arpa atau dalam bahasa Inggris disebut dengan
Harp adalah merupakan jenis alat musik petik. Seringkali alat musik ini diilustrasikan bersama dengan para
malaikat. Bentuknya tinggi, umumnya berwarna
emas, dan memiliki
senar. Biasanya berbentuk dasar
segitiga. Seringkali hadir bersamaan dengan
orkes simphony, bersamaan dengan suara
vokal, suara
flute, atau bisa juga dengan jazz bass dan drum. Sebuah harpa dapat dimainkan baik dengan tangan, ataupun dengan tangan dan kaki, seperti yang ditemui pada
pedal harp. Harpa dapat dimainkan secara solo, atau bisa juga dalam bagian sebuah
ensemble.
Namun lepas dari keseluruhan itu, baik dimana ataupun bagaimana harpa dimainkan, Harpa dapat menciptakan sebuah dentingan yang sangat indah.
Harpa memiliki berbagai jenis variasi bentuk, ukuran, dan berat. Namun kesemuanya itu tetap memiliki tiga bagian utama, yaitu:
- Papan suara (Sound board)
- Leher (Neck)
- Senar (String)
Harpa Modern biasanya berbentuk triangular. Variasi ukuran sebuah harpa bisa mencapai dua kaki (60 cm) hingga enam kaki (180 cm) dan memiliki 22 sampai 47 buah senar. Harpa dengan ukuran yang lebih kecil bisa dipangku sambil dimainkan. Sedangkan yang berukuran besar biasanya diletakkan di lantai.
Harpa dapat ditemui dengan bentuk dan ukuran yang lebih variatif dibandingkan dengan alat musik/ instrumen lain. Harpa merupakan salah satu intrument yang tertua, dan konon telah digunakan sejak zaman
Mesir kuno, dan untuk jenis Harpa yang terbaru, adalah Harpa Elektrik.
Jinghu (
Hanzi: 京胡 jing1 hu2) merupakan alat musik utama dalam
Jingju (
Opera Beijing) dan pemainnya merupakan pemimpin dalam sebuah
orkes musik Opera Beijing.
Cara memainkan jinghu berbeda dengan
erhu, jinghu biasanya diletakkan agak ke depan dekat lutut.
Jinghu biasa disetel dengan nada G - D.
Matouqin' (
Hanzi: 马头琴 ma3 tou3 qin2) atau dalam
bahasa Mongol dikenal sebagai
Morin Khuur adalah alat musik gesek khas
Mongolia yang memakai 2 senar, dan telah ada sejak abad ke-12.
Sesuai dengan namanya, ciri khas matouqin adalah ukiran kepala kuda (
Hanzi: 马头 ma3 tou3) pada bagian atas gagangnya, berbeda dengan keluarga
huqin, ekor kuda penggesek tidak ditempatkan diantara kedua senar, cara memainkan matouqin ini mirip dengan
cello.
Matouqin adalah alat musik yang sangat penting bagi musik tradisional Mongol, sering pula disebut sebagai "Cello Padang Rumput".
Sihu (
Hanzi: 四胡 si4 hu2 baca: se4 hu2) adalah alat musik
Mongolia, yang menggunakan empat senar.
Senar 1 dan 3 atau yang biasa disebut
neixian atau "senar dalam" disetel dengan nada G, sedangkan senar 2 dan 4 yang biasa disebut
waixian atau "senar luar" disetel dengan nada D.
Ukulele adalah alat musik petik sejenis gitar berukuran kecil, sekitar 20 inci, dan merupakan alat musik asli Hawai ditemukan sekitar tahun 1879.
Yehu (
Hanzi: 椰胡 ye1 hu2) adalah sebuah instrumen yang mempunyai usia sejarah sekitar 300 tahun yang berasal dari daerah
Chaozhou,
RRC, dan merupakan alat musik utama dalam musik khas Chaozhou. Alat musik ini juga digunakan dalam musik
Guangdong.
Yehu menggunakan tempurung (batok) buah kelapa sebagai resonator (kotak suara) dan senar dari sutra, tetapi terkadang kita menjumpai pula penggunaan senar dari
nilon ataupun
logam.
Pada umumnya Yehu menggunakan
jembatan yang terbuat dari
kerang tetapi ada juga yang menggunakan
bambu.
Yehu bisa disetel dengan nada G - D atau C - G.
Zhonghu (
Hanzi: 中胡 zhong1 hu2) mirip sekali dengan
erhu, tetapi ukurannya saja yang lebih besar.
Suara yang dihasilkan oleh zhonghu lebih rendah dari suara erhu, mirip dengan perbandingan suara
viola dan suara
biola.
Zhonghu biasa disetel dengan nada G - D.