Quote:
Originally Posted by Jipang
Sayangnya, kemampuan dan semangat juang di Indonesia sering tidak berbanding lurus dengan pendapatan. Letkol Fajar, misalnya, setelah sekitar 15 tahun menjadi pilot pesawat tempur, sesuai dengan pangkatnya, kira-kira mendapatkan gaji sebesar Rp 5 juta per bulan. Ada pendapatan tambahan sekitar Rp 400.000 per bulan karena ia memiliki brevet penerbang.
Coba bandingkan dengan nasib pilot tempur di Singapura yang menurut www.mindef.gov.sg mendapatkan gaji sekitar Rp 50 juta. Itu belum termasuk tabungan dan bonus dari negara. �Ini pekerjaan berisiko tinggi. Memang terkadang kami merasa tidak terperhatikan oleh negara. Akan tetapi, sebagai prajurit kami tetap laksanakan tugas,� kata Fajar.
^^ Ini ndan yg bener-bener disayangkan,perbandingan gaji nya dengan negara tetangga jauh banget...10xlipat
|
ya .. ngitungnya jangan seperti itu ..
itung juga biaya kehidupan disana...berapa output kehidupan disana selama sebulan dan output disini selama sebulan