Lautandhana Daily Views 22/02/2012
IHSG kemarin akhirnya ditutup pada level 4.002,95 (+0,6%) terdorong sentiment positif dari Eropa yakni pernyataan Uni Eropa yang mengindikasi sepakat untuk memberikan dana bailout Yunani tahap II senilai EUR 130 miliar. Penguatan saham sektoral perdagangan, keuangan, pertambangan dan perkebunan memimpin penguatan IHSG. Perdagangan IHSG juga diramaikan aksi profit taking pada saham sektoral industri dasar, konsumer, manufaktur dan aneka industri. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net buy sebesar Rp 80 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya HERO naik Rp 2.500, DSSA naik Rp 2.150, PTRO naik Rp 1.100 dan EMTK naik Rp 600; sedangkan saham-saham top losers antara lain INTP turun Rp 450, ITMG turun Rp 350, UNVR turun Rp 300 dan LPIN turun Rp 250.
Bursa Wall Street semalam ditutup stagnan ditengah sepinya perdagangan akibat lonjakan harga komoditas minyak dunia di level US$ 105.8 per barrel dan adanya aksi profit taking investor setelah disetujuinya bailout tahap II Yunani. Indeks Dow Jones tercatat sempat menembus level psikologis di level 13.000 sejak Mei 2008, namun akhirnya hanya ditutup di level 12.965,7. Sementara itu, bursa Eropa ditutup terkoreksi seiring dengan adanya aksi profit taking investor. Indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing ditutup turun sebesar 0,3%.
Aksi profit taking investor juga melanda bursa Asia yang dpagi ini dibuka melemah dimana indeks Nikkei -0,04%; KOSPI -0,2%; STI �0,7% dan KLSE �0,2%. Untuk pergerakan IHSG hari ini kami perkirakan cenderung bervariasi dengan potensi melemah terbatas. Kisaran trading IHSG berada di level 3.971-4.050. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.
Lautandhana Corporate News Flash 22/02/2012
Kredit BBCA tumbuh 31% YoY di 2011
BBCA berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit di 2011 sebesar 31% YoY, di atas rata-rata pertumbuhan industri 2011. Sementara untuk KPR, BBCA mencatatkan pertumbuhan sebesar 51% YoY yang mencapai Rp 18 triliun. Untuk menggenjot kredit KPR, perseroan memberikan promo KPR dengan bunga fixed 8% per tahun selama 55 bulan.
Laba bersih BACA naik 55,1% YoY di 2011
BACA membukukan laba bersih unaudited 2011 sekitar Rp 35,9 miliar, meningkat 55,1% YoY dibandingkan dengan laba bersih 2010 sebesar Rp 23,2 miliar. Pendapatan bunga bersih perseroan di periode yang sama tumbuh 32,1% YoY dari Rp 86,2 miliar menjadi Rp 113,9 miliar.
Laba bersih BBTN 2011 tumbuh 20,7% YoY
BBTN berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih unaudited 2011 sebesar 20,7% YoY menjadi Rp 1,1 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 915,9 miliar yang disokong oleh pendapatan bunga bersih perseroan sebesar Rp 3,7 triliun.
LCGP gelar rights issue untuk ekspansi bisnis migas
LCGP berencana menggelar rights issue yang akan digunakan untuk mendanai akuisisi perusahaan migas. Langkah ini sebagai upaya melakukan diversifikasi usaha perseroan seiring dengan sulitnya pengembangan proyek untuk usaha rumah sederhana karena harga tanah semakin mahal dan kesulitan memperoleh ijin tambanah untuk pengembangan.
Legacy Investment dan Golden Soleil akuisisi 36,1% saham TRIO
Legacy Investment SARL dan Golden Soleil Pte Ltd mengakuisisi 2,15 miliar atau setara dengan 36,1% saham TRIO, pemilik jaringan ritel Oke Shop pada harga Rp 820 per saham senilai total Rp 1,7 triliun.
PTPP akan terbitkan MTN Rp 250 miliar
PTPP berencana menerbitkan medium term notes (MTN) tahun ini senilai Rp 250 miliar yang akan digunakan untuk pelunasan MTN yang akan jatuh tempo di tahun ini senilai total Rp 250 miliar. DI tahun ini, PTPP membidik total kontrak senilai Rp 27 triliun, meningkat 49% YoY dibandingkan dengan kontrak 2011 sebesar Rp 18,1 triliun. Target kontrak baru di tahun 2012 adalah senilai Rp 16,9 triliun.
CTRA incar marketing sales 2012 Rp 6,2 triliun
CTRA membidik perolehan marketing sales di 2012 sebesar Rp 6,2 triliun, meningkat sebesar 70% YoY dibandingkan marketing sales 2011 sebesar Rp 3,6 triliun.
ADMF cetak laba bersih 2011 sebesar Rp 1,6 triliun
ADMF berhasil mencetak kenaikan laba bersih di 2011 sebesar 7,8% YoY mencapai senilai Rp 1,6 triliun bila dibandingkan dengan perolehan laba bersih di 2010 sebesar Rp 1,5 triliun. Pendapat perseroan pada peridoe yang sama juga naik sebesar 36% YoY dari Rp 3,9 triliun menjadi Rp 5,3 triliun.
Lautandhana Technical View 22/02/2012
Indeks berhasil menguat kembali di perdagangan kemarin sebesar 0.57% atau 22.70 poin dan di tutup di level 4,002.95 serta kembali didukung oleh minat beli asing sebesar Rp.79.8 miliar. Dan dari sekitar 341 saham yang kemarin aktif diperdagangkan, sekitar 136 saham menguat, 90 saham terkoreksi, dan 115 saham tidak mengalami perubahan. Dan pergerakan indeks di hari ini diperkirakan masih akan berfluktuatif dikisaran:
Support : 3971.02
Resistance : 4050.80
-Saham INCO masih berpeluang untuk menguat sesaat kembali.
-Saham BBCA masih berpeluang untuk menguji level 7150 bila menguat kembali.
www.lots.co.id
Kepada Para Investor Pasar Modal Indonesia
PASTIKAN ANDA TELAH MEMILIKI REKENING DANA INVESTOR (RDI)
Agar Dapat Bertransaksi Di Bursa Efek Indonesia
Free Seminar dan Training
"Berinvestasi Saham Secara Baik dan Benar"
J
akarta, 25 Februari 2012, 09 00 WIB - 11 00 WIB
Wisma KEIAI Lt.15
Jl. Jend. Sudirman Kav. 3
Jakarta 10220
Pendaftaran dapat menghubungi Call Center kami di +6221 5785 1616 atau email ke [email protected]
Tempat Terbatas