
22nd December 2011
|
 |
Ceriwis Addicted
|
|
Join Date: Sep 2010
Location: -ceriwis-
Posts: 4,958
Rep Power: 51
|
|
Quote:
Originally Posted by ◄FUGITIVE►
Dalam artian gimana ya mas?
Saya mau nanya aja sedikit, jika saya menikahi seseorang yang belum saya kenal dengan baik bukankah itu tindakan gegabah?
Selektif adalah tindakan alami seorang manusia, selektif dengan pasangan, apalagi.
Bagaimana saya mau mengenal calon pendamping hidup saya jika saya baru berpacaran atau menjalin relasi setelah adanya ikrar resmi pernikahan?
Bagaimana jika saya baru mengetahui adanya ketidakcocokkan mutlak antara saya dengan istri saya pasca nikah, apakah lebih baik bercerai?
Atau hidup dengan ketergantungan perasaan?
Sehingga apa yang harus saya lakukan agar saya dapat mengenal pasangan saya dengan baik tentunya yang tidak melanggar syariat islam?
Mohon dijawab sejelas-jelasnya.
|
Quote:
Originally Posted by ◄FUGITIVE►
Dan mungkin bro putra bakal mereply dengan kalimat ini:
Tapi maaf, dalam kalimat tersebut subjektifitas terlalu tinggi untuk suatu pembenaran. Dan kalimat " Jangan engkau katakan itu padaku, karena itu hanyalah topengmu belaka." adalah kalimat paling egois yang pernah saya dengar.,
Perspektif tulisan tersebut terlalu egois dan normatif untuk realitas yang ada. Nilai itu benar adanya, tapi jikala nilai itu dibumbui oleh ego seperti penulis diatas nilai itu tidak berarti apa-apa untuk realitas sosial pada dewasa ini. Karena itu mengindikasikan Agama sebagai pembatas hubungan sosial.
Dan setelah saya baca 3x, makna tulisan tersebut hanya menggeneralisir bahwa mereka yang berpacaran adalah mereka yang hina dan berbuat nista!
Baca kalimat terakhir pada quote, itu adalah satu tulisan dengan basis Agama tetapi sarkas yang tidak cocok untuk dipublikasikan!
Penipuan kepribadian, generalisir tertuju?
Terlalu hipokrit..
Dan maaf, sampah..
Dan maaf sekali lagi, kalau berkenan saya undang bro putra untuk berdiskusi perihal ini di Room saya.
Saya tunggu reply/PM/VM-nya bro putra, trims. 
|
syukrn atas pertanyaan n sharingnya,
mungkin bisa baca artikel berikut,
Ta�aruf Syar�i, Solusi Pengganti Pacaran
Cinta Bukanlah Disalurkan Lewat Pacaran
semoga dapat difahami dengan baik,
|