Era new wave
Jepang di sekitar tahun 1980-an ramai dengan grup musik berbagai aliran seperti
punk rock,
new wave,
techno-pop,
hard rock, dan
heavy metal. Grup musik yang mewakili era tersebut, misalnya:
BOW WOW,
Loudness,
Yellow Magic Orchestra,
Anthem,
Earthshaker,
44Magnum, dan
Hound Dog. Dari
Fukuoka tampil grup-grup seperti
Sheena & The Rokkets yang dipimpin
Ayukawa Makoto,
The Mods,
A.R.B.,
The Roosters, dan
The Rockers yang membawakan aliran Mentai Rock, serta
The Checkers. Grup lain asal periode ini misalnya, Chanels (
Rats & Star) yang dibesarkan di
live house. Dari daerah
Kanto tampil grup-grup musik seperti
Plastics,
Anarchy,
Juicy Fruits,
The Venus,
Ippudō,
Hikashu, dan
P-Model.
Era band
Bo�wy memulai debutnya di tahun
1982 dan band ini nantinya mempunyai pengaruh kuat dalam dunia musik rock Jepang. Sejak akhir dekade 1970-an, grup musik dari label rekaman Indies terus populer, sehingga terjadi "Band Boom" di Jepang pada paruh kedua dekade 1980-an. Pada masa itu terdapat banyak sekali grup-grup musik yang populer.
Princess Princess,
Unicorn,
Jun Sky Walker(s),
Bakufu-Slump, dan
Pink Sapphire adalah nama-nama grup musik pencetak banyak sekali lagu hit di pertengahan tahun 1980-an. Di jalur heavy metal,
Seikima II merupakan band yang paling populer dan sering tampil di televisi.
B'z memulai debutnya tahun
1988. Di tahun yang sama, album berjudul
Covers oleh
RC Succession dihentikan peredarannya akibat protes berbagai kalangan karena lagu-lagu bertema antiperang dan antinuklir.
X Japan memulai debutnya di tahun
1989 dan berhasil menggetarkan Jepang dengan musik
heavy metal yang dapat diterima semua kalangan. X Japan merupakan perintis gerakan musik
Visual Kei yang melahirkan band-band yang mengekor ketenaran X Japan. Dari label
Indies lahir grup rock Kin-Show (King-Show) yang bernaung di bawah perusahaan rekaman
Nagomu Record.
Di akhir dekade 1980-an,
The Flipper's Guitar memulai debutnya sebagai pemimpin gaya
Shibuya Kei nantinya menjadi
sub-budaya tersendiri. Gerakan musik Shibuya Kei memadukan unsur musik
jazz,
fusion, dan musik tradisional Jepang. Di sekitar waktu yang sama,
Ozaki Yutaka juga mencapai puncak ketenaran. Lagu-lagunya bertema kritik sosial yang dilihat dari sudut pandang generasi muda.
Akhir "Band Boom"
Mr.Children yang beranjak dari
live house La Mama di
Shibuya memulai debutnya di tahun
1994. Kesuksesan Mr.Children diikuti oleh
Spitz,
ulfuls,
The Yellow Monkey, dan
Elephant Kashimashi.
Pertengahan dekade 1990-an merupakan puncak ketenaran band Visual Kei. Kehadiran
Luna Sea mendapat sambutan luar biasa penggemar musik Jepang, diikuti oleh
Glay dan
L'Arc~en~Ciel (walaupun L'Arc~en~Ciel sendiri menolak disebut sebagai band Visual Kei).
Lagu-lagu dari band Visual Kei banyak dipakai sebagai lagu tema
anime dan
permainan video, sehingga keberhasilan anime dan permainan video di luar Jepang turut menyeret kepopuleran band Visual Kei di luar Jepang. Sementara itu, penyanyi rock wanita seperti
Maki Oguro,
Nanase Aikawa, dan
Ringo Shiina sedang berada di puncak ketenaran. Di saat yang bersamaan muncul tren mendirikan grup musik campuran dengan vokalis wanita, seperti
Judy and Mary dan
Hysteric Blue. Pada waktu itu juga populer grup
The High-Lows yang didirikan
Hiroto Kōmoto dan
Masatoshi Mashima yang keduanya mantan
The Blue Hearts. Aliran baru yang disebut
Melodic Hardcore diciptakan oleh
Hi-Standard,
Nicotine,
Snail Ramp, dan
Kemuri. Lirik lagu berbahasa Inggris yang sekarang sudah menjadi barang lumrah justru dimulai oleh Hi-Standard. Pada saat yang sama, band wanita
Shonen Knife menjadi populer di luar Jepang. Mitos "sukses di luar negeri harus pandai betul memainkan instrumen" luntur dengan keberhasilan Shonen Knife menjadi band pembuka konser
Nirvana pada tahun 1993. Beberapa band lain asal Jepang yang populer di luar negeri, misalnya
Guitar Wolf,
Boredoms, dan
The 5.6.7.8's.
Akhir dekade 1990-an ditandai dengan puncak kepopuleran
Blankey Jet City dan
thee michelle gun elephant. Pada masa itu sering diadakan konser di alam terbuka seperti
Fuji Rock Festival. Kelompok musik seperti
Number Girl,
Supercar,
Yura Yura Teikoku yang termasuk aliran
Rockin juga banyak menarik perhatian penggemar.
T.M.Revolution,
Gackt, dan
Kiyoharu yang memulai debutnya sebagai Visual Kei beralih sebagai musisi solo yang terus menghasilkan lagu yang dapat memasuki tangga lagu pop hingga sekarang.
Tahun 2001 hingga sekarang
Di awal tahun 2000-an mulai terdapat gaya
Seishun Punk yang dimulai oleh
Stance punks,
Gagaga SP, dan
Going Steady. Saat itu populer grup musik seperti
Bump of Chicken,
Asian Kung-Fu Generation, dan
Acidman yang tergolong genre
Shimokita Kei.
Sejak pertengahan tahun 2000-an terdapat banyak sekali grup bergenre Melodic Hardcore dan
Emocore seperti
Ellegarden dan Asian Kung-Fu Generation. Musisi yang berjasa di masa kejayaan Melodic Hardcore tahun 1990-an juga ikut bangkit kembali, misalnya: mantan anggota Hi-Standar yang bernama
Ken Yokoyama berkarier solo,
Ultra Brain, dan
Snail Ramp.
Saat ini populer kelompok J-Rock seperti
Bump of Chicken dan
Sambo Master yang matang sebagai grup rock aliran utama. Selain itu juga terdapat
Rize,
Orange Range,
HY, dan
Dragon Ash yang tergolong genre
Mixture rock.