View Single Post
  #1  
Old 8th January 2010
KaranKacamata's Avatar
KaranKacamata KaranKacamata is offline
Tukang Gembok KSPsC
 
Join Date: Jan 2010
Location: Bandung
Posts: 391
Rep Power: 18
KaranKacamata memiliki kawan yg banyakKaranKacamata memiliki kawan yg banyakKaranKacamata memiliki kawan yg banyakKaranKacamata memiliki kawan yg banyak
Default Kemaluan Pria Ini Terjebak Dalam Pipa Baja


Ilustrasi

SOUTHAMPTON, KOMPAS.com � Seorang pria yang penisnya terjebak dalam pipa baja terpaksa harus dibebaskan oleh petugas pemadam kebakaran dengan menggunakan pemotong logam.

Para dokter di Rumah Sakit Umum Southampton, Inggris, sebagaimana dilansir Telegraph, Kamis (7/1/2010), tidak dapat mengeluarkan batang kemaluan pria itu dari pipa baja karena aliran darah yang terbatas telah menyebabkan batang kemaluan si pria itu terangsang (membesar). Oleh karena itu, regu penyelamat dan pemadam kebakaran di Hampshire pun dipanggil.

Mereka datang dengan unit peralatan khusus dari stasiun St Mary di Southampton dan tujuh orang petugas pemadam membantu. Juru bicara regu penyelamat itu menyebut tindakan ini sebagai sebuah "operasi yang halus".

Petugas pemadam menggunakan alat potong logam berukuran 4 setengah inci untuk memotong pipa baja dari sekitar batang kemaluan pria tersebut. Proses itu berlangsung selama 30 menit. Pasiennya diberi obat bius dan kemaluannya, dikatakan, jadi memar dan bengkak tetapi tidak terluka.

Pria itu berusia sekitar 40 tahun. Ia tidak memberi penjelasan kepada staf rumah sakit, sejak kedatangannya pada Selasa pagi, tentang bagaimana batang kemaluannya itu bisa berada dalam pipa tersebut.

Juru bicara Regu Penyelamat dan Pemadam Kebakaran Hampshire mengatakan, "Awalnya para kru tidak memiliki peralatan potong yang sesuai untuk membebaskan pria itu. Itu merupakan sebuah operasi yang halus yang menuntut tangan agar stabil. Para kru cemas karena peralatan yang dipakai menjadi terlalu panas selama proses pemotongan."

Juru bicara itu melanjutkan, "Jelas itu merupakan jenis panggilan (tugas) yang tidak biasa dan saya yakin pria itu tidak ingin mendapat situasi seperti itu lagi."

Reply With Quote