View Single Post
  #26  
Old 22nd February 2012
Hepcat's Avatar
Hepcat Hepcat is offline
Enthusiast
 
Join Date: May 2011
Location: Jakarta
Posts: 187
Rep Power: 0
Hepcat is a Good manHepcat is a Good manHepcat is a Good manHepcat is a Good man
Default

Bollinger Bands Tingkat Lanjut

Yang membuat Bollinger Bands menjadi sangat istimewa adalah konsep tingkat lanjutnya melengkapi teknik-teknik open posisi yang telah dijelaskan di atas.

Pada waktu melakukan pengamatan sebelum open-posisi perhatikan dengan seksama bagaimana respon dari "band-atas dan band-bawah" ketika harga (price action) mendekati, menyentuh atau melewatinya. Mengetahui respon yang berbeda-beda tersebut adalah hal yang sangat penting.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi masing-masing untuk trend yang sedang turun dan untuk trend yang sedang naik:


Band-bawah dan Band-atas mengembang dan sebaliknya.

Ketika harga (price action) mendekati, menyentuh atau melewati band-bawah, reaksi yang terjadi band-bawah dan band-atas mengembang berarti harga (price action) akan bergerak dalam range yang besar. Demikian sebaliknya ketika harga mendekati, menyentuh atau melewati band-atas, reaksi yang terjadi band-atas dan band-bawah mengembang berarti harga (price action) akan bergerak dalam range yang besar. Agar lebih jelas perhatikan Gambar 6 di atas.


Band-bawah mengembang Band-atas datar-datar saja dan sebaliknya.

Ketika harga (price action) mendekati, menyentuh atau melewati band-bawah, reaksi yang terjadi adalah band-bawah mengembang tetapi band-atas datar-datar saja berarti harga (price action) akan bergerak dalam range yang sedang-sedang. Demikian sebaliknya ketika harga mendekati, menyentuh atau melewati band-atas, reaksi yang terjadi band-batas mengembang tetapi band-bawah datar-datar saja berarti harga (price action) akan bergerak dalam range yang sedang-sedang. Agar lebih jelas perhatikan Gambar 7 di atas.


Band-bawah dan Band-atas datar-datar saja dan sebaliknya.

Ketika harga (price action) mendekati, menyentuh atau melewati band-bawah, reaksi yang terjadi adalah band-bawah dan band-atas datar-datar saja berarti harga (price action) akan bergerak dalam range yang kecil-kecil. Demikian sebaliknya ketika harga mendekati, menyentuh atau melewati band-atas, reaksi yang terjadi band-atas dan band-bawah datar-datar saja berarti harga (price action) akan bergerak dalam range yang kecil-kecil. Agar lebih jelas perhatikan Gambar 8 di atas.


Band-bawah dan Band-atas menguncup dan sebaliknya.

Ketika harga (price action) mendekati, menyentuh atau melewati band-bawah, reaksi yang terjadi adalah band-bawah dan band-atas sama-sama menguncup berarti harga (price action) akan bergerak dalam range yang semakin kecil. Demikian sebaliknya ketika harga mendekati, menyentuh atau melewati band-atas, reaksi yang terjadi band-atas dan band-bawah sama-sama menguncup berarti harga (price action) akan bergerak dalam range yang semakin kecil. Agar lebih jelas perhatikan Gambar 9 di atas.

Berikut adalah cara penerapannya dala praktek untuk mengidentifikasi saat-saat trend mulai terbentuk dan saat-saat trend mulai berakhir pada satu time-frame tertentu.


Menunjukkan saat mulai dan berakhirmya sebuah trend.

Gambar 10 sebelah kiri. Ketika harga (price action) menyentuh band-atas, band-atas mengembang (titik a) pada saat yang sama band-bawah juga mengembang (titik b) kejadian tersebut adalah saat-saat terbentuknya sebuah trend naik, harga (price action) meniti naik sepenjang band-atas. Sekarang perhatikan ketika band-bawah mulai menguncup tanda trand naik sudah berakhir (titik c). Hal yang persis sama juga terjadi ketika trend turun, Gambar 10 sebelah kanan.

Aturan Dasar Bollinger Bands

Sementara ada banyak cara untuk menggunakan Bollinger Bands, berikut ini aturan dasar dalam menggunakan Bollinger Bands yang perlu diketahui:
  1. Bollinger Bands menyediakan definisi relative dari high dan low.
  2. Definisi relative digunakan membandingkan gerakan harga dengan gerakan indikator, akan menghasil kan keputusan trading.
  3. Indikator yang sesuai adalah dari jenis momentum, volume, sentiment, open-interest, inter-market data, dan lain-lain.
  4. Volatilitas dan trend telah diperhitungkan dalam pembentukan Bollinger Bands, penggunaannya dalam konfirmasi pergerakan harga tidak di-rekomendasi- kan.
  5. Indikator yang digunakan untuk konfirmasi usahakan tidak saling berhubungan, dua indikator dari kategori yang sama tidak meningkatkan konfirmasi, hindari kolinearitas.
  6. Bollinger Bands juga dapat digunakan untuk melihat pola seperti double top, double bottom, dan pergantian momentum.
  7. Harga dapat bergerak di luar garis Bollinger Bands atas maupun bawah.
  8. Harga penutupan yang terjadi di luar Bollinger Bands merupakan signal lanjutan bukan signal untuk berbalik arah (This has been the basis for many successful volatility breakout systems).
  9. The default parameters of 20 periods for the moving average and standard deviation calculations, and two standard deviations for the bandwidth are just that, defaults. The actual parameters needed for any given market/task may be different.
  10. The average deployed should not be the best one for crossovers. Rather, it should be descriptive of the intermediate-term trend.
  11. If the average is lengthened the number of standard deviations needs to be increased simultaneously; from 2 at 20 periods, to 2.5 at 50 periods. Likewise, if the average is shortened the number of standard deviations should be reduced; from 2 at 20 periods, to 1.5 at 10 periods.
  12. Bollinger Bands are based upon a simple moving average. This is because a simple moving average is used in the standard deviation calculation and we wish to be logically consistent.
  13. Make no statistical assumptions based on the use of the standard deviation calculation in the construction of the bands. The sample size in most deployments of Bollinger Bands is simply too small for statistical significance.
  14. Indicators can be normalized with %b, eliminating fixed thresholds in the process.
  15. Finally, tags of the bands are just that, tags not signals. A tag of the upper Bollinger Band is NOT in-and-of-itself a sell signal. A tag of the lower Bollinger Band is NOT in-and-of- itself a buy signal.
Reply With Quote