Yg jelas kita berharap bahwa apabila kita udh bertobat (nasuha) dan berjanji u/ tidak mengulanginya lagi, hal tersebut hrs benar2 dicamkan. Nah, yg jadi mslh adlah udh bertobat tp bikin dosa lagi. Itu mah kelewatan, ngolok2 namanya. Wong yang dijanjiin bukan makhluk, tapi Sang Pencipta makhluk. Aneh2 aja, tp kayaknya ada aja manusia yg ulahnya begitu..

. Tp itulah manusia yang merupakan perwujudan seluruh alam semesta, apabila dia berbuat benar maka derajatnya bisa melebihi sang Malaikat tp apabila dia berbuat yang diluar kaidah maka derajatnya bisa lbh rendah dari Binatang....