
2nd November 2011
|
 |
Super Moderator
|
|
Join Date: May 2010
Posts: 5,443
Rep Power: 44
|
|
Informasi Umum
Klasifikasi Biologi
Kingdom - Animalia
Filum - Chordata
Sub-filum - Vertebrata
Kelas - Reptilia
Sub-kelas - Anapsida
Order - Testudines
Family - Emydidae
Genus - Trachemys
Spesies - T. scripta
Sub-spesies - elegans
Nama Trinomial - Trachemys scripta elegans
Daerah asal :
bagian selatan Amerika Serikat
Ukuran normal :
Jantan 17-25 cm
Betina 25-30 cm
Usia :
25-30 tahun, bisa lebih tergantung pada perawatan
Fisik :
Memiliki semburat warna merah tepat di belakang matanya sehingga menyerupai telinga berwarna merah.
Quote:
Kepala :
|
Quote:
Mekanisme gerak leher melengkung maju dan mundur
|
Quote:
Deskripsi Fisik Kura-kura Brazil

Kura-kura Brazil sangat mudah dikenali. Penanda mereka adalah garis berwarna merah (atau kuning-oranye) dimulai dari ujung mata mereka hingga menutupi daerah telinga. Karapas (tempurung atas) berbentuk bulat dan halus yang memiliki pola garis kuning dan hitam. Plastron (tempurung bawah) juga halus serta berwarna hijau kekuningan dengan pola yang berbeda dan unik. Bayi kura-kura memiliki warna karapas yang berwarna hijau cerah dan sedikit lentur (lunak) namun ketika mereka dewasa karapasnya berwarna hijau gelap. Semakin tua usia kura-kura Brazil, polanya menjadi semakin samar dilihat karena warna karapas menjadi lebih gelap dan warna merah di daerah telinga semakin memudar.
Kulit mereka berwarna hijau dengan pola garis kuning. Betina secara fisik lebih besar daripada jantan. Namun, pejantan dapat dengan mudah dibedakan karena memiliki cakar/kuku yang lebih panjang dan ekor yang tebal. Meskipun cakar/kuku mereka tajam dan panjang, anda tidak perlu memotongnya.
Catatan: Ada beberapa kura-kura Brazil lain yang memiliki variasi warna berbeda dan pola-pola lainnya. Mereka mungkin merupakan varian atau hasil dari pembiakan silang dan pembiakan selektif.
|
Quote:
Anatomi Kura-kura Brazil
Cangkang (tempurung) kura-kura Brazil terdiri dari karapas pada bagian atas dan plastron pada bagian bawah. Setiap karapas terdiri dari beberapa bagian atau buku-buku yang disebut scutes (osteoderms) dan terbuat dari keratin yang berasal dari jaringan epidermisnya. Scutes dapat mengelupas ketika kura-kura Brazil tumbuh. Bagian yang menghubungkan karapas dan plastron adalah bagian tulang di antara kaki depan dan belakang.
Di bagian bawah ekor adalah kloaka - satu-satunya lubang terbuka untuk tujuan usus, saluran kemih, dan reproduksi. Kloaka betina lebih dekat ke pangkal ekor. Hal ini berbeda dengan jantan dimana kloaka terletak di bagian ujung ekor. Pejantan memiliki ekor yang lebih panjang dan tebal daripada si betina.
Quote:
|
Cara membedakan jenis kelamin kura-kura Brazil tidak efektif jika melihat berdasarkan lokasi kloaka ketika kura-kura masih muda. Hal ini disebabkan karena kloaka mereka sama-sama terletak lebih dekat ke arah karapas.
|
Sang jantan memiliki cakar depan yang digunakan selama ritual mencari pasangan atau dalam konfrontasi perebutan daerah kekuasaan (teritorial). Kuku kura-kura Brazil sangat tajam dan dapat dengan mudah menggores kulit anda. Berhati-hatilah.
Setiap kura-kura Brazil memiliki paruh tajam yang terbuat dari keratin. Paruh ini dapat dengan mudah memotong daging dan tumbuh-tumbuhan. Mereka tidak memiliki gigi untuk mengunyah makanan, namun tenggorokan mereka cukup fleksibel untuk mengakomodasi makanan dalam porsi besar. Selain itu, kura-kura Brazil membutuhkan air untuk menelan karena mereka tidak menghasilkan air liur. Mereka mungkin mengambil makanan yang ada di tanah, tetapi akan membawanya ke dalam air untuk menelannya.
|
Quote:
Pengukuran, Pertumbuhan, dan Umur Kura-kura
Panjang karapas secara lurus (Straight Carapace Length/SCL) digunakan untuk mengukur kura-kura Brazil secara pasti. Untuk mendapatkan pengukuran ini, Anda lakukan peregangan garis antara cangkang bagian depan dan belakang dengan mengabaikan kelengkungan pada karapas. Lebih baik menggunakan penggaris yang kaku dibandingkan dengan pita pengukur untuk mengukurnya.
Bayi kura-kura Brazil berukuran panjang kira-kira 2,5 cm. Setelah tahun pertama akan menjadi sekitar 5-7 cm. Kura-kura Brazil dewasa berukuran panjang sekitar 10 cm dan betina sekitar 12 cm. Panjang rata-rata kura-kura Brazil dewasa dapat bervariasi antara 17 cm hingga 30 cm. Jantan dewasa berkisar antara 17,8 cm - 22,8 cm, sementara betina dewasa antara 25 cm - 30,5 cm.
Quote:
|
Ukuran tidak selalu mengindikasikan usia, kura-kura muda biasanya tumbuh sangat cepat. Hal ini biasanya akibat dari pemberian makan yang berlebihan dan kurangnya periode hibernasi. Pemberian makanan berlebih dapat menyebabkan isu bahaya kesehatan (fisik dan usus) isu dan kura-kura dalam penangkaran tidak perlu hibernasi.
|
Dengan kondisi habitat dan diet yang baik, seekor kura-kura Brazil dalam penangkaran dapat hidup lebih lama dari saudara mereka di alam liar. Kura-kura Brazil dalam penangkaran dapat hidup hingga 40 tahun sedangkan kura-kura Brazil liar di alam bebas hanya mencapai usia maksimum 20 tahun.
|
Last edited by MikeGetho; 2nd November 2011 at 04:16 PM.
|