan siapa saja yang terlibat dalam renovasi itu. Bagian puncak tugu tak lagi bulat, tetapi berbentuk kerucut yang runcing. Ketinggian bangunan pun menjadi lebih rendah, yakni hanya setinggi 15 meter atau 10 meter lebih rendah dari bangunan semula. Sejak saat itulah, tugu ini disebut sebagai De Witt Paal atau Tugu Pal Putih. Perombakan bangunan Tugu saat itu sebenarnya merupakan taktik Belanda untuk mengikis persatuan antara rakyat dan raja, namun melihat perjuangan rakyat dan raja di Yogyakarta yang berlangsung sesudahnya, akhirnya upaya tersebut tidak berhasil.
-- UPDATE --
|
Quote:
Originally Posted by orangganeh

jogja memang istimewa gan
|
Quote:
Originally Posted by aichii

satu lg tambahan gan.. Kalo agan2 berkunjung ke Kraton, agan minta di tunjukin posisi Tugu dari Kraton. Sebab pucuk dari Tugu ni keliatan dari Kraton. Kalo cuaca cerah, gunung merapi pun akan kelihatan sejajar dng kraton. Atau mungkin agan punya uang kertas Rp.100? Disana jg ada penampakan yg saya maksud.
|
Quote:
Originally Posted by bukaksithikjoss

yg slalua ane inget dari dulu kalau tugu jogja itu melambangkan "makro kosmos" dan "mikro kosmos" dimana makro kosmos adalah bagaimana hubungan manusia dengan sesama manusia dan mikro kosmos adalah bagaimana hubungan manusia dengan penciptanya (maaf kalau keliru) Jogja Istimewa
|
Quote:
Originally Posted by superzizie

Tugu jogja membuktikan kalo kejawen itu nggak melulu masalah klenik...
tapi menyangkut semuanya, dr cara bergaul dengan manusia dan tuhannya, tetapi juga melalui tata ruang....
Jogja memang istimewa......istimewa juga negerinya....
|
Quote:
Originally Posted by detonasi

|
Quote:
Sebuah Harapan Untuk Jogja!!!
"Semoga Jogja q slalu tabah dan kuat dalam menghadapi musibah dan cobaan yang datang bertubi-tubi, dan semoga tak kan ada lagi musibah di tanah jogja q tercinta...Amin.."

|
[quote]
jangan lupa di rate ***** ya gan...makasih.. 
</div>
|