View Single Post
  #1  
Old 10th November 2011
ketawamulu's Avatar
ketawamulu ketawamulu is offline
Ceriwis Addicted
 
Join Date: Nov 2011
Posts: 3,705
Rep Power: 0
ketawamulu is a New Born
Default Pidato Sang Bandot Tua Menjelang Idul Adha

Selamat malam kambing-kambing sekalian, baik yang besok dikurbankan maupun keluarga yang ditinggalkan.



Sebagai bandot yang dituakan izinkan saya berikan sepatah dua patah tulisan untuk menyambut hari paling memilukan dalam dunia kambing�simpati yang dalam untuk saudara sapi, unta, dan kerbau.







Kita semua tahu takdir kambing; selain jadi gulai, tongseng, dan sate kadang-kadang kita dijadikan kambing hitam sekalipun kulit kita putih atau belang. Dengan kejam mereka menjadikan anak-anak kita gulai kambing muda, atau sekadar daging kambing goreng� sekali-kali mereka menyebut kita kambing congek. Tak apa� kita adalah kambing-kambing yang sabar dan berperiperkambingan.



Saya hendak menyampaikan suatu penghargaan yang amat sangat kepada kalian yang besok menghadap tukang jagal: hadapilah pisau mereka dengan ketabahan. Ingat, salah satu filosof kambing terkenal, Syech Ottawa Gimbalun, pernah mengatakan: �Manusia itu cemen, beraninya mengorbankan kambing. Kalau disuruh berkorban diri, mereka berkeluh kesah seperti ibu-ibu mau melahirkan.� Maaf ibu-ibu kambing sekalian, bukan maksud meremehkan kalian.







Syech Ottawa yang telah menjadi salah satu kurban beberapa abad silam dalam salah satu bukunya yang terkenal �Bab-bab Kenapa Kambing,� menyebutkan bahwa manusia itu sukanya mengkambing-hitamkan sesamanya sedangkan kita tidak. Kita juga tak pernah mengadu domba, tapi mereka menyalahgunakan nama-nama kita. Dan menurut suatu penelitian mutakhir jumlah kambing seperti tak pernah berkurang sekalipun tiap tahun terjadi genosida besar-besaran.



Maka, berbanggalah kalian sebagai kambing, tak perlu berkecil hati di hadapan manusia. Kalian tahu apa yang dikatakan tuhan mereka? Kurbankanlah yang terbaik! Artinya, kita sebagai kambinglah mahluk terbaik�







Heh� izinkan saya menitikkan air mata sejenak. Mbeeeek �.

</div>
Reply With Quote